Sakit Hati Tak Dipinjami Uang, Pengamen asal Surabaya Bunuh Temannya di Malang

Jurnalis: Gumilang
Editor: Muhammad Faizin

22 Jul 2024 10:10

Thumbnail Sakit Hati Tak Dipinjami Uang, Pengamen asal Surabaya Bunuh Temannya di Malang
Polres Malang ketika merilis kasus perampokan dan pembunuhan di Pakis yang menyebabkan seorang ibu rumah tangga tewas. (Foto : Binar Gumilang/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Peristiwa perampokan dan pembunuhan dengan korban perempuan di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang yang terjadi Selasa, (16/7/2024) akhirnya terungkap. Kasus tersebut dirilis Polres Malang, Senin, (22/7/2024).

Identitas pelaku maupun tersangkanya adalah perempuan berinisial EW warga Surabaya (51) yang membunuh temannya sendiri bernama Sunik (48) warga Pakis, Kabupaten Malang.

Waka Polres Malang, Kompol Imam Mustolih mengatakan, sore sekitar pukul 16.45 WIB Juwanto (Suami Korban) sepulang Kerja langsung masuk rumah dan mendapati Istrinya bernama Sunik sudah dalam keadaan tewas.

"Mengetahui hal itu, suami korban berteriak histeris yang membuat tetangga berdatangan ke tempat kejadian perkara. Kami yang menerima laporan tersebut langsung bergerak melakukan penyelidikan," ujar Kompol Imam Mustolih.

Baca Juga:
PT Winmar Studi Banding ke Thailand, Bidik Standar Global untuk Benih Jagung Hibrida

Lebih lanjut ia mengatakan, hasil penyelidikan akhirnya membuahkan hasil. Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi, barang bukti, dan petunjuk CCTV dari jalur yang dilewati Tersangka didapat kesimpulan dan kesesuain untuk yang melakukan Perbuatan tersebut.

"Tersangka kemudian kami lakukan penangkapan  di terminal Bratang Kota Surabaya. Selanjutnya dilakukan penggeledahan di rumahnya di Surabaya, yang didapati beberapa barang bukti," kata Perwira Menengah atau Pamen Kepolisian dengan satu melati di pundaknya tersebut.

Kasatreskrim Polres Malang AKP Gandha Syah Hidayat menjelaskan, antara korban dengan tersangka berteman sudah selama enam bulan. Mereka berdua kenal melalui Tiktok.

"Pelaku datang ke rumah korban ini sudah sebanyak dua kali. Motif pelaku sakit hati karena tidak dipinjami uang sebesar satu juta oleh korban," ungkapnya.

Baca Juga:
Malang Ikut Disorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Bupati Sanusi Buka Suara: Insya Allah Aman!

Saat datang ke rumah korban untuk kedua kalinya, kata ia, pelaku membawa palu yang rencananya media digunakan untuk membunuh korban. Karena korban tidak dipinjami uang.

"Pelaku datang ke Malang menggunakan bis kemudian ojek online menuju rumah korban. Saat di rumah korban untuk kedua kalinya, pelaku sempat salat dhuhur bersama dan diberi makan rujak untuk dimakan bersama," sebutnya.

Ketika korban tidur kata Kasatreskrim Polres Malang, pelaku langsung membunuh korban. dengan menggunakan palu. "Cukup kejam tindakan yang dilakukan oleh pelaku," urainya.

Setelah membunuh korban kata ia, pelaku membawa sejumlah barang berharga milik korban. Diantaranya adalah sepeda motor dan ponsel milik korban.

Atas perbuatan tersebut kata ia, tersangka dijerat dengan pasal berlapis yakni Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana , Pasal 338 mengenai pembunuhan dan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. (*)

Baca Sebelumnya

Ini 20 BUMN yang Setor Deviden ke Negara, Mulai dari Miliar hingga Triliunan, Cek!

Baca Selanjutnya

Satpol PP, Bea Cukai dan Polres Magetan Kian Aktif Operasi Pemberantasan Rokok Ilegal di Warung dan Toko

Tags:

pembunuhan dan perampokan Pengamen surabaya malang Kabupaten Malang Polres Malang

Berita lainnya oleh Gumilang

Malang Ikut Disorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Bupati Sanusi Buka Suara: Insya Allah Aman!

15 April 2026 06:26

Malang Ikut Disorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Bupati Sanusi Buka Suara: Insya Allah Aman!

Salurkan Alsintan Roda 4 di Kabupaten Malang, Chusni Mubarok: Bentuk Keseriusan Presiden Peduli Petani ‎

15 April 2026 05:00

Salurkan Alsintan Roda 4 di Kabupaten Malang, Chusni Mubarok: Bentuk Keseriusan Presiden Peduli Petani ‎

Waduh! Usai KPK OTT Bupati Tulungagung Kota Malang Juga Disorot, Sinyal Bahaya?

14 April 2026 22:43

Waduh! Usai KPK OTT Bupati Tulungagung Kota Malang Juga Disorot, Sinyal Bahaya?

Miris! Satu Keluarga di Kabupaten Malang Jadi Sindikat Curanmor, Mertua hingga Anak dan Menantu Ditangkap

13 April 2026 09:32

Miris! Satu Keluarga di Kabupaten Malang Jadi Sindikat Curanmor, Mertua hingga Anak dan Menantu Ditangkap

Lewat Dialog Kebangsaan, Unikama Tegaskan Peran Kampus Tangkal Radikalisme

11 April 2026 14:47

Lewat Dialog Kebangsaan, Unikama Tegaskan Peran Kampus Tangkal Radikalisme

Terungkap! Pembobol SMPN 1 Pakisaji Kabupaten Malang Terekam CCTV, Polisi Bekuk 3 Pelaku

11 April 2026 09:59

Terungkap! Pembobol SMPN 1 Pakisaji Kabupaten Malang Terekam CCTV, Polisi Bekuk 3 Pelaku

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar