Lindungi Kawasan Hutan, Pemkot Batu Siapkan Perwali dan Perketat Pengawasan Lahan

Jurnalis: Dafa Wahyu Pratama
Editor: Fisca Tanjung

17 Apr 2026 16:13

Thumbnail Lindungi Kawasan Hutan, Pemkot Batu Siapkan Perwali dan Perketat Pengawasan Lahan
Nurochman, Wali Kota Batu. (Foto: Dafa Wahyu Pratama/Ketik.com)

KETIK, BATU – Pemerintah Kota Batu menyiapkan regulasi berupa Peraturan Wali Kota (Perwali) sebagai langkah tegas untuk mencegah kerusakan lingkungan, khususnya di kawasan hutan dan wilayah penyangga. 

Kebijakan ini diproyeksikan menjadi instrumen pengawasan sekaligus penegakan komitmen pemanfaatan lahan agar tidak berdampak pada bencana. 

Wali Kota Batu, Nurochman, menegaskan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap berbagai program, termasuk dukungan dari pihak eksternal maupun internasional, selama seluruh pihak mematuhi kesepakatan yang telah ditetapkan.

Ia menyoroti masih adanya kerusakan lingkungan di sejumlah titik di Kecamatan Bumiaji yang menunjukkan lemahnya implementasi komitmen di lapangan.

Baca Juga:
Pemkot Batu Dorong SPPG Gunakan Apel dan Produk Lokal untuk Program MBG

“Saya menyampaikan apa adanya. Komitmen kita sebenarnya sama, tetapi pelaksanaannya di lapangan sering tidak berjalan. Ketika muncul potensi bencana lingkungan, yang pertama dievaluasi adalah kepala daerah, terutama terkait alih fungsi lahan,” ujarnya, Jumat, 17 April 2026.

Sebagai respons, Pemkot Batu tengah menyiapkan Perwali yang akan memuat aturan teknis sekaligus sanksi bagi pihak yang melanggar, khususnya dalam pemanfaatan lahan di dalam maupun sekitar kawasan hutan. 

Langkah ini dinilai penting untuk menekan dampak kerusakan lingkungan, seperti buruknya sistem drainase yang berujung pada kerusakan infrastruktur.

Beberapa waktu yang lalu, Balai Perhutanan Sosial juga memaparkan rencana pembentukan kelompok kerja (pokja) lintas sektor sebagaimana diamanatkan dalam Perpres Nomor 28.

Baca Juga:
Pemkot Batu Pastikan Sektor Pariwisata Masuk Skala Prioritas Musrenbang Jatim 2027

Skema ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dalam menjaga kelestarian hutan, didukung penyusunan masterplan berbasis Integrated Area Development (IAD) yang mengintegrasikan pengelolaan dari hulu hingga hilir.

Menanggapi hal tersebut, Nurochman menyambut baik konsep integratif tersebut, namun mengingatkan agar seluruh perencanaan disusun secara matang dengan mempertimbangkan dampak sosial bagi masyarakat sekitar.

Di sisi lain, Pemkot Batu juga telah merancang program terpadu yang menggabungkan aspek pelestarian lingkungan dengan peningkatan kesejahteraan warga, khususnya petani di kawasan penyangga hutan.

Program tersebut mencakup reboisasi melalui penanaman tanaman keras seperti alpukat, kopi, dan sukun di lahan miring seluas sekitar 650 hektare. Selain berfungsi menahan erosi dan potensi longsor, komoditas tersebut juga memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.

Selanjutnya, pemerintah akan memperkuat pemberdayaan petani melalui dukungan sarana pascapanen, termasuk penyediaan mesin pengolahan kopi guna meningkatkan kualitas dan nilai jual produk. Akses pasar juga akan diperluas agar hasil pertanian lebih kompetitif.

Upaya lain yang dilakukan adalah peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui sosialisasi kepada ratusan petani, guna membangun kesadaran kolektif dalam menjaga kelestarian kawasan hutan. (*)

Baca Sebelumnya

Kuota Haji Jatim 2026 Bertambah, Gubernur Khofifah Ungkapkan Apresiasi

Baca Selanjutnya

Audiensi di Polresta Malang Kota, YKTK dan KKJ Tolak Laga Arema VS Persebaya di Kanjuruhan

Tags:

#PerwaliKotaBatu #PeraturanWaliKota #PenyelamatanHutan #WaliKotaBatu #PemkotBatu #BeritaKotaBatu #InfoKotaBatu #KotaBatu

Berita lainnya oleh Dafa Wahyu Pratama

DPUPR Kota Batu Matangkan Proyek Strategis, Fokus Konektivitas dan Kenyamanan Infrastruktur

17 April 2026 19:19

DPUPR Kota Batu Matangkan Proyek Strategis, Fokus Konektivitas dan Kenyamanan Infrastruktur

Lindungi Kawasan Hutan, Pemkot Batu Siapkan Perwali dan Perketat Pengawasan Lahan

17 April 2026 16:13

Lindungi Kawasan Hutan, Pemkot Batu Siapkan Perwali dan Perketat Pengawasan Lahan

Pemkot Batu Dorong SPPG Gunakan Apel dan Produk Lokal untuk Program MBG

17 April 2026 12:17

Pemkot Batu Dorong SPPG Gunakan Apel dan Produk Lokal untuk Program MBG

Turun ke Sungai, Perumdam Among Tirto Kota Batu Pulihkan Aliran Irigasi dari Sedimentasi

17 April 2026 11:23

Turun ke Sungai, Perumdam Among Tirto Kota Batu Pulihkan Aliran Irigasi dari Sedimentasi

Pemkot Batu Perkuat Peran KIM, Dorong Produksi Konten Desa yang Kreatif dan Berdampak

17 April 2026 10:22

Pemkot Batu Perkuat Peran KIM, Dorong Produksi Konten Desa yang Kreatif dan Berdampak

Pemkot Batu Pastikan Sektor Pariwisata Masuk Skala Prioritas Musrenbang Jatim 2027

16 April 2026 19:30

Pemkot Batu Pastikan Sektor Pariwisata Masuk Skala Prioritas Musrenbang Jatim 2027

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H