Kawal Pemilu Damai, Mahasiswa Unira Malang Tandatangani Petisi

Jurnalis: Gumilang
Editor: Mustopa

5 Feb 2024 11:43

Thumbnail Kawal Pemilu Damai, Mahasiswa Unira Malang Tandatangani Petisi
Mahasiswa Unira Malang ketika menandatangani petisi untuk kawal Pemilu Damai. (Foto: Gumilang/ketik.co.id).

KETIK, MALANG – Sejumlah mahasiswa dan mahasiswi Unira Malang, Kepanjen, Kabupaten Malang, menandatangani Petisi Pemilu Damai, Senin (5/2/2024). Kegiatan ini dikomandoi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unira Malang.

Penandatanganan petisi dibubuhkan di kain putih berukuran besar. Mereka secara bergantian menandatangani petisi yang bertujuan untuk menjaga kondusivitas pada pesta demokrasi.

Ketua BEM Unira Malang, Muhammad Hilmi Asidiqi, menjelaskan terkait penandatanganan petisi tersebut. "Tujuan aksi hari ini mengawal Pemilu Damai. Karena saat ini marak informasi hoaks bertebaran, khususnya di H-10 menuju Pilpres 14 Februari 2024 mendatang," ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini banyak kabar hoaks bertebaran ataupun isu politik nasional yang disebabkan bukan karena pribadi personal capres. Melainkan oleh para buzzer politik yang sudah bergerak secara massif.

Baca Juga:
Kejari Kota Malang Lelang 12 Aset Koruptor Puskopsyah Al Kamil

"Maka dari itu kami mengadakan kegiatan hari ini untuk membawa Mahasiswa Unira Malang berada ditengah-tengah titik sentral untuk tidak termakan dan terbawa hoaks politik nasional. Kami coba berada ditengah, agar suasana saat ini tidak semakin memanas," ungkapnya.

Disinggung mengenai banyaknya kampus yang ikut mendukung pasangan capres-cawapres tertentu aias tidak netral, Hilmi melihat memang ada beberapa yang demikian.

"Ya ada beberapa memang seperti itu, tapi di Kabupaten Malang ini kampus pertama yang menjunjung netralitas Pemilu, yakni kampus Unira," tuturnya.

Terkait pejabat pemerintahan yang dianggap tidak netral, Hilmi menegaskan dalam menyikapi Pilpres, terdapat beberapa pemahaman. 

Baca Juga:
Bikin Bangga! Sekda Kabupaten Malang Budiar Sabet Penghargaan Bergengsi PWI, Diakui hingga Tingkat Nasional

"Pertama kalau dilihat dari sisi pemerintahan, di undang-undang itu diperbolehkan memihak. Tapi secara etis, pejabat pemerintahan kan tidak boleh memihak seperti itu. Maka dengan aksi inilah, kita coba mengawasi hal seperti itu. Kita buat petisi bersama, agar netral dalam Pilpres," terangnya.

Hilmi menambahkan, Presidium Mahasiswa Unira akan tetap mengawal tahapan Pilpres 2024.

"Melalui petisi hari ini kita coba menyejukkan pesta demokrasi di Kabupaten Malang agar tidak ikut memanas seperti diluar daerah lain," urainya.

Masih kata Hilmi, target petisi dukungan Pemilu Damai 2024 yakni 500 tanda tangan.

"Insya Allah karena saat ini kan hari libur kuliah, tapi target kami seperti itu, karena libur sampai 17 Februari 2024, kalau nunggu masuk kuliah Pemilu sudah selesai. Maka kita gelar hari ini, kita targetkan ada 500 tanda tangan dukungan," tuturnya. (*)

Baca Sebelumnya

Perkuat Bisnis Cold Chain, Meratus Tambah Enam Kapal Baru

Baca Selanjutnya

Pesan Polres Batu dalam Deklarasi Pemilu Damai YPPII Kota Batu

Tags:

Unira Malang Kabupaten Malang pemilu2024 pemilu 2024 Pilpres

Berita lainnya oleh Gumilang

Bikin Bangga! Sekda Kabupaten Malang Budiar Sabet Penghargaan Bergengsi PWI, Diakui hingga Tingkat Nasional

17 April 2026 09:23

Bikin Bangga! Sekda Kabupaten Malang Budiar Sabet Penghargaan Bergengsi PWI, Diakui hingga Tingkat Nasional

Ketat! Suporter Persis Dicegah Masuk hingga Perbatasan, Laga Arema vs Persebaya Disarankan Tak di Kanjuruhan  ‎

16 April 2026 11:30

Ketat! Suporter Persis Dicegah Masuk hingga Perbatasan, Laga Arema vs Persebaya Disarankan Tak di Kanjuruhan  ‎

Bupati Malang Lantik Putranya Jadi Kepala Dinas, Fraksi PDIP: Jangan Hukum Orang karena Akte Kelahiran

16 April 2026 10:00

Bupati Malang Lantik Putranya Jadi Kepala Dinas, Fraksi PDIP: Jangan Hukum Orang karena Akte Kelahiran

Lewat Aksi Damai, DPD NasDem Kabupaten Malang Dorong Penyampaian Informasi Berimbang dan Beretika

15 April 2026 16:30

Lewat Aksi Damai, DPD NasDem Kabupaten Malang Dorong Penyampaian Informasi Berimbang dan Beretika

Malang Ikut Disorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Bupati Sanusi Buka Suara: Insya Allah Aman!

15 April 2026 06:26

Malang Ikut Disorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Bupati Sanusi Buka Suara: Insya Allah Aman!

Salurkan Alsintan Roda 4 di Kabupaten Malang, Chusni Mubarok: Bentuk Keseriusan Presiden Peduli Petani ‎

15 April 2026 05:00

Salurkan Alsintan Roda 4 di Kabupaten Malang, Chusni Mubarok: Bentuk Keseriusan Presiden Peduli Petani ‎

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend