GMNI Kota Malang Desak KPU Adakan TPS Khusus bagi Mahasiswa Rantau

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Muhammad Faizin

10 Jan 2024 10:35

Thumbnail GMNI Kota Malang Desak KPU Adakan TPS Khusus bagi Mahasiswa Rantau
Para mahasiswa yang tergabung dalam GMNI saat menghadiri Kantor KPU Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Malang menggelar aksi dengan mendatangi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang pada Rabu (10/1/2024). Para mahasiswa memberikan beberapa tuntutan, salah satunya meminta KPU Kota Malang membuka Tempat Pemungutan Suara (TPS) Khusus bagi mahasiswa rantau.

Stanis Laus Asa Umbu, Ketua DPC GMNI Malang menjelaskan tuntutan tersebut untuk mengantisipasi kurang maksimalnya mahasiswa dalam memberikan hak suaranya pada Pemilu 2024 nanti.

"Kami mendesak KPU Kota Malang untuk membuat TPS mahasiswa rantau di seluruh Indonesia khususnya yang ada di Kota Malang. Kalau kita ditempatkan di setiap TPS itu kurang maksimal. Ke TPS terdekat juga dibatasi kuotanya," ujarnya usai mendatangi Kantor KPU Kota Malang.

Bahkan GMNI juga meminta KPU Kota Malang melibatkan mahasiswa rantau untuk menjadi panitia pemilihan. Mereka menyayangkan apabila dengan banyaknya mahasiswa rantau di Kota Malang namun tidak terlibat dalam kepanitiaan.

"Dari sekian banyak mahasiswa yang ada di Kota Malang, mereka tidak dilibatkan untuk berada di dalam kepanitiaannya. Seperti di luar negeri, di sana kan dibuatkan panitia khusus untuk pemilih luar negeri," lanjutnya.

Menurutnya beberapa mahasiswa sempat merasa kesulitan mengurus pindah pilih, terutama untuk urusan administrasi. Hal tersebut sangat disayangkan sebab berpeluang menjadi alasan mahasiswa memilih untuk melakukan golput.

"Alasan mereka (mahasiswa) tidak ikut memilih karena persyaratan administrasi yang menurut mereka berat. Maka dari itu kami menginginkan agar KPU Kota Malang kerjasama dengan kampus untuk membuat panitia itu sendiri seperti di luar negeri," paparnya.

Tak hanya itu, mereka menilai sosialisasi yang dilakukan KPU Kota Malang terkait teknis dan Pemilu 2024 kurang maksimal. Bahkan mereka merasa mahasiswa rantau tidak menjadi sasaran dalam kegiatan sosialisasi KPU Kota Malang.

"Sejauh ini kami lihat belum ada sosialisasi secara langsung dari KPU kota Malang untuk seluruh mahasiswa terlebih mahasiswa rantau. Padahal mahasiswa ini adalah orang-orang yang sudah bisa memilih. Tugas kami kan menjadi kontrol sosial dan agen perubahan, sehingga partisipasi kami penting untuk menentukan pilihan," tegasnya.

Keluhan tersebut turut ditanggapi oleh Izzudin Fuad Fathony komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kota Malang. Ia menjelasan KPU RI telah membentuk regulasi dan aturan petunjuk teknis dalam pindah pilih.

"Adik-adik mahasiswa merasa kesulitan untuk mendapatkan surat keterangan tugas belajar di kampusnya masing-masing. Tadi meminta tawaran persyaratan bagaimana kalau hanya menyerahkan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) dan KTP. Tapi itu kan di luar kewenangan kami menjawab. Nanti kita akan sampaikan di pleno terkait dengan beberapa poin di dalamnya," jelasnya. (*) 

Baca Juga:
Dokumen Rumah Tak Sesuai Spek di De Cassablanca Malang, DPUPRPKP: Itu Tanggung Jawab Developer!
Baca Juga:
Apresiasi Prestasi LKS Jatim 2026! Kadisdik Aries Beri Penghargaan Peraih Medali dari Malang dan Kota Batu
Baca Sebelumnya

Ini Cara Mengetahui Sushi sudah Tak Layak Konsumsi

Baca Selanjutnya

Rawan Pelanggaran Kampanye, Apel Shalawat yang Dihadiri Gibran di JSG Diawasi Bawaslu Jember

Tags:

KPU Kota Malang Pindah Pilih pemilu2024 Kota Malang panitia pemilu GMNI Kota Malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Tiga Nakes RSSA Malang Kawal Jemaah Haji, Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Lansia

16 April 2026 20:23

Tiga Nakes RSSA Malang Kawal Jemaah Haji, Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Lansia

Suka Cita Aksi Donor Darah di Lapas Perempuan Malang, Lampaui Target 50 Kantong

16 April 2026 19:44

Suka Cita Aksi Donor Darah di Lapas Perempuan Malang, Lampaui Target 50 Kantong

DLH Kota Malang Inventarisir Aset Pemkot untuk Tambah TPS Baru

16 April 2026 19:16

DLH Kota Malang Inventarisir Aset Pemkot untuk Tambah TPS Baru

Dokumen Rumah Tak Sesuai Spek di De Cassablanca Malang, DPUPRPKP: Itu Tanggung Jawab Developer!

16 April 2026 18:38

Dokumen Rumah Tak Sesuai Spek di De Cassablanca Malang, DPUPRPKP: Itu Tanggung Jawab Developer!

Harga Cabai di Kota Malang Tembus Rp100 Ribu, Wahyu Hidayat Heran: Di Petani Cuma Rp40 Ribu

16 April 2026 18:27

Harga Cabai di Kota Malang Tembus Rp100 Ribu, Wahyu Hidayat Heran: Di Petani Cuma Rp40 Ribu

Pasar Sawojajar Bakal Disulap Jadi Pusat Kuliner, Lantai 2 Siap Tampung 30 UMKM

16 April 2026 15:35

Pasar Sawojajar Bakal Disulap Jadi Pusat Kuliner, Lantai 2 Siap Tampung 30 UMKM

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H