Polda DIY Kawal Suporter Persib Pulang Usai Laga PSIM, Ungkap Fakta di Balik Kericuhan

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Mustopa

25 Agt 2025 15:04

Headline

Thumbnail Polda DIY Kawal Suporter Persib Pulang Usai Laga PSIM, Ungkap Fakta di Balik Kericuhan
Kerusuhan di area parkir Ngabean, Yogyakarta Minggu malam 24 Agustus 2025. Suporter Persib yang berada di dalam bus tersebut berhasil dievakuasi oleh petugas gabungan dari Polresta Yogyakarta, Satuan Brimob Polda DIY, Ditsamapta Polda DIY, dan TNI menuju Markas Komando (Mako) Polresta Yogyakarta. (Foto: Bidhumas Polda DIY for Ketik)

KETIK, YOGYAKARTA – Aparat Kepolisian Daerah (Polda) DIY bersama jajarannya melaksanakan tugas pengamanan pertandingan sepak bola Super League musim 2025/2026 yang mempertemukan PSIM Yogyakarta dengan Persib Bandung. Laga ini digelar pada Minggu, 24 Agustus 2025, pukul 15.30-17.20 WIB, di Stadion Sultan Agung, Bantul.

Pasca-pertandingan, situasi di sejumlah titik di Yogyakarta sempat memanas, ditandai dengan gesekan antarsuporter dan sejumlah kerusakan fasilitas. Petugas kepolisian bertindak cepat untuk mengendalikan situasi dan memastikan kondisi kembali kondusif pada malam hari.

Sebelum pertandingan, rapat koordinasi telah diadakan pada Kamis, 21 Agustus 2025, pukul 20.00 WIB, di Wisma PSIM. Rapat tersebut dihadiri perwakilan dari Polresta Yogyakarta, Polres Bantul, panitia pelaksana (panpel) PSIM, pihak tiket, serta perwakilan suporter Brajamusti dan Maident. Agenda utama adalah membahas langkah-langkah keamanan selama jalannya pertandingan.

Dalam pertemuan itu, disepakati bahwa kuota tiket akan dibatasi hanya untuk suporter PSIM. Keputusan ini diambil karena PSSI masih menerapkan larangan bagi suporter tim tamu untuk hadir di setiap pertandingan Liga Super. Panpel telah menginformasikan hal ini kepada panpel dan perwakilan suporter Persib, mengimbau mereka untuk tidak datang ke stadion.

Namun, saat pertandingan berlangsung, sejumlah suporter Persib tetap hadir di Stadion Sultan Agung. Situasi sempat memanas, tetapi berhasil dikendalikan oleh petugas. Suporter tersebut kemudian dievakuasi menggunakan truk Dalmas Ditsamapta Polda DIY.

Gesekan antarsuporter kembali terjadi sekitar pukul 21.00 WIB di Simpang Empat Pingit, Yogyakarta, setelah pertandingan usai. Insiden ini melibatkan suporter Persib Bandung dan PSIM Yogyakarta, menyebabkan satu orang mengalami luka dan harus menjalani perawatan di RS Bethesda. Peristiwa ini berakhir damai setelah kedua kelompok suporter bersepakat.

Kejadian di Pingit memicu reaksi suporter PSIM, yang kemudian menyebabkan beberapa insiden di lokasi lain. Salah satunya adalah perusakan satu bus dan satu unit Hiace yang mengangkut suporter Persib di area parkir Ngabean, Yogyakarta.

Baca Juga:
WFH ASN Tidak Efektif Jika Tak Didukung Budaya Kerja Mandiri dan Sistem Pengawasan

Suporter Persib yang berada di dalam bus tersebut berhasil dievakuasi oleh petugas gabungan dari Polresta Yogyakarta, Satuan Brimob Polda DIY, Ditsamapta Polda DIY, dan TNI menuju Markas Komando (Mako) Polresta Yogyakarta.

Situasi di lokasi-lokasi kericuhan lainnya juga berhasil dikendalikan oleh aparat di lapangan dan saat ini telah kembali kondusif. Beberapa korban luka yang diakibatkan insiden tersebut telah mendapatkan perawatan dan diperbolehkan pulang oleh pihak rumah sakit.

Sementara itu, suporter Persib Bandung telah dipulangkan dengan dikawal oleh petugas kepolisian. Terkait informasi yang beredar mengenai adanya korban meninggal, Polda DIY memastikan bahwa kabar tersebut tidak benar dan merupakan hoaks.

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, Rabu 25 Agustus 2025, menegaskan bahwa pihaknya telah berhasil mengendalikan situasi dan memastikan seluruh suporter tamu dalam keadaan aman.

"Kami bersyukur seluruh rangkaian pengamanan berjalan lancar. Prioritas utama kami adalah memastikan keselamatan seluruh suporter, baik tuan rumah maupun tamu. Alhamdulillah, seluruh suporter Persib sudah berhasil kami evakuasi dan kawal hingga kembali ke daerahnya dengan aman," tutur Kombes Ihsan.

"Kami juga tegaskan, kabar yang beredar mengenai adanya korban meninggal adalah hoaks. Mari kita jaga perdamaian dan sportifitas di dunia sepak bola," imbuhnya. (*)

Baca Juga:
Waspada Hoaks! Arumi Bachsin Ingatkan Peran Ibu Jadi Garda Terdepan Awasi Gadget Anak
Baca Sebelumnya

Layangan Jadi Penyebab Listrik Padam di Kabupaten Lumajang

Baca Selanjutnya

Viralnya Tawuran Embong Malang Surabaya, Ketua Komisi A: Bertolak Belakang dengan Kampung Pancasila

Tags:

Polda DIY PSIM Yogyakarta Persib Bandung Kericuhan Suporter Pengamanan Sepak Bola Stadion Sultan Agung Liga Super Indonesia Yogyakarta Hoaks Bidhumas Polda DIY DivHumas Polri

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

9 April 2026 16:18

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

9 April 2026 05:50

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

8 April 2026 08:20

Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar