Kopi Lereng Merapi Tergolong Spesial , Wabup Sleman Berharap Semakin Dikenal

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Marno

29 Des 2023 23:34

Thumbnail Kopi Lereng Merapi Tergolong Spesial , Wabup Sleman Berharap Semakin Dikenal
Menandai kegiatan Wabup Sleman Danang Maharsa melakukan penanaman kopi secara simbolis di Umbulharjo, Cangkringan. (Foto: Humas Pemkab Sleman)

KETIK, YOGYAKARTA – Pasca erupsi gunung Merapi tahun 2010 lalu. Banyak lahan tanaman kopi di sekitar lereng Merapi yang rusak akibat terdampak erupsi. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sleman terus berupaya menanam kembali bibit kopi untuk mengembalikan jumlah lahan yang rusak tersebut.
Hal itu dikatakan oleh Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa di sela kegiatan penanaman 50 ribu bibit kopi robusta. Penanaman dilakukan di lahan seluas 50 hektar di kawasan lereng Merapi yang meliputi Kapanewon Cangkringan, Pakem dan Turi.

Ditegaskan oleh Danang Maharsa, kopi Merapi ini tergolong kopi spesial. "Karena semakin tinggi ditanam, kopi semakin enak. Saya pengen ikon kopi Merapi ini semakin dikenal. Sehingga nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat disini," terangnya.

Foto Wabup Sleman Danang Maharsa memberikan pengarahan dalam acara penyerahan fasilitas pengembangan kopi Robusta 50 hektar. (Foto: Humas Pemkab Sleman)Wabup Sleman Danang Maharsa memberikan pengarahan dalam acara penyerahan fasilitas pengembangan kopi Robusta 50 hektar. (Foto: Humas Pemkab Sleman)

Menurut Danang Maharsa kegiatan tersebut merupakan upaya Pemkab Sleman untuk pengembangan lahan tanaman kopi.
"Terlebih permintaan kopi di Sleman ini besar, dan saat ini kita belum bisa mencukupi," ungkapnya.

Dengan langkah ini diharapkan kopi dari kawasan Merapi ini dapat berkembang dan mampu bersaing di pasaran. Untuk itu, Wabup Sleman Danang Maharsa mengajak semua pihak terkait. Untuk saling berkolaborasi dalam membudidayakan tanaman kopi Merapi ini serta mempromosikannya. Sehingga ikon kopi Merapi yang tergolong kopi spesial tersebut semakin dikenal.

Sementara itu Sekretaris Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Pemkab Sleman, Rofiq Andriyanto menyampaikan kegiatan tersebut merupakan implementasi dari program pemerintah pusat melalui dana APBN. Seperti yang disampaikan oleh Wakil Bupati Sleman sebelumnya. Menurut Rofiq melalui kegiatan ini diharapkan lahan perkebunan kopi di lereng gunung Merapi kembali berkembang pasca erupsi gunung Merapi tahun 2010 lalu.

Ia sebutkan, sebelum terjadi erupsi Gunung Merapi lahan kopi di kawasan tersebut berkisar 850 hektar. Namun akibat terdampak erupsi maka terjadi sejumlah perubahan. Sehingga saat ini hanya tersisa sekitar 375 hektar saja.
Untuk itulah Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman mengajak semua pihak untuk ikut berjuang dalam upaya pengembangan tanaman kopi ini.

Foto Wabup Sleman Danang Maharsa secara simbolis menyerahkan bantuan berupa fasilitas pengembangan tanaman kopi kepada perwakilan Gabungan Kelompok Tani.(Foto: Humas Pemkab Sleman)Wabup Sleman Danang Maharsa secara simbolis menyerahkan bantuan berupa fasilitas pengembangan tanaman kopi kepada perwakilan Gabungan Kelompok Tani.(Foto: Humas Pemkab Sleman)

Upaya tersebut menurut Rofiq sudah dimulai sejak setahun lalu pada kegiatan serupa untuk tahap pertama tahun 2022. Saat itu seperti halnya penanaman kopi tahap kedua ini. Jumlah lahan yang ditanami sejumlah 50 hektar. Serta jumlah bibit yang ditanam sebanyak 50 ribu bibit juga.

"Maka dengan jumlah yang sekitar 425 hektar ini. Tentu masih jauh dari potensi lahan kopi di tiga Kapanewon ini. Luas lahan kopi di Cangkringan, Pakem dan Turi sebesar 2500 hektar. Maka ini sebetulnya merupakan perjuangan yang panjang," sebutnya.

Menandai acara tersebut, Wabup Sleman Danang Maharsa secara simbolis melakukan penanaman kopi di Umbulharjo, Cangkringan mengawali kegiatan penanaman 50 ribu bibit kopi ini.

Pada kesempatan yang sama Danang menyerahkan bantuan berupa fasilitas pengembangan tanaman kopi kepada beberapa perwakilan Gabungan Kelompok Tani. (*)

Baca Juga:
Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

Baca Juga:
Syawalan di Sleman, Sri Sultan HB X: Orang Arif Takut Melanggar Norma
Baca Sebelumnya

Warga Candi Sidoarjo Digegerkan Penemuan Bayi Terbungkus Daster di Gang Buntu

Baca Selanjutnya

Mahasiswa IPB Hilang di Pulau Sempu Malang saat Penelitian Lapangan

Tags:

Kopi Lereng Merapi Cangkringan Pakem Turi Wabup Sleman Danang Maharsa Dinas Pertanian Pemkab Sleman

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Digitalisasi Rusunawa Sleman: Dari SIMRUWA hingga Target Hunian Kelas Satu

15 April 2026 14:31

Digitalisasi Rusunawa Sleman: Dari SIMRUWA hingga Target Hunian Kelas Satu

Zulfikri Sofyan: Vonis Bebas di PN Ruteng NTT Adalah Lompatan Keadilan Substantif

15 April 2026 12:27

Zulfikri Sofyan: Vonis Bebas di PN Ruteng NTT Adalah Lompatan Keadilan Substantif

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

14 April 2026 15:49

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H