Ketua Pansus Pengelolaan Sampah DPRD Kota Yogyakarta Ungkap Dugaan Pungli oleh Oknum Sopir Truk DLH

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Muhammad Faizin

4 Mar 2024 09:09

Thumbnail Ketua Pansus Pengelolaan Sampah DPRD Kota Yogyakarta Ungkap Dugaan Pungli oleh Oknum Sopir Truk DLH
Ketua Pansus Sampah DPRD Kota Yogyakarta Antonius Fokki Ardiyanto S.IP hadir dalam pertemuan empat orang akivis sampah Kota Yogyakarta dan tujuh orang perwakilan penarik gerobak sampah yang ada di TPS-TPS, Minggu (3/3/2024) di cafe Cangkir Boemi. (Foto: Fokki A for Ketik.co.id)

KETIK, YOGYAKARTA – Ketua Pansus Pengelolaan Sampah DPRD Kota Yogyakarta, Antonius Fokki Ardiyanto mengingat dugaan adanya 'pungli' yang dilakukan oleh oknum sopir truk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta, saat darurat sampah. Hal itu disampaikan Fokki dalam pertemuan di cafe Cangkir Boemi, Minggu (3/3/2024) kemarin.

Adapun kegiatan tersebut antara lain dihadiri oleh empat orang aktivis sampah Kota Yogyakarta, tujuh orang perwakilan penarik gerobak yang ada di TPS-TPS. 

"Terungkap fakta yang mengejutkan di tengah krisis sampah yang terjadi. Ternyata dimanfaatkan oleh oknum-oknum sopir truk DLH untuk melakukan pungli kepada masyarakat yang kesulitan membuang sampah," ungkap Fokki Ardiyanto, saat dikonfirmasi kembali oleh jurnalis Ketik.co.id, dalam keterangan tertulisnya, Senin (4/3/2024).

Politisi asal PDI Perjuangan ini juga mengungkapkan, informasi dugaan pungli ini ia dapatkan dari keterangan salah satu penarik gerobak sampah berinisial PM.  Modus operandinya adalah truk-truk pengangkut sampah milik DLH tidak diparkirkan di kantor DLH, tetapi dibawa pulang. Selanjutnya keberadaan truk-truk tersebut dipakai "berbisnis" kepada masyarakat/badan usaha ekonomi yang membutuhkan jasa membuang sampah. Selanjutnya para pengguna jasa tadi ditarik biaya Rp 100 ribu untuk setiap pungli, dan hal tersebut dilakukan dengan "merebut" pelanggan para penarik gerobak sampah ini.

Disebutkan oleh Fokki Ardiyanto, peristiwa tersebut dapat terjadi, disamping karena truk dinas dibawa pulang. Juga terkait adanya pembatasan kouta pembuangan sampah ke TPS (Tempat penampungan sementara) dari para penarik gerobak sampah tersebut.

"Salah satu contoh yang tadinya bisa membuang sehari dua rit gerobak sampah/orang sekarang menjadi satu rit gerobak sampah per minggu/orang," terangnya.

Nah, berkaitan dengan adanya dugaan pungli, Fokki mengaku akan terus mencari bukti kuat untuk dapat diproses secara hukum. Karena di tengah kesusahan rakyat kecil masih aja ada oknum oknum Pemkot yang menyalahgunakan kewenangannya. Apalagi mereka yang diduga tersebut juga telah menerima gaji dari negara.

Lebih lanjut ia sampaikan, berkaitan dengan fenomena tersebut. Selaku Ketua Pansus Pengelolaan Sampah DPRD Kota Yogyakarta, Fokki Ardiyanto mengaku akan mengawal masalah sesuai dengan yang menjadi kewenangannya. Dimana saat ini pihaknya sedang membahas perubahan perda tentang pengelolaan sampah.

Baca Juga:
Insiden Polisi Kejar Pemotor hingga Tewas, PMII Pacitan Singgung Isu Pungli Berkedok Tilang

"Nasib para penggerobak sampah adalah tanggung jawab kami sebagai salah satu penyelenggara negara. Ingat bahwa mendapatkan pekerjaan yang layak untuk mendapatkan penghasilan yang layak adalah hak warga negara," jelasnya.

Ia tambahkan, hal ini merupakan amanat konstitusi artinya adalah kewajiban negara untuk memfasilitasi keberadaan dan keberlangsungan mereka para penggerobak sampah dalam mengais rejeki demi kesejahteraan keluarga mereka.

Fokki juga memberikan gambaran umum mengenai kebijakan yang akan ditambahkan dalam pembahasan perubahan perda tersebut. Yakni poin utamanya adalah adanya pasal yang mengatur penugasan kepada BUMD untuk dapat melakukan pengelolaan sampah yang dapat dikerjasamakan dengan pihak ketiga secara business to business (B to B) . (*)

Baca Juga:
Polres Madiun Kota Usut Dugaan Pungli PPG PAI di Kota Madiun
Baca Sebelumnya

Perpustakaan Kota Malang Dituntut Selaras Tampung Minat Gen Z

Baca Selanjutnya

KPK Dalami WIUP dan Sasar Potensi TPPU di Maluku Utara

Tags:

Fokki Ardiyanto DPRD Kota Yogyakarta Yogya Darurat Sampah DLH Kota Yogyakarta pungli Pemkot Yogyakarta Pansus Pengelolaan Sampah Kota Yogyakarta

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Digitalisasi Rusunawa Sleman: Dari SIMRUWA hingga Target Hunian Kelas Satu

15 April 2026 14:31

Digitalisasi Rusunawa Sleman: Dari SIMRUWA hingga Target Hunian Kelas Satu

Zulfikri Sofyan: Vonis Bebas di PN Ruteng NTT Adalah Lompatan Keadilan Substantif

15 April 2026 12:27

Zulfikri Sofyan: Vonis Bebas di PN Ruteng NTT Adalah Lompatan Keadilan Substantif

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

14 April 2026 15:49

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H