Kejati DIY Gelar Kampanye Antikorupsi Lewat Cerdas Cermat

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Gumilang

29 Jul 2025 21:00

Thumbnail Kejati DIY Gelar Kampanye Antikorupsi Lewat Cerdas Cermat
Dalam rangka kampanye antikorupsi tahun 2025. Kejati DIY, Selasa 29 Juli 2025 menggelar dua agenda utama yakni penyerahan dokumen kependudukan kelompok rentan serta lomba cerdas cermat jenjang SMP/MTs se-Kota. Yogyakarta. (Foto: Penkum Kejati DIY/ Ketik)

KETIK, YOGYAKARTA – Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar dua agenda utama dalam rangka kampanye antikorupsi tahun 2025. Yakni penyerahan dokumen kependudukan kelompok rentan serta lomba cerdas cermat jenjang SMP/MTs se-Kota Yogyakarta.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kejati DIY Selasa 29 Juli 2025 ini dimaksudkan untuk menegaskan komitmen penegakan nilai-nilai integritas sejak dini.

Acara ini dihadiri oleh jajaran Kajati dan Wakajati DIY, para asisten, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kelurahan, Kependudukan dan Pencatatan Sipil DIY.

Foto Wakajati DIY Neva Sari Susanti, saat membacakan sambutan tertulis Kajati DIY. 
(Foto: Penkum Kejati DIY/Ketik)Wakajati DIY Neva Sari Susanti, saat membacakan sambutan tertulis Kajati DIY. (Foto: Penkum Kejati DIY/Ketik)

Kemudian juga hadir Kepala Dinas Dikpora Kota Yogyakarta, serta Kepala Dinas Dukcapil dari Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul, Kabupaten Kulon Progo, dan Kabupaten Gunung Kidul. Turut hadir pula Kabag TU, koordinator dan guru pendamping masing-masing sekolah peserta lomba.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DIY, Riono Budisantoso, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakil Kajati DIY Neva Sari Susanti, menyatakan bahwa kedua kegiatan ini merupakan bagian integral dari upaya kolektif dalam menegakkan nilai-nilai antikorupsi di tengah masyarakat.

"Kampanye ini adalah langkah nyata dalam menanamkan kejujuran, tanggung jawab, dan integritas," ujar Neva Sari Susanti.

Baca Juga:
Ratusan Pelajar Ramaikan Gress of Champions Vol. 2 di Gresik, Perebutkan Piala Bupati 2026

Foto Kajati DIY Riono Budisantoso, foto bersama Juara 1 lomba cerdas cermat jenjang SMP/MTs, kolaborasi Kejati DIY dengan Disdikpora Kota Yogyakarta. (Foto: Penkum Kejati DIY/Ketik)Kajati DIY Riono Budisantoso, foto bersama Juara 1 lomba cerdas cermat jenjang SMP/MTs, kolaborasi Kejati DIY dengan Disdikpora Kota Yogyakarta. (Foto: Penkum Kejati DIY/Ketik)

Disebutkan untuk pelaksanaan lomba cerdas cermat jenjang SMP/MTs, Kejati DIY berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta.

Lomba ini diikuti 41 sekolah dan menobatkan SMPN 6 Yogyakarta sebagai juara pertama, disusul SMP Pangudi Luhur sebagai juara kedua, dan SMPN 12 Yogyakarta di posisi ketiga.

Trofi dan hadiah diserahkan langsung oleh Kajati DIY Riono Budisantoso bersama Asisten Intelijen Kejati DIY Agus Rujito.

Dalam kesempatan ini Riono Budisantoso menekankan bahwa korupsi bukan sekadar persoalan hukum, melainkan juga terkait budaya dan karakter.

Oleh karena itu, upaya pemberantasannya harus komprehensif, tidak hanya melalui penindakan, tetapi juga pendidikan dan pencegahan.

Baca Juga:
Korupsi yang Langsung Bersentuhan dengan Kepentingan Masyarakat Jadi Prioritas Kejari Sleman

Lomba cerdas cermat menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai-nilai antokorupsi kepada generasi muda, membentuk bekal membangun Indonesia yang bersih dan berkeadilan.

Sedangkan, program penyerahan dokumen kependudukan kepada kelompok rentan adalah langkah konkret Kejati DIY dalam menjamin hak-hak sipil masyarakat secara adil dan merata.

Dokumen kependudukan seperti akta kelahiran, kartu keluarga, dan Kartu Identitas Anak (KIA) bukan hanya simbol identitas, tetapi juga kunci akses terhadap layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan perlindungan hukum.

"Dengan terpenuhinya hak administrasi kependudukan ini, kita turut mencegah praktik penyalahgunaan wewenang dan pungutan liar yang sering menimpa kelompok masyarakat lemah," tambah Riono.

Secara simbolis, dokumen kependudukan diserahkan kepada 7 perwakilan dari Kota Yogyakarta, 4 dari Kabupaten Sleman, 6 dari Kabupaten Gunung Kidul, dan 3 dari Kabupaten Bantul.

Ia tekankan, Kejaksaan Tinggi DIY berkomitmen untuk terus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan organisasi sosial, dalam membangun budaya antikorupsi yang berakar kuat di setiap lapisan masyarakat.

Peserta lomba diimbau untuk menjunjung tinggi sportivitas dan kejujuran, sementara penerima dokumen kependudukan diharapkan dapat merasakan manfaatnya sebagai langkah awal kehidupan yang lebih bermartabat dan terlindungi secara hukum. (*)

Baca Sebelumnya

Anggota Banggar DPRD Surabaya Jelaskan Skema Utang Rp 452 Miliar

Baca Selanjutnya

PAD Tahun 2025 Bidang Pendapatan BPKAD Halmahera Selatan Bakal Surplus

Tags:

Kampanye Antikorupsi Kejaksaan Tinggi DIY Lomba Cerdas Cermat Penyerahan Dokumen Kependudukan kelompok rentan Pendidikan Antikorupsi Kejaksaan Republik Indonesia Penkum Kejati DIY Puspenkum Kejagung

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Digitalisasi Rusunawa Sleman: Dari SIMRUWA hingga Target Hunian Kelas Satu

15 April 2026 14:31

Digitalisasi Rusunawa Sleman: Dari SIMRUWA hingga Target Hunian Kelas Satu

Zulfikri Sofyan: Vonis Bebas di PN Ruteng NTT Adalah Lompatan Keadilan Substantif

15 April 2026 12:27

Zulfikri Sofyan: Vonis Bebas di PN Ruteng NTT Adalah Lompatan Keadilan Substantif

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

14 April 2026 15:49

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar