HPN 2026: Pemkab Sleman Ajak Insan Pers Perkuat Nasionalisme dan Bersinergi

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Mustopa

11 Feb 2026 02:05

Thumbnail HPN 2026: Pemkab Sleman Ajak Insan Pers Perkuat Nasionalisme dan Bersinergi
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, mengajak insan pers untuk membangun ikatan personal yang didasari ketulusan, layaknya persaudaraan selamanya atau "seduluran saklawase", demi percepatan pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikannya dalam acara Gathering HPN 2026 di Sajian Kembang Turi Resto, Selasa 10 Februari 2026. (Foto: Fajar R/Ketik.com)

KETIK, YOGYAKARTA – Pemerintah Kabupaten Sleman menggelar Gathering memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 bersama Paguyuban Wartawan Pemkab Sleman (PWPS) di Sajian Kembang Turi Resto, Selasa, 10 Februari 2026.

Acara bertajuk "Terkoneksi Berkolaborasi" ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus ruang refleksi atas peran sejarah pers dalam perjuangan bangsa.

Bupati Sleman Harda Kiswaya menekankan pentingnya sinergi yang tulus antara birokrasi dan insan pers untuk mengakselerasi pembangunan.

Harda mengakui bahwa menyatukan langkah antara pemerintah dan media memiliki tantangan tersendiri karena adanya berbagai regulasi yang berlapis. Oleh karena itu, ia mendorong adanya pembagian peran yang jelas agar tidak terjadi benturan kepentingan di lapangan.

Di hadapan para jurnalis, Harda mengajak untuk membangun ikatan personal yang melampaui batas profesionalisme pekerjaan. Ia berharap hubungan antar pribadi di pemerintahan dan media bisa menciptakan prinsip sedulur saklawase atau persaudaraan selamanya.

Foto Wabup Sleman, Danang Maharsa, (tengah) menegaskan peran krusial pers sebagai alat pemersatu bangsa. Selain itu ia juga menekankan pentingnya menjaga objektivitas dan transparansi informasi untuk menjaga keutuhan NKRI.( Foto: Fajar R/Ketik.com)Wabup Sleman, Danang Maharsa, (tengah) menegaskan peran krusial pers sebagai alat pemersatu bangsa. Selain itu ia juga menekankan pentingnya menjaga objektivitas dan transparansi informasi untuk menjaga keutuhan NKRI.( Foto: Fajar R/Ketik.com)

"Pribadi-pribadinya betul-betul bisa menciptakan sing jenenge sedulur saklawase. Ayo betul-betul kita wujudkan, insya Allah pasti Sleman juga akan terbantu, njenengan (anda) juga akan terbantu. Tugas-tugas jenengan terbantu, tugas pemerintah juga jenengan bantu," ujar Harda.

Bupati Harda meyakini bahwa jika hal tersebut terwujud, maka pembangunan di Sleman akan sangat terbantu karena tugas-tugas jurnalis akan dimudahkan, begitu pula dengan program-program pemerintah yang terbantu oleh publikasi media. "Semoga Tuhan Yang Maha Besar memberikan kemudahan untuk kita bisa berkolaborasi dan terus terkoneksi," tambahnya.

Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa memaparkan perspektif historis mengenai peran pers sebagai alat perjuangan. Danang mengingatkan bahwa nasionalisme Indonesia tidak lepas dari kontribusi jurnalisme, termasuk dalam lahirnya lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Baca Juga:
Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Ia mengisahkan bagaimana sindiran di majalah Timbul pada 1926 memicu WR Supratman, seorang wartawan sekaligus musisi, untuk berinisiatif menciptakan lagu kebangsaan.

"Pers harus menjadi alat pemersatu dan alat perjuangan. Sejarah mencatat, lewat tulisan dan karya jurnalistiklah semangat nasionalisme kita dibakar hingga merdeka," kata Danang.

Foto Usai memotong tumpeng saat Gathering Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Selanjutnya Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyerahkan kepada perwakilan wartawan tertua dan termuda sebagai simbol regenerasi serta kolaborasi yang erat antara Pemkab Sleman dan insan pers dalam membangun daerah. (Foto: Fajar R/Ketik.com)Usai memotong tumpeng saat Gathering Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Selanjutnya Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyerahkan kepada perwakilan wartawan tertua dan termuda sebagai simbol regenerasi serta kolaborasi yang erat antara Pemkab Sleman dan insan pers dalam membangun daerah. (Foto: Fajar R/Ketik.com)

Danang juga mengulas sejarah Kongres Pemuda II 1928, di mana Indonesia Raya pertama kali dikumandangkan hanya dengan biola tanpa lirik demi menghindari represi pemerintah kolonial Belanda.

Menurutnya, esensi pers sebagai pemersatu bangsa harus tetap dijaga dengan menyajikan berita secara objektif dan transparan. Di tengah perbedaan pendapat saat ini, ia menegaskan bahwa pers harus tetap menjadi alat untuk mempersatukan bangsa dan menjaga keutuhan NKRI.

Acara gathering ini ditutup dengan rangkaian aktivitas outbound dan team building yang diikuti oleh puluhan wartawan dan jajaran Dinas Komunikasi dan Informatika Sleman. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta soliditas yang kuat untuk mendukung penyebaran informasi yang konstruktif dan berimbang. (*)

Baca Juga:
Waspada Hoaks! Arumi Bachsin Ingatkan Peran Ibu Jadi Garda Terdepan Awasi Gadget Anak
Baca Sebelumnya

Hadiri Pelantikan PC Tidar Tulungagung, Ini Pesan Ahmad Baharudin

Baca Selanjutnya

Tingkatkan Kompetensi Kader, TP PKK Situbondo Gelar Kegiatan Kemping Asik

Tags:

HPN 2026 hari pers nasional Pemkab Sleman PWPS Bupati Sleman Harda Kiswaya Danang Maharsa Dinas Kominfo Sleman Seduluran Saklawase Kolaborasi Pers Jurnalisme Konstruktif nasionalisme Bumi Sembada

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Digitalisasi Rusunawa Sleman: Dari SIMRUWA hingga Target Hunian Kelas Satu

15 April 2026 14:31

Digitalisasi Rusunawa Sleman: Dari SIMRUWA hingga Target Hunian Kelas Satu

Zulfikri Sofyan: Vonis Bebas di PN Ruteng NTT Adalah Lompatan Keadilan Substantif

15 April 2026 12:27

Zulfikri Sofyan: Vonis Bebas di PN Ruteng NTT Adalah Lompatan Keadilan Substantif

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

14 April 2026 15:49

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H