Forpi Kota Yogyakarta Catat 5 Persoalan Krusial Sepanjang 2023

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Mustopa

7 Jan 2024 04:20

Thumbnail Forpi Kota Yogyakarta Catat 5 Persoalan Krusial Sepanjang 2023
Masalah sampah yang belum sepenuhnya terselesaikan jadi salahsatu catatan Forpi Kota Yogyakarta tahun 2023. (Foto: Forpi Kota Yogyakarta for Ketik.co.id)

KETIK, YOGYAKARTA – Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Yogyakarta mencatat sebanyak lima persoalan krusial sepanjang 2023. Catatan itu berdasarkan hasil pemantauan di lapangan maupun aduan masyarakat.

Anggota Forpi Kota Yogyakarta, Baharuddin Kamba membeberkan kelima isu krusial tersebut. Pertama, persoalan famili lain dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang selalu muncul setiap tahunnya.

Meskipun secara aturan tidak ada masalah. Namun, sebut Baharuddin Kamba, secara etika moral itu cacat karena berbuat curang. Sehingga siswa yang sebenarnya warga asli Kota Yogyakarta harus tersingkir.

Oleh karena itu, banyak di antara mereka yang memilih masuk sekolah swasta karena kalah jarak maupun nilai dengan siswa yang 'nunut' atau numpang pada Kartu Keluarga atau KK lain.

Baca Juga:
Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Lebaran, Warga Kota Yogyakarta Bakal Dimanjakan Program Wamira

"Tahun 2024 ini harapannya tidak ada lagi temuan persoalan famili lain ini. Untuk itu dari awal harus ada verifikasi faktual kependudukan siswa. Jika memang terbukti bukan merupakan penduduk setempat, maka dipersilahkan untuk mencari sekolah yang lainnya," terangnya, Minggu (7/1/2024).

Untuk itu, Tim Forpi Kota Yogyakarta yang terdiri dari Wahyu Wijayanta, Umi Hidayati, Fakhruddin AM, Baharuddin Kamba dan Wiwid H Saputra meminta agar ada solusi yang ditawarkan. Artinya tidak ujug-ujug melarang bersekolah di Kota Yogyakarta karena status famili lain tersebut.

Persoalan kedua adalah masalah sampah yang belum sepenuhnya terselesaikan. Menurut Baharuddin Kamba, desentralisasi pengelolaan sampah pada masing-masing daerah yang ada di DIY belum semuanya bisa dilakukan karena minimnya lahan seperti yang terjadi di Kota Yogyakarta.

Ia sampaikan, tahun 2024 ini setidaknya pengelolaan TPST Piyungan Bantul dapat dikelola secara swadaya oleh Pemerintah Kota Yogyakarta. Bank-bank sampah yang ada di Kota Yogyakarta dapat dihidupkan kembali dan tidak hanya tinggal plakatnya.

Selanjutnya,  yang ketiga adalah persoalan fasilitas publik. Terutama pada tempat atau kawasan bebas asap rokok atau KTR, sebut saja kawasan Malioboro merupakan salah satu Kawasan Tanpa Rokok atau KTR.

Namun dari hasil pemantauan Forpi Kota Yogyakarta masih ditemukan orang yang merokok di kawasan Malioboro. Selain itu masih minimnya fasilitas dan informasi terkait Malioboro sebagai kawasan tanpa rokok.

Baca Juga:
Proyek Jembatan Kewek Masuk Tahap Finalisasi DED, Pemkot Yogyakarta Lakukan Uji Tanah

Yang keempat adalah keberadaan pasar tradisional juga harus menjadi perhatian untuk dicarikan solusi berjangka. Baharuddian mencontohkan kondisi pasar Pingit, Jetis, Kota Yogyakarta. Sejumlah pedagang mengeluhkan sepinya pembeli karena akses untuk masuk ke dalam pasar Pingit yang minim.

Sehingga, kata dia, event-event untuk meramaikan pasar Pingit perlu dilakukan agar orang datang ke pasar Pingit, Jetis, Kota Yogyakarta. Selain itu, sinergitas antar OPD Dinas Perdagangan dan Dinas Pariwisata serta pihak kewilayahan sangat perlu dilakukan agar pasar Pingit tidak mati suri.

Persoalan kelima yakni menyangkut akta kependudukan anak. Karena berdasar hasil pemantauan Forpi Kota Yogyakarta ke sejumlah sekolah dasar masih ditemukan anak yang belum memiliki akta lahir dengan beragam alasan.

Pada tahun 2024 ini, Forpi Kota Yogyakarta berharap zero persoalan anak yang belum memiliki akta lahir. Mengingat akta lahir anak merupakan hak setiap anak harus memilikinya.(*)

Baca Sebelumnya

Debat Capres Ketiga Digelar Malam Ini, TKD Jatim Yakin Prabowo Kuasai Materi

Baca Selanjutnya

10 Lowongan Kerja Menarik Sepekan: Kesempatan Bekerja di Kementerian dan Perbankan

Tags:

Forpi Kota Yogyakarta Isu Krusial Pemkot Yogyakarta Catatan 2023

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Digitalisasi Rusunawa Sleman: Dari SIMRUWA hingga Target Hunian Kelas Satu

15 April 2026 14:31

Digitalisasi Rusunawa Sleman: Dari SIMRUWA hingga Target Hunian Kelas Satu

Zulfikri Sofyan: Vonis Bebas di PN Ruteng NTT Adalah Lompatan Keadilan Substantif

15 April 2026 12:27

Zulfikri Sofyan: Vonis Bebas di PN Ruteng NTT Adalah Lompatan Keadilan Substantif

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

14 April 2026 15:49

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar