KETIK, SURAKARTA – Persebaya hanya bisa meraih satu poin saat melawan Persis di Stadion Manahan, Solo pada Sabtu malam, 9 Mei 2026. Hasil ini sekaligus menghentikan tren kemenangan Bajul Ijo dalam tiga pertandingan terakhir.
Banyak yang menyatakan rasa kecewa dengan hasil ini, padahal selama laga kemarin Bajul Ijo tampil dominan. Sebelum akhirnya di babak kedua Persis perlahan membalikkan keadaan.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares rupanya telah menyiapkan jawaban atas gagalnya meraih tiga poin di kandang Solo. Ia mengungkapkan, faktor pemain cedera jadi penyebabnya.
"Di waktu istirahat kami perlu mengganti Malik karena cedera. Di awal babak kedua kami perlu mengeluarkan Koko karena dia cedera. Kami juga mengeluarkan Bruno karena baru sembuh dari cedera," jelasnya.
Tavares mengaku sebenarnya ingin memetik tiga poin pada laga melawan Persis. Hanya saja semua sudah mentok. Pemain Persebaya banyak yang cedera pada saat babak kedua
"Kami ingin mengubah dan mengendalikan permainan dengan cara yang berbeda tapi kami tidak memilikinya," tuturnya.
Sebaliknya, pelatih asal Portugal itu memasukkan pemain-pemain muda pada laga lawan Persis. Menurutnya taktik dan strategi itu mau tidak mau harus ia lakukan karena banyak pemain yang cedera.
"Kami memasukkan pemain seperti Icas, Dimas, dan Tata. Saya mengapresiasi sikap yang mereka tunjukkan di dalam lapangan," katanya.
Dengan materi pemain seperti itu, ia memberikan apresiasi. Satu poin Persebaya menjadi tambahan penting untuk persaingan di papan atas klasemen sementara. (*)
