Tren Pizza Kaki Lima Menjamur di Surabaya, Jadi Favorit Gen Z hingga Mahasiswa

30 Juni 2026 12:10 30 Jun 2026 12:10

Fitra Herdian, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Tren Pizza Kaki Lima Menjamur di Surabaya, Jadi Favorit Gen Z hingga Mahasiswa

Pizza kaki lima adi tren di Surabaya, harga dan lokasi yang mudah dijangkau jadi alasannya. (Foto: Fitra/Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Pizza identik dengan kuliner yang berkelas, dihidangkan di restoran mewah dengan aneka topping premium. Namun seiring berjalannya waktu, tren makanan asal Italia itu mulai bergeser, tak lagi identik mewah yang hanya bisa dinikmati sejumlah kalangan. Pizza kini bisa dicicipi semua orang, bahkan banyak konsep baru yang hadir.

Terbaru, pizza kini hadir di kaki lima. Pembeli tak perlu lagi turun dari kendaraan, cukup memesan, bungkus dan menikmatinya di rumah bersama keluarga.

Salah satu konsep pizza kaki lima juga ada di Surabaya, yaitu di kawasan Jalan Tidar. Pemiliknya namanya, Lin Indriyana. 

Menariknya, walaupun usaha pizza-nya kaki lima. Lin tetap mempertahankan kualitas, yaitu dengan membuat adonan mentah langsung di lokasi.

"Pembelinya rata-rata dari remaja, pekerja, mahasiswa, gen z hingga keluarga ada yang membeli di sini," katanya pada Selasa, 30 Juni 2026.

Lin juga mengkreasikan pizza buatannya, seperti memberikan sentuhan Nusantara. Hal ini bertujuan agar pelanggannya tak merasa asing dengan rasa pizza, sehingga tetap bisa menikmati.

Ia juga membuat pizza long, berbentuk persegi panjang. Kreasi ini juga yang membuat usaha pizza-nya viral di media sosial. Sehingga membuat semakin banyak pelanggan yang penasaran untuk mencobanya.

"Ukuran pizza 40x20 sentimeter, bisa dipotong menjadi 16 slice. Sangat cocok disantap bersama keluarga maupun teman. Sampai sekarang itu yang paling banyak dicari pelanggan," ungkapnya.

Ia mengaku bersyukur berkat usaha dan tantangan yang telah dilalui, kini usahanya mulai banyak jadi perbincangan orang. Menilik ke belakang, Lin mengaku untuk bisa membangun usaha hingga besar seperti sekarang tak mudah.

Menurutnya, tantangan terbesar untuk menemukan formula yang tepat dari komposisi adonan, pilihan menu, hingga waktu produksi agar cepat disajikan kepada pelanggan.

"Pada awalnya satu pizza membutuhkan waktu hingga 30 menit untuk proses pembuatan. Akibatnya sehari hanya 10 posri yang terjual. Sekarang lebih efisien, sekitar 15-20 menit sudah siap saji," jelasnya.

Lin menambahkan, usaha awalnya membuat Zupa Soup. Usahanya itu juga masih ada hingga sekarang. Hadirnya pizza membuat tambahan menu dan pilihan bagi pelanggan. (*)

Tombol Google News

Tags:

Kuliner Surabaya Pizza Kaki Lima Lin Indriyana Berita Surabaya Info Surabaya