KETIK, SURABAYA – Aksi-aksi pemain di ajang Piala Dunia 2026 sukses menjadi pusat perhatian dunia saat ini. Sejak pertengahan Juni lalu, skill-skill individu ditambah kekompakan dan semangat menjadi modal sebuah tim meraih hasil terbaik.
Dari 48 negara yang menjadi peserta Piala Dunia 2026, seluruhnya menampilkan permainan terbaiknya. Tak peduli tim besar maupun tim kecil dan tak peduli pemain bintang ataupun nonbintang.
Hasilnya terbukti, beberapa nama Timnas yang baru tampil atau debutan sukses lolos ke babak 32 besar, seperti Cape Verde, RD Kongo dan lainnya. Pemain-pemain yang namanya jarang terdengar juga terus menunjukkan tajinya.
Akademisi sekaligus tokoh muda Jawa Timur Ezith Perdana Estafeta mengakuinya. Menurut dia, gelaran Piala Dunia tahun ini menunjukkan kualitasnya. Tak hanya terbanyak dari segi peserta, tapi jumlah penonton juga sangat luar biasa hingga mencetak rekor.
"Tim-tim nonunggulan berpeluang jadi juara pada ajang Piala Dunia kali ini. Dan, saya harap juaranya dari negara baru, bukan itu-itu saja," ujarnya di Surabaya pada Minggu, 5 Juli 2026.
Kendati berharap muncul juara baru, namun Ezith tetap mengakui bahwa dua negara yang selama ini dianggap kiblat sepak bola di bumi, yakni Brasil dan Argentina sangat-sangat besar peluangnya tampil di partai puncak.
Melihat bagan fase gugur, dari kedua negara tersebut, hanya salah satu yang akan tampil di babak final. Ini karena Brasil dan Argentina akan bentrok di babak semifinal jika tak tersentuh kekalahan di babak 16 dan 8 besar nantinya.
Di babak 16 besar atau perdelapan final, Brasil akan menghadapi Norwegia, sedangkan Argentina melawan Mesir. Kedua laga dipastikan sangat menarik karena mempertemukan bintang-bintangnya.
Di laga Brasil melawan Norwegia, jutaan pasang mata penggemar sepak bola menyaksikan duel antara Vinicius Junior Erling Haaland. Kemudian di pertandingan lainnya mempertemukan mega bintang Lionel Messi dan Mohammad Salah.
"Fase knock out semakin seru dan menegangkan karena mempertemukan tim-tim hebat. Siapa yang kalah maka langsung angkat koper," kata alumnus Universitas Airlangga itu
"Ya sekali lagi, semoga Piala Dunia 2026 muncul juara baru," tambah Ezith yang juga seorang pengusaha muda tersebut. (*)
.png)