Bukan Wapres Ban Serep, Delcy Rodríguez Punya Peran Penting di Pemerintahan Venezuela

Editor: Muhammad Faizin

6 Jan 2026 13:45

Thumbnail Bukan Wapres Ban Serep, Delcy Rodríguez Punya Peran Penting di Pemerintahan Venezuela
Wapres Venezuela, Delcy Rodríguez (kiri) usai dilantik sebagai Presiden sementara Venezuela, oleh kakak kandung yang juga Ketua Parlemen Venezuela, Jorge Rodriguez (kanan). (Foto: Kantor Kepresidenan Venezuela)

KETIK, SURABAYA – Wapres Venezuela, Delcy Rodríguez resmi dilantik menjadi presiden sementara oleh parlemen yang diketuai oleh kakak kandungnya sendiri, Jorge Rodríguez. Perempuan berhaluan sosialis kiri ini dihadapkan pada situasi pelik. Ketika pasangannya, Nicolas Maduro tiba-tiba ditangkap pasukan elite AS, Delta Force.

Berdasarkan putusan Tribunal Supremo de Justicia (TSJ) atau Mahkamah Agung Venezuela, Delcy Rodríguez akhirnya dilantik menjadi presiden sementara pada Senin, 5 Januari 2026 pukul 17:00 waktu setempat atau Selasa, 6 Januari 2026 pukul 04:00 WIB.

Selama ini, Delcy Rodríguez bukan wajah baru dalam perpolitikan negeri yang selama beberapa dekade menjadi musuh utama Amerika Serikat tersebut. Ia juga bukan sekedar wapres ban serep, istilah di Indonesia untuk menyebut wakil yang hanya diposisikan sebagai pelengkap.

Delcy Eloína Rodríguez Gómez atau Delcy Rodríguez, lahir di Caracas pada 18 Mei 1969, merupakan lulusan hukum Universidad Central de Venezuela. Dalam satu dekade terakhir, karier politiknya melesat sebagai figur sentral Chavismo dan wajah diplomasi internasional Revolusi Bolivarian.

Baca Juga:
Kecam Invervensi AS di Venezuela, Megawati: Ini Imperialisme Modern

Ia pernah menduduki berbagai jabatan strategis, mulai dari Menteri Luar Negeri, Menteri Komunikasi, Menteri Keuangan, Menteri Perminyakan, hingga akhirnya menjabat sebagai Wakil Presiden.

Media independen Venezuela, El Pitazo mencatat, Delcy bukan sekadar figur pelengkap, melainkan arsitek penting kebijakan luar negeri dan pengelolaan sanksi internasional terhadap negeri kaya minyak itu.

Tak heran, jika Nicolas Maduro pernah menjuluki Delcy sebagai “macan” karena ketegasannya.

Naiknya Delcy Rodríguez ke kursi presiden sementara, menjadi simbol kuat dinamika kekuasaan Venezuela saat ini, sekaligus membuka babak baru dalam perdebatan tentang demokrasi, legitimasi, dan konsentrasi kekuasaan di negara tersebut.

Baca Juga:
Maduro Ditangkap, Dunia Bergeser: Dari Diplomasi ke Normalisasi Kekerasan Global

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menyebut bahwa AS akan mendukung Delcy Rodríguez untuk menjalankan pemerintahan sementara di Venezuela.

Pernyataan Trump ini mematahkan spekulasi yang menyebut bahwa AS akan menunjuk tokoh oposisi Venzuela sekaligus peraih Nobel Perdamaian, Maria Corina Machado untuk menggantikan Nicolas Maduro.

Namun di sisi lain, pernyataan Trump itu juga menimbulkan kesan Delcy Rodríguez sebagai sosok yang disukai AS. Namun, Delcy memberikan pernyataan kontras dengan hal itu.

Dalam pernyataan pertamanya beberapa jam setelah penangkapan Nicolas Maduro, Delcy menyebut hal itu sebagai sesuatu yang melanggar hukum internasional. Saat itu ia menegaskan Nicolas Maduro adalah satu-satunya Presiden Venezuela yang sah serta mendesak pembebasannya beserta sang istri, Cilia Flores.

Delcy juga menegaskan, bahwa Venezuela tidak akan pernah tunduk sampai kapanpun kepada Amerika Serikat.

“Rakyat ini tidak akan pernah menjadi koloni siapa pun,” tegas Delcy pada 3 Januari 2026 lalu.  (*)

Baca Sebelumnya

Rotasi Pejabat Eselon II Pemkot Batu Menguat, BKPSDM Setor Hasil Ukom ke BKD Jatim

Baca Selanjutnya

Pelantikan Rotasi JPT Dikabarkan Jumat Ini, Sekda Pacitan Angkat Bicara

Tags:

wapres venezuela Delcy Rodriguez Presiden Venezuela Nicolás Maduro wapres ban serep

Berita lainnya oleh Muhammad Faizin

WFH ASN Berpotensi Disalahgunakan dan Belum Tentu Hemat Anggaran

12 April 2026 11:40

WFH ASN Berpotensi Disalahgunakan dan Belum Tentu Hemat Anggaran

WFH ASN Tidak Efektif Jika Tak Didukung Budaya Kerja Mandiri dan Sistem Pengawasan

12 April 2026 11:00

WFH ASN Tidak Efektif Jika Tak Didukung Budaya Kerja Mandiri dan Sistem Pengawasan

Mahasiswa UNEJ Ciptakan Insinerator Pengolah Sampah Jadi Listrik, Solusi Limbah dan Energi Terbarukan

12 April 2026 09:40

Mahasiswa UNEJ Ciptakan Insinerator Pengolah Sampah Jadi Listrik, Solusi Limbah dan Energi Terbarukan

Adik Bupati Tulungagung Ikut Terjaring OTT KPK, Lolos Status Tersangka

12 April 2026 08:21

Adik Bupati Tulungagung Ikut Terjaring OTT KPK, Lolos Status Tersangka

Sosok Ahmad Baharudin, Wabup yang Pernah Konflik Terbuka dengan Bupati Tulungagung

11 April 2026 07:30

Sosok Ahmad Baharudin, Wabup yang Pernah Konflik Terbuka dengan Bupati Tulungagung

BRIN Ungkap Objek Langit di Lampung-Banten Bekas Roket China, Pakar: Pengawasan Sampah Antariksa Harus Diperkuat

10 April 2026 06:40

BRIN Ungkap Objek Langit di Lampung-Banten Bekas Roket China, Pakar: Pengawasan Sampah Antariksa Harus Diperkuat

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar