Penyembelih Sapi Disebut Jagal atau Juleha? Jangan Salah Paham, Ini Penjelesannya

Editor: Fiqih Arfani

10 Jan 2026 17:05

Thumbnail Penyembelih Sapi Disebut Jagal atau Juleha? Jangan Salah Paham, Ini Penjelesannya
Direktur Utama PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda Fajar Arifianto (Foto Dok: Shinta M /Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Istilah jagal kerap dipersepsikan sebagai seseorang yang menyembelih sapi, padahal makna sebenarnya adalah pemilik sapi sekaligus pengusaha daging.

Direktur Utama PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda Fajar Arifianto menyebut dalam sistem Rumah Potong Hewan (RPH) modern, pemaknaan jagal sebagai penyembelih memang sudah tidak lagi tepat.

Dulu memang jagal itu menyembelih sendiri. Dia punya sapi, dia potong sendiri, dia cacah sendiri. Tapi sekarang sudah ada kompetensi khusus yang namanya juru sembelih halal (Juleha). Maka fungsi jagal kami luruskan, dia adalah pemilik sapi dan pengusaha daging, bukan penyembelih,” ujarnya di Surabaya, Sabtu, 10 Januari 2025.

Pemisahan peran ini, kata dia, menjadi bagian penting dari upaya menjaga kehalalan, keamanan dan kesejahteraan hewan dalam proses pemotongan.

Baca Juga:
Gerakan Pangan Murah Dirjen Pemasyarakatan Jatim, RPH Surabaya Sediakan Daging dengan Harga Bersahabat

Dalam sistem RPH Surabaya, penyembelihan hanya boleh dilakukan oleh Juleha yang memiliki sertifikasi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Mereka merupakan pegawai RPH, bukan pekerja milik jagal.

“Sekarang tidak boleh sembarang orang motong. Penyembelih itu harus Juleha, bersertifikat BNSP, punya jam terbang, dan orangnya sholeh. Ini bukan sekadar teknis, tapi bagian dari syariat,” tegasnya.

Selain Juleha, peran krusial lainnya di RPH adalah dokter hewan. Mereka bertugas memastikan sapi dalam kondisi sehat sebelum dipotong (ante mortem) dan memastikan daging aman dikonsumsi setelah pemotongan (post mortem).

“Dokter hewan itu aset RPH. Kalau sapi ada penyakit, ada cacing hati, atau tidak layak konsumsi, itu langsung dimusnahkan. Bayangkan kalau itu lolos ke pasar,” ucapnya.

Baca Juga:
Satgas Pangan Tinjau RPH Surabaya, Ungkap Penyebab Lonjakan Harga Daging Sapi

Menurut Fajar, keberadaan dokter hewan sering kali tidak disadari masyarakat, padahal merekalah yang menjamin daging yang keluar dari RPH benar-benar Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH).

Kesalahpahaman tentang istilah jagal kerap membuat masyarakat mengira semua daging sapi otomatis halal. Padahal, lanjut dia, kehalalan tidak hanya ditentukan oleh jenis hewannya, tetapi juga cara penyembelihannya.

“Daging sapi itu halal. Tapi kalau dipotong tidak sesuai syariat, ya jadi tidak halal. Kalau dipotong di tempat liar tanpa dokter hewan, kita juga tidak tahu aman atau tidak,” terang Fajar.

Di sisi lain, terkait pengembangan aktivitas RPH Pegirian ke RPH Tambak Osowilangun (TOW) awal tahun ini, pendaftaran mitra jagal sapi tahap pertama dibuka 29 Desember 2025 hingga 11 Januari 2026. Sedangkan, tahap kedua dibuka pada 9–25 Februari 2026.

Calon mitra jagal dapat mendaftar dengan menghubungi Kepala Bagian Pemotongan RPH Surabaya, drh. Nowo Siswo Yuworo melalui WhatsApp di Nomor 0822-3307-0410. (*)

Baca Sebelumnya

TP PKK Se-Kabupaten Lebak Guyub Berdonasi untuk Membantu Warga Banjir di Wanasalam

Baca Selanjutnya

Kemenag Sumenep Raih Penghargaan Layanan Digital Tingkat Jatim

Tags:

RPH jagal Juleha dirut fajar penyembelihan sapi

Berita lainnya oleh Fiqih Arfani

Program CKG di Jatim Tertinggi Kedua Nasional, Capaian JKN Tembus 97,71 Persen

15 April 2026 09:05

Program CKG di Jatim Tertinggi Kedua Nasional, Capaian JKN Tembus 97,71 Persen

Musrenbang Tak Sekadar Forum Tahunan! Gubernur Khofifah Ingatkan Perencanaan Pembangunan Harus Semakin Presisi  dan Kolaboratif

15 April 2026 07:57

Musrenbang Tak Sekadar Forum Tahunan! Gubernur Khofifah Ingatkan Perencanaan Pembangunan Harus Semakin Presisi dan Kolaboratif

BYE-BYE JUARA! Peluang Persebaya Angkat Trofi BRI Super League Musim ini Tertutup

14 April 2026 06:17

BYE-BYE JUARA! Peluang Persebaya Angkat Trofi BRI Super League Musim ini Tertutup

Beranggotakan Profesor Perempuan Terbanyak se-Tanah Air, Muslimat NU Pecahkan 2 Rekor MURI

12 April 2026 14:32

Beranggotakan Profesor Perempuan Terbanyak se-Tanah Air, Muslimat NU Pecahkan 2 Rekor MURI

Ramah di Kantong Emak-Emak! Ini Daftar Harga Bahan Pokok di Pasar Murah ala Gubernur Khofifah

12 April 2026 13:55

Ramah di Kantong Emak-Emak! Ini Daftar Harga Bahan Pokok di Pasar Murah ala Gubernur Khofifah

Terbaik! Gubernur Khofifah Sudah 59 Kali Gelar Pasar Murah Jaga Stabilitas Harga Pangan

12 April 2026 13:20

Terbaik! Gubernur Khofifah Sudah 59 Kali Gelar Pasar Murah Jaga Stabilitas Harga Pangan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H