KETIK, SURABAYA – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyalurkan bantuan tunai kepada pelaku UMKM yang menjadi korban kerusuhan dan pembakaran Polsek Tegalsari beberapa waktu lalu.
Bantuan yang diberikan berkisar antara Rp5 juta hingga Rp7 juta per pelaku usaha, sebagai bentuk dukungan agar mereka bisa kembali bangkit dan berjualan.
“Warga Surabaya, jadi ini untuk seluruh warga kota Surabaya. Kita lihat beliau-beliau ini membuka warung untuk menyambung hidup, menggerakkan ekonomi keluarga. Ternyata pas kejadian, tempatnya dibakar, barangnya diambil semua. Ini berarti sudah tidak benar,” tegas Eri Cahyadi setelah menyalurkan bantuan Kamis 4 September 2025.
Eri mengungkapkan bahwa kejadian ini harus menjadi pengingat bagi seluruh warga Surabaya agar semakin guyub rukun dan saling menjaga kota.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu menjaga keamanan dan ketertiban.
“Kalau ada yang anarkis, mengambil barang orang lain, Surabaya kudu bersatu, kudu metuh. Ayo jogo Suroboyo,” paparnya.
Selain memberikan bantuan tunai, Pemkot Surabaya berencana menempatkan para pedagang di Sentra Wisata Kuliner (SWK) sekitar Tegalsari atau lokasi yang dekat dengan tempat tinggal mereka.
Eri juga memastikan Dinas Koperasi akan mengawal proses pemulihan usaha para pedagang hingga bisa kembali berjualan.
“Yang penting beliau bisa meneruskan perjuangan, menggerakkan ekonomi, dan menjual kembali. Ada yang minta rombong karena ingin dekat dengan anaknya, insya Allah kami berikan,” ujarnya.
Diketahui, terdapat tujuh warung yang terdampak kerusuhan tersebut. Jenis usaha mereka bervariasi, mulai dari warung makan, sate, minuman, warkop, masakan Padang, hingga Chinese food.
Eri memastikan semua korban akan mendapatkan perhatian penuh agar segera pulih dan beraktivitas kembali.
“Ini warga Surabaya. Ini anak warga Surabaya yang ada di sini. Saya ini warga Surabaya tanir,” pungkas Eri.
Sebagai informasi, kebakaran di Mapolsek Tegalsari ini terjadi sekitar pukul 00.33 WIB. Kobaran api melahap sebagian besar bangunan, sementara massa yang bertahan melakukan pengrusakan dan penjarahan.
Tidak hanya Mapolsek Tegalsari, ternyata para pedagang di sekitar juga menjadi korban penjarahan sekaligus pembakaran.(*)
Eri Cahyadi Salurkan Bantuan untuk UMKM Korban Kerusuhan dan Pembakaran Polsek Tegalsari
4 September 2025 13:26 4 Sep 2025 13:26
Shinta Miranda, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Eri Cahyadi menyalurkan bantuan untuk salah satu pedagang yang terdampak kerusuhan. (Foto: Shinta Miranda/Ketik)
Tags:
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi UMKM Surabaya Polsek Tegalsari dampak polsek tegalsari UMKM sekitar tegalsari surabaya Eri Pemkot SurabayaBaca Juga:
Pedagang di Surabaya Ungkap Nasib Kambing dan Sapi Kurban yang Tak Laku Terjual saat IduladhaBaca Juga:
PT SIER dan Holding BUMN Danareksa Bagikan 3.000 Daging Kurban Perkuat Ekonomi KerakyatanBaca Juga:
Mahasiswa Untag Surabaya Sukses Gelar Kompetisi Cheerleading “Hype Wave Motion 2026”Baca Juga:
Pemanasan Jelang 5th CFF 2026, Ratusan Pecinta Film Surabaya Tukar Ide di Nyabar Universitas CiputraBaca Juga:
Khofifah Tinjau Cek Kesehatan Gratis untuk Ribuan Driver Gojek di SurabayaBerita Lainnya oleh Shinta Miranda
30 Oktober 2025 15:28
Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf
29 Oktober 2025 05:15
Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat
28 Oktober 2025 21:11
Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi
28 Oktober 2025 19:05
Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan
28 Oktober 2025 18:57
Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya
27 Oktober 2025 16:00
[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!
Trending
Kepala SD di Pemalang Tahan Tangis Usai Terima SK Penugasan, Praktisi Hukum: Jangan Jadikan ASN Korban Kebijakan
BGN Setop Operasional dan Penyaluran Dana 24 SPPG di Sampang, Ini Daftarnya
Alun-Alun Kepanjen Kabupaten Malang Dibangun di Kanjuruhan, PDI Perjuangan: Jadi Simbol Tinggalkan Pola Pikir Kolonial
Kepsek Wanita Lansia Menangis Usai Dimutasi, Ormas 234 SC Kritik Kebijakan Pemkab Pemalang
