KETIK, SURABAYA – DPRD dan Pemkot Surabaya berkomitmen mendukung penuh untuk program Makan Bergizi Gratis Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Program makan bergizi juga sudah diuji coba di beberapa daerah termasuk di Surabaya, program tersebut juga sebagai upaya pemerintah untuk mengentas stunting.
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Bachtiar Rifai mengungkapkan bahwa program ini masih dalam tahap pembicaraan informal antara Pemkot Surabaya, Pemprov Jatim dan Kemendagri.
"Rencananya (Makan Bergizi Gratis) akan dimulai di tahun 2025 dan akan ada sharing anggaran," ujar Bachtiar, pada Jumat 8 November 2024.
Namun, Politisi Gerindra ini menyebut rencana tersebut belum diputuskan. Sebab, beberapa daerah di Jawa Timur tidak memiliki anggaran yang cukup untuk menjalankan program Makan Bergizi Gratis.
Bachtiar menegaskan pihaknya akan melakukan pergeseran alokasi anggaran APBD Kota Surabaya 2025 lewat MPAK (Mendahului Perencanaan Anggaran Keuangan).
Pria asal Lamongan menambahkan, MPAK boleh dilakukan dengan catatan, program tersebut bersifat genting dan menyangkut hajat hidup masyarakat.
"MPAK boleh di triwulan pertama dan kedua. Namun, tidak boleh di triwulan ketiga karena sudah masuk PAK. Pastinya belum tahu, kita masih menunggu arahan pemerintah pusat," terangnya.
Bachtiar menambahakan bahwa DPRD bersama pemerintah akan terus berkomunikasi secara intensif, untuk membahas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di Kota Surabaya.
"Intinya kalau misalkan nanti sharing anggaran, Pemkot, TAPD, Banggar DPRD Surabaya akan melakukan evaluasi terhadap program yang sudah kita canangkan," pungkas Bachtiar.(*)
DPRD Surabaya Komitmen Dukung Penuh Program Makan Bergizi Gratis Prabowo-Gibran
8 November 2024 16:42 8 Nov 2024 16:42
Shinta Miranda, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Wakil Ketua DPRD Surabaya Bachtiar Rifai. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)
Tags:
DPRD Surabaya pemkot Program Makan Bergizi Presiden Prabowo Subianto GibranBaca Juga:
Empat Hari Jalani Agenda Kenegaraan, Prabowo Pamitan dengan Foto Bareng Pengawal PrancisBaca Juga:
Prabowo Disambut Macron di Paris, Bahas Pertahanan hingga Energi BersihBaca Juga:
Prabowo Instruksikan Sekolah-Sekolah Mulai Ajarkan Bahasa PrancisBaca Juga:
Geram Gegara Lambatnya Respons BGN Pacitan Koordinasi MBG, DPRD Sebut: Ini Penghinaan!Baca Juga:
Pengamat Hukum Kurnia Saleh Nilai Narasi Kritik terhadap Satgas PKH Berpotensi Bangun Distrust PublikBerita Lainnya oleh Shinta Miranda
30 Oktober 2025 15:28
Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf
29 Oktober 2025 05:15
Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat
28 Oktober 2025 21:11
Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi
28 Oktober 2025 19:05
Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan
28 Oktober 2025 18:57
Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya
27 Oktober 2025 16:00
[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!
Trending
Kepala SD di Pemalang Tahan Tangis Usai Terima SK Penugasan, Praktisi Hukum: Jangan Jadikan ASN Korban Kebijakan
Ratusan Guru dan Kepsek Pemalang Terima SK Penugasan, Sejumlah Kepala SD Kecewa Dipindah Jauh dari Domisili
BGN Setop Operasional dan Penyaluran Dana 24 SPPG di Sampang, Ini Daftarnya
Alun-Alun Kepanjen Kabupaten Malang Dibangun di Kanjuruhan, PDI Perjuangan: Jadi Simbol Tinggalkan Pola Pikir Kolonial
