Syawalan di Sleman, Sri Sultan HB X: Orang Arif Takut Melanggar Norma

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Muhammad Faizin

7 Apr 2026 05:20

Headline

Thumbnail Syawalan di Sleman, Sri Sultan HB X: Orang Arif Takut Melanggar Norma
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyambut jabat tangan Bupati Sleman Harda Kiswaya dalam rangkaian agenda Syawalan di Sleman. Dalam kesempatan tersebut, Sri Sultan menekankan pentingnya prinsip Mulat Sariro dan kejernihan berpikir bagi ASN agar tidak melanggar aturan serta norma yang berlaku. (Foto: Prokompim Sleman for Ketik.com)

KETIK, SLEMAN – Di bawah naungan atap joglo Pendopo Parasamya, Senin, 6 April 2026, suasana Syawalan Pemerintah Kabupaten Sleman terasa lebih dari sekadar seremoni maaf-memaafkan.

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, hadir membawa pesan mendalam mengenai integrasi nilai spiritual ke dalam kerja birokrasi. Bagi Sultan, Ramadan dan Idulfitri adalah satu siklus utuh yang pada hakikatnya merupakan kesatuan ibadah guna menstimulasi "potensi nurani" masyarakat dalam menghadapi tantangan berbangsa.

Dalam pidatonya di hadapan jajaran Pemerintah Kabupaten Sleman, Sri Sultan HB X menekankan bahwa keharuan berpisah dengan Ramadan mestinya menyisakan "embun hikmah" yang harus diresapi dan diamalkan. Ia melihat nilai keikhlasan, prasangka baik, tawakal, dan optimisme sebagai modal utama bagi aparatur negara untuk tetap tegak di tengah terpaan cobaan kehidupan yang kian kompleks. Syawalan, menurut Sultan, adalah telaga spiritual yang mencerahkan hati sekaligus menguatkan iman sebagai petunjuk jalan menuju kepastian.

Gubernur yabg juga Raja Keraton Yogyakarta tersebut juga menyoroti bagaimana semangat Idulfitri harus mampu mengurai kembali kekusutan hubungan antar sesama. Di tengah masyarakat yang kerap diterpa perbedaan nalar dan pikir dalam menyikapi suatu permasalahan, Sri Sultan meminta para pejabat dan warga untuk tetap mengedepankan kejernihan berpikir serta empati. Ia mengingatkan bahwa sosok yang arif adalah mereka yang memiliki rasa takut untuk melanggar berbagai aturan dan norma yang berlaku.

“Sudah selayaknya kita mampu berpikir jernih dan empatik. Karena bagi orang-orang yang arif, ia akan takut melanggar berbagai aturan dan norma yang ada, seiring prinsip Mulat Sariro, Jumangkah Jantraning Laku,” tutur Sri Sultan HB X.

Falsafah tersebut menjadi pengingat agar setiap pengambilan kebijakan selalu didasari oleh sikap mawas diri yang mendalam. Gayung bersambut, Bupati Sleman Harda Kiswaya mengamini arahan tersebut sebagai pijakan untuk membenahi pelayanan publik.

Bupati Harda memandang nilai kesabaran dan kejujuran hasil tempaan Ramadan harus termanifestasi dalam tata kelola pemerintahan yang humanis guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menyadari tantangan Sleman ke depan akan semakin kompleks, mulai dari pertumbuhan penduduk, dinamika ekonomi, hingga perkembangan teknologi yang menuntut respons cepat dan tepat.

“Pelayanan publik bukan sebatas rutinitas pekerjaan, namun menjadi bentuk pengabdian pada masyarakat. Integritas merupakan landasan utama dalam setiap langkah pengabdian,” ujar Harda Kiswaya. Ia meyakini, berbekal integritas ini, ASN Sleman akan menjadi pelopor perubahan dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dan responsif.

Bupati Harda juga menegaskan komitmen Pemkab Sleman untuk terus mendorong peningkatan kapasitas ASN agar menjadi insan yang mumpuni dan profesional. Pertemuan itu dihadiri pula oleh Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X, GKR Hemas, GKBRAyA Paku Alam, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, serta segenap Forkopimda dan para pamong kalurahan se-Kabupaten Sleman.

Acara ditutup dengan prosesi jabat tangan yang hangat antara jajaran pemerintah daerah dengan Gubernur DIY, sebuah simbolisasi keharmonisan dan sinergi birokrasi di wilayah Yogyakarta. (*)

Baca Juga:
Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini
Baca Juga:
Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman
Baca Sebelumnya

Muhammadiyah Berduka! Ketua LHKP PWM Jatim Sekaligus Politikus Senior Mirdasy Tutup Usia

Baca Selanjutnya

Unikama Gelar Coaching Clinic PKM 2026, Hadirkan Reviewer Nasional untuk Bekali Mahasiswa

Tags:

Sri Sultan HB X Pemkab Sleman Syawalan Idulfitri 1447 H Harda Kiswaya DIY Integritas ASN Etika Birokrasi Pendopo Parasamya Mulat Sariro Danang Maharsa Pamong Kalurahan

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Digitalisasi Rusunawa Sleman: Dari SIMRUWA hingga Target Hunian Kelas Satu

15 April 2026 14:31

Digitalisasi Rusunawa Sleman: Dari SIMRUWA hingga Target Hunian Kelas Satu

Zulfikri Sofyan: Vonis Bebas di PN Ruteng NTT Adalah Lompatan Keadilan Substantif

15 April 2026 12:27

Zulfikri Sofyan: Vonis Bebas di PN Ruteng NTT Adalah Lompatan Keadilan Substantif

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

14 April 2026 15:49

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H