Bupati Sleman Lantik Pengurus Lar Gangsir, Perkuat Komitmen Pelestarian Tosan Aji Warisan UNESCO

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Fisca Tanjung

15 Des 2025 09:18

Thumbnail Bupati Sleman Lantik Pengurus Lar Gangsir, Perkuat Komitmen Pelestarian Tosan Aji Warisan UNESCO
Bupati Sleman Harda Kiswaya didampingi pengurus perkumpulan Tosan Aji Lar Gangsir mengamati koleksi keris di sela acara pelantikan pengurus perkumpulan ini. (Foto: Prokompim Sleman for Ketik.com)

KETIK, SLEMAN – Bupati Sleman Harda Kiswaya resmi melantik Pengurus Perkumpulan Tosan Aji Lar Gangsir masa bakti 2025–2030 di Pendopo Parasamya.

Pelantikan ini menjadi penegasan komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman bersama komunitas budaya dalam menjaga sekaligus mengembangkan warisan leluhur, khususnya Tosan Aji atau keris, yang telah mendapat pengakuan dunia dari UNESCO.

Keris sendiri merupakan Warisan Budaya Tak Benda (WBTb) yang diakui UNESCO sejak 2005 sebagai Masterpiece of the Oral and Intangible Heritage of Humanity. Pengakuan tersebut diberikan bukan semata karena bentuk fisiknya sebagai senjata tradisional, tetapi juga karena nilai seni, filosofi, spiritualitas, serta keahlian pembuatannya yang diwariskan secara turun-temurun.

Baca Juga:
Reyog Diakui UNESCO, Khofifah Perkuat Ekosistem dan Regenerasi Seniman Menuju Panggung Dunia

Nilai Filosofis dan Keahlian Empu

Keris ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda karena mengandung nilai filosofis dan simbolis yang mendalam. Keris tidak hanya dipandang sebagai senjata, tetapi juga menjadi simbol kebijaksanaan, status, serta filosofi hidup masyarakat Nusantara.

Keahlian pembuatannya (Master Craftsmanship) oleh empu turut melibatkan pengetahuan metalurgi, spiritualitas, dan seni ukir yang diwariskan melalui tradisi lisan dan praktik budaya.

Baca Juga:
Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Pelantikan yang berlangsung Sabtu, 13 Desember 2025, tersebut dihadiri ratusan anggota paguyuban tosan aji dari DIY dan Jawa Tengah. Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan pameran keris dan benda pusaka sebagai sarana edukasi dan apresiasi terhadap kekayaan seni tempa Nusantara.

Peran Komunitas dan Dukungan Pemkab

Selain mengucapkan selamat kepada para pengurus, Bupati Harda Kiswaya menekankan pentingnya peran aktif pengurus baru dalam melestarikan tosan aji melalui program-program inovatif.

Bupati Harda menegaskan bahwa tosan aji tidak dipandang sekadar pusaka, melainkan sebagai warisan budaya adiluhung yang memiliki nilai historis dan potensi besar.

“Saya berharap ke depan Lar Gangsir menjadi perkumpulan tosan aji yang memiliki kontribusi besar dalam upaya melestarikan tosan aji, khususnya di Sleman dan DIY. Tosan aji ini juga memiliki potensi ekonomi kreatif dan pariwisata yang besar,” ujar Harda, saat di konfirmasi Ketik.com, Senin, 15 Desember 2025.

Ia menegaskan, Pemkab Sleman siap memberikan dukungan penuh demi keberlangsungan budaya tosan aji di wilayahnya, sejalan dengan upaya pelestarian warisan budaya internasional.

Fokus pada Produksi dan Regenerasi Empu

Sementara itu Ketua Perkumpulan Tosan Aji Lar Gangsir, Hedi Hariyanto, memaparkan bahwa Lar Gangsir yang didirikan pada tahun 2019 telah menginjak tahun keenam dan berhasil menginisiasi berbagai program kerja sama lintas pihak.

“Fokus utama kami adalah keberlangsungan produksi tosan aji, artinya kami ingin memastikan tradisi menempa keris tidak punah,” kata Hedi.

Lebih lanjut, Hedi mengungkapkan target jangka panjang Lar Gangsir adalah regenerasi dan penciptaan empu keris baru yang kreatif.

“Kami ingin melahirkan generasi penerus yang tidak hanya mahir menempa, tetapi juga memahami nilai-nilai filosofisnya. Semoga program kami terus bergulir dan berkelanjutan demi lestarinya budaya tosan aji,” pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Kementerian BUMN Turun Kasta Jadi Badan, Begini Status Pegawainya

Baca Selanjutnya

Panasi Mesin Partai, PKS Trenggalek Gelar Rakerda Kali Pertama

Tags:

Bupati Sleman Harda Kiswaya Pemkab Sleman Tosan Aji keris Lar Gangsir Perkumpulan Tosan Aji warisan budaya Unesco Yogyakarta Pelestarian budaya empu

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Digitalisasi Rusunawa Sleman: Dari SIMRUWA hingga Target Hunian Kelas Satu

15 April 2026 14:31

Digitalisasi Rusunawa Sleman: Dari SIMRUWA hingga Target Hunian Kelas Satu

Zulfikri Sofyan: Vonis Bebas di PN Ruteng NTT Adalah Lompatan Keadilan Substantif

15 April 2026 12:27

Zulfikri Sofyan: Vonis Bebas di PN Ruteng NTT Adalah Lompatan Keadilan Substantif

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

14 April 2026 15:49

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar