Di Situbondo, Ketua Umum dan Rais 'Aam PBNU Resmikan Auditorium Kiai As’ad

28 Oktober 2026 01:12 28 Okt 2026 01:12

Heru Hartanto, Rahmat Rifadin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Di Situbondo, Ketua Umum dan Rais 'Aam PBNU Resmikan Auditorium Kiai As’ad

Ketua Umum dan Rais 'Aam PBNU ketika tandatangani Prasasti Auditorium Kiai As’ad dan Meeting Room Kiai Sufyan, Selasa 27 Oktober 2026 (Foto: Heru Hartanto/ketik.com)

KETIK, SITUBONDO – KH Miftachul Akhyar Rais 'Aam PBNU, bersama KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) Ketua Umum PBNU meresmikan Auditorium KHR As’ad Samsul Arifin dan Meeting Room KH Ahmad Sufyan Miftahul Arifin di Kantor PCNU Situbondo, Selasa 27 Oktober 2026, malam.

Selain meresmikan Auditorium dan Meeting Room tersebut, PBNU masa khidmat 2026 – 2031 juga melakukan siliturrahmi dengan PCNU Kabupaten Situbondo. Pemilihan Kabupaten Situbondo sebagai lokasi cabang pertama yang dikunjungi, karena PCNU Situbondo kompak dalam melaksanakan organisasi ini.

Selain itu, Gus Kikin juga menekankan pentingnya membangun kebersamaan, memperkuat ukhuwah, serta meningkatkan sinergi antar-pengurus demi mewujudkan kekompakan dan persatuan yang lebih kuat di masa depan.

“Terkait program kerja ke depan, PBNU berfokus pada penguatan nilai-nilai keagamaan, salah satunya dengan mempelajari dan mengkaji bersama Qanun Asasi sebagai acuan dan pedoman program secara keseluruhan,” jelas Gus Kikin.

PBNU juga berkomitmen untuk merangkul seluruh elemen, termasuk kader muda dan berbagai kalangan, guna memperkuat peran organisasi dalam menjawab berbagai tantangan diera digitalisasi ini.

“Nama Kiai As'ad diabadikan menjadi nama Auditorium PCNU Situbondo berdasarkan latar belakang sejarah dan perjuangan beliau. Selain itu, tokoh Kiai Sufyan Namanya diabadikan menjadi nama Meeting Room. Kiai Sufyan merupakan penerus perjuangan Kiai As'ad,” ujar Gus Kikin.

Sementara itu, Dr. Muhyiddin Khotib Ketua PCNU Situbondo mengatakan, nama Kiai As'ad diabadikan menjadi nama sebuah auditorium. Keputusan ini dilatarbelakangi oleh sejarah panjang serta perjuangan beliau di Nahdlatul Ulama (NU) dan masyarakat.

“Beberapa pertimbangan utama di balik penetapan nama tersebut yakni, Kiai As'ad adalah tokoh yang pertama kali menggagas dan membangun gedung NU bersama masyarakat secara swadaya. Kemudian, Beliau juga melakukan renovasi lanjutan hingga gedung tersebut terbangun menjadi dua lantai,” jelas Ketua PCNU Situbondo.

Selanjutnya, kata Muhyiddin Khotib, status Kiai As'ad sebagai pahlawan nasional dari kalangan NU dinilai sangat layak untuk diabadikan sebagai simbol pada bangunan Kantor PCNU Situbondo.

“Keputusan ini telah disepakati bersama oleh pengurus harian, para kiai, serta elemen masyarakat. Selain itu, tokoh Kiai Sufyan yang merupakan penerus perjuangan Kiai As'ad di PBNU sejak tahun 1984 serta pengembang renovasi berikutnya, juga turut diabadikan namanya pada bagian meeting room,” pungkas Ketua PCNU Situbondo. (*)

Tombol Google News

Tags:

Di Situbondo Ketua Umum Dan Rais 'aam Pbnu Resmikan Auditorium Kiai As’ad Dan Meeting Room Kiai Sufyan