KETIK, SIDOARJO – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sidoarjo menyusun kekuatan hebat sejak dini. Meski Pemilu Legislatif 2029 masih beberapa tahun lagi, partai penguasa Parlemen Sidoarjo itu telah merancang langkah-langkah strategis. Hari Fraksi salah satu gebrakannya.
Jumat (1 Mei 2026), DPC PKB Sidoarjo menyampaikan strategi yang dipersiapkan partai tersebut. Seluruh anggota Fraksi PKB DPRD Sidoarjo datang. Hadir pula pengurus DPC PKB Sidoarjo maupun badan-badan otonom. Termasuk, undangan dari kiai-kiai di PC NU Sidoarjo. Acara dikemas dalam momentum halalbihalal.
Anggota Fraksi PKB DPRD Sidoarjo siap menjadikan Hari Fraksi sebagai jembatan khusus untuk menyerap aspirasi masyarakat. (Foto: Istimewa)
Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Sidoarjo Abdillah Nasih menjelaskan, ada empat arahan DPW PKB Jawa Timur agar DPC PKB Sidoarjo melaksanakan empat program strategis.
Apa saja empat program itu? Pertama, jelas Abdillah Nasih, penetapan Hari Fraksi yang dimulai serentak pada 1 Mei 2026. Kedua, restrukturisasi partai di tingkat DPC. Mesin partai diperkuat hingga level akar rumput.
Ketiga, pemetaan dan penguatan zona pemenangan. ”Mana dapil yang tidak punya caleg potensi, mana yang identity party-nya masih lemah, semua dipetakan,” papar Abdillah Nasih.
Keempat adalah pencalegan dini. Pada akhir 2026 sudah mulai berjalan pencalegan dini, tahap awal. Di Fraksi PKB, akan ditanyakan kepada setiap anggota. Mereka masih bertahan di kabupaten atau hendak naik ke provinsi di DPRD Jatim, bahkan DPR RI di pusat.
”Itu empat program yang harus dikawal,” tandas Abdillah Nasih.
Untuk Hari Fraksi, DPC PKB sudah memulainya per Jumat 1 Mei 2026). Abdillah Nasih menyatakan bahwa Hari Fraksi tersebut menjadi fungsi representasi politik masyarakat bagi anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Sidoarjo.
Hari Fraksi menjadi pintu untuk penyaluran aspirasi yang dibuka lebar-lebar. Setiap Jumat, anggota Fraksi PKB berkumpul di kantor DPC PKB, Jalan Erlangga, Sidoarjo.
”Anggota Fraksi PKB akan ngantor di DPC mulai jam 8 pagi sampai 4 sore,” ujar Abdillah Nasih.
Hari Fraksi sekaligus menjadi kebijakan baru dari DPC PKB Sidoarjo. Juga menjadi bagian dari komitmen PKB Sidoarjo untuk semakin dekat dengan masyarakat.
”Kami ingin mendengar langsung aspirasi masyarakat. Monggo disampaikan unek-unek, wadulan, atau usulannya. Kantor DPC PKB terbuka lebar,” terang Abdillah Nasih yang juga Ketua DPRD Sidoarjo itu.
PKB Sidoarjo siap menuntaskan banyak pekerjaan rumah di Kabupaten Sidoarjo. Mulai urusan pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur. Nah, PKB ingin memantapkan peran partai sebagai penyambung lidah masyarakat.
”Masyarakat bebas menyampaikan aspirasinya,” tegasnya.
Ketua Fraksi PKB DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudlori akan memandu langsung pelaksanaan Hari Fraksi. Namun, selain pada Hari Fraksi, Dhamroni Chudlori menegaskan bahwa aspirasi masyarakat bisa disampaikan kapan saja kepada PKB Sidoarjo.
”Kami jembatani komunikasi langsung dengan Hari Fraksi ini. Secara formal begitu. Tapi, kami tidak hanya di hari Jumat, kapan saja bisa,” katanya.
Dia memastikan setiap aspirasi akan dikawal dan ditindaklanjuti sesuai harapan dan keinginan masyarakat. (*)
