Komisi A-BKD Sidoarjo Perjuangkan Pegawai Honorer ke Jakarta 3 Agustus

Jurnalis: Fathur Roziq
Editor: M. Rifat

3 Agt 2023 00:52

Thumbnail Komisi A-BKD Sidoarjo Perjuangkan Pegawai Honorer ke Jakarta 3 Agustus
(Grafis: Rihad Humala/Ketik.co.id)

KETIK, SIDOARJO – Akan bagaimanakah nasib para tenaga honorer Sidoarjo? Setelah 28 November 2023 mendatang, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) akan menghapus status pegawai honorer di seluruh Indonesia. BKD Sidoarjo dan Komisi A DPRD Sidoarjo berangkat ke Jakarta Kamis (3/8/2023) ini.

Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo Ahmad Dhamroni Chudlori menyatakan akan mendampingi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sidoarjo saat menghadiri pertemuan di kantor Kemen PAN-RB. Dia berangkat bersama Warih Andono, anggota Komisi A. Pertemuan itu direncanakan dihadiri oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dari seluruh Indonesia.

”Seluruh daerah mungkin punya masalah dan solusi yang berbeda untuk pegawai honorer ini,” kata Dhamroni.

Yang bakal dibahas, antara lain, soal tenaga-tenaga honorer yang mungkin belum dapat skema lanjutan. Yakni, bagaimana pengabdian mereka selanjutnya di pemerintah daerah. Misalnya, ada daerah yang baru mengangkat banyak pegawai honorer. Masalahnya tentu lebih kompleks.

Baca Juga:
Anggota DPRD Sidoarjo Rafi Wibisono Ungkap Aset Pemkab Jadi TPS Sampah Liar

Untungnya Sidoarjo tidak sampai seperti itu. Di Sidoarjo, yang belum masuk skema solusi adalah 2.533 pegawai honorer. Bisa jadi, di antara mereka, harus terkena efisiensi dan rasionalisasi. Misalnya, jika sebuah pekerjaan cukup dilakukan 2 orang, tidak perlu ada 3 sampai 4 tenaga honorer.

Persoalan lainnya menyangkut tenaga-tenaga teknis berkeahlian khusus. Misalnya, tenaga bidang teknologi informasi di Dinas Kominfo Sidoarjo. Mereka tidak mudah untuk dialihdayakan. Sebab, mereka punya keahlian khusus. Tidak mudah diganti begitu saja oleh orang lain.

”Perlu dipikirkan cara yang lebih baik,” tegas legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.

Foto Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudlori saat hearing dengan Badan Kepegawaian (BKD) Sidoarjo beberapa waktu lalu. (Foto: Fathur Roziq/Ketik.co.id)Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudlori saat hearing dengan Badan Kepegawaian (BKD) Sidoarjo beberapa waktu lalu. (Foto: Fathur Roziq/Ketik.co.id)

Baca Juga:
Empat Posisi di BPR Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo ”Terlarang” untuk Pengurus Parpol

Dhamroni berharap pertemuan di Kemen PAN-RB ini menghasilkan kebijakan yang berpihak pada tenaga honorer. Bagaimanapun, keberadaan mereka masih sangat dibutuhkan oleh Pemkab Sidoarjo. Sebagian bahkan telah mengabdi sangat lama. Belasan tahun.

Data Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sidoarjo menyebutkan, saat ini, total ada 8.753 pegawai honorer di Pemkab Sidoarjo. Mereka bekerja di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD). Masa kerja bervariasi. Antara 2 tahun sampai 14 tahun.

Di antara 8 ribuan pegawai honorer itu, 3.088 orang sudah tercatat dalam data base Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Nasibnya relatif lebih jelas. Mereka akan diprioritaskan untuk penataan. Baik mengikuti seleksi menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) atau Calon Aparatur Sipil Negara (CASN). Bahkan, 1.179 sudah dipastikan lolos seleksi PPPK.

Adapun sisanya, 5.665 orang belum masuk data base BKN. Namun, sudah ada 1.345 yang diterima menjadi PPPK. Jika ditotal, pegawai honorer yang telah lolos menjadi PPPK mencapai 2.524 orang. Yang belum lolos seleksi PPPK mencapai 6.229 orang.

Plt Kepala BKD Sidoarjo M. Makhmud menyatakan, 3.696 pegawai honorer yang belum lolos itu masuk penataan. Di antaranya, mengikuti program alih daya. Mereka adalah pegawai honorer yang bekerja sebagai tenaga kebersihan (420 orang), tenaga keamanan (708 orang), sopir 144 orang, dan guru (2.424 orang).

”Ada 2.533 tenaga di luar tenaga kebersihan dan lainnya itu dicarikan formulasinya. Misalnya nanti PPPK paro waktu atau lainnya,” terangnya pekan lalu.

BKD Sidoarjo, lanjut Makhmud, telah menyiapkan penataan pegawai honorer tersebut. Pada Kamis, 3 Agustus, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) mengundang seluruh BKD se-Indonesia untuk rapat di Jakarta. (*)

Baca Sebelumnya

Atlet Belia Ternate Almaidah Puteri Chaisar, Peraih Emas Kejuaraan Taekwondo di Manado

Baca Selanjutnya

Hadiri Acara Disdik Jabar, KPK Ingatkan Nasihat Guru adalah Pondasi Karakter Bangsa

Tags:

honorer Tenaga Honorer Pegawai Honorer BKD Sidoarjo DPRD Sidoarjo Pemkab Sidoarjo Kemen PAN RB

Berita lainnya oleh Fathur Roziq

Anggota DPRD Sidoarjo Rafi Wibisono Ungkap Aset Pemkab Jadi TPS Sampah Liar

15 April 2026 11:17

Anggota DPRD Sidoarjo Rafi Wibisono Ungkap Aset Pemkab Jadi TPS Sampah Liar

DLHK Sidoarjo Tindak TPS Liar di Jabon Sidoarjo

15 April 2026 10:07

DLHK Sidoarjo Tindak TPS Liar di Jabon Sidoarjo

DPRD Sidoarjo Ingatkan Komisaris-Direksi BPR Delta Artha dan Aneka Usaha

14 April 2026 08:21

DPRD Sidoarjo Ingatkan Komisaris-Direksi BPR Delta Artha dan Aneka Usaha

Empat Posisi di BPR Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo ”Terlarang” untuk Pengurus Parpol

14 April 2026 06:52

Empat Posisi di BPR Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo ”Terlarang” untuk Pengurus Parpol

Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

12 April 2026 06:30

Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?

11 April 2026 06:49

Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar