Makan Bergizi Gratis di Pacitan Belum Merata, Baru 2 Kecamatan yang Menikmati

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

15 Jan 2025 14:59

Thumbnail Makan Bergizi Gratis di Pacitan Belum Merata, Baru 2 Kecamatan yang Menikmati
Realisasi Program MBG di Pacitan yang mulai dilaksanakan pada, Senin, 6 Januari 2025 lalu. (Foto: Budiyanto for Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto mulai terlaksana sejak Senin, 6 Januari 2025. Namun, hingga saat ini pelaksanaannya masih terbatas dan belum merata di seluruh Kecamatan di Kabupaten Pacitan.

Dari total 12 Kecamatan di Pacitan, program ini baru dilaksanakan di 2 kecamatan.

Di Kecamatan Tulakan, MBG telah diterapkan di 13 satuan pendidikan, sementara di Kecamatan Pacitan, program dilaksanakan di 6 satuan pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Pacitan, Budiyanto, mengungkapkan, meskipun uji coba MBG telah dilakukan pada Jumat, 21 Desember 2024, implementasi di lapangan masih terbilang terbatas.

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

“Jadi kalau uji coba sudah dilakukan beberapa waktu lalu, dilaksanakan pada Jumat, 21 Desember 2024. Ini diambil baru beberapa lembaga saja. Tapi tiap hari sudah berjalan sejak tanggal 6 Januari lalu," kata Budiyanto, Rabu, 15 Januari 2025.

Terkait pertanyaan mengenai kemungkinan penambahan satuan pendidikan yang terlibat, ia belum tahu, sebab penentuan sekolah yang menerima bantuan MBG menjadi kebijakan dari Badan Gizi Nasional. 

“Kami pun juga ditanya oleh instansi lain yang belum mendapat. Jadi saya sampaikan bahwa ini adalah kebijakan dari badan gizi nasional, termasuk yang memilih satuan pendidikannya bukan kewenangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab),” jelasnya kepada Ketik.co.id

Meski demikian, pihak Pemkab Pacitan berharap program ini dapat berkembang lebih luas dan mencakup semua satuan pendidikan di Pacitan. 

Baca Juga:
Mobil Operasional MBG SPPG Sendang 2 di Tuban Tabrak Pasutri, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

“Rencananya nanti akan berjenjang ke semua satuan pendidikan, dan peserta didik. Pemda pun masih menunggu petunjuk teknis (Juknis)-nya, yang akan menjadi pijakan dalam mendukung kelancaran MBG,” tambahnya.

Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pacitan, Heru Wiwoho, mengungkapkan, dalam Permendagri Nomor 15 Tahun 2024, pemerintah daerah diminta mengalokasikan 7,5% dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk program ini.

MBG tidak sepenuhnya ditanggung pemerintah pusat. Pemkab Pacitan juga diminta andil mengalokasikan anggaran untuk merealisasikan program tersebut. Dalam hal ini, Pemkab telah mencadangkan dana sambil menunggu Juknis lebih lanjut.

"Sudah kami cadangkan Rp3 miliar untuk jaga-jaga,’’ ujarnya saat ditemui dikantornya.

Program MBG ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pemenuhan gizi dan kesehatan anak-anak, sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Rincian Satuan Pendidikan yang Terlibat:

Kecamatan Tulakan:

  1. SMP 1 Tulakan
  2. SMP 2 Tulakan
  3. SMP 3 Tulakan
  4. SMP 4 Tulakan
  5. SMP Muhammadiyah
  6. SD Jatigunung 1
  7. SD Jatigunung 3
  8. SD Bungur
  9. SD Tulakan 2
  10. SDIT Alwakil
  11. SMK Diponegoro
  12. SMAN Tulakan
  13. TK Satya Darma

Kecamatan Pacitan:

  1. TK Hajar Aswad
  2. TK Taman Indriya
  3. SDN Sidoharjo
  4. SD Alam
  5. SD Integral
  6. SMAN 1 Pacitan
  7. SMKN 1 Pacitan.

Jumlah Total Penerima Manfaat: 2.903 siswa. (*)

Baca Sebelumnya

Pemkot Batu Percepat Pembangunan Rumah Layak Huni

Baca Selanjutnya

Perusahaan BUMN, Virama Karya Buka Lowongan Terbaru 2025

Tags:

pacitan Makan bergizi gratis MBG

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

15 April 2026 18:37

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H