KETIK, TUBAN – Sebuah kendaraan operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) milik dapur Satuan Pelayan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sendang 2 Senori, terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Prawirosadir, Desa Leran, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, Selasa, 14 April 2026 sekitar pukul 11.45 WIB.
Mobil MBG bernomor polisi B 9232 SCL tersebut menabrak sepeda motor yang dikendarai pasangan suami istri. Pengendara motor diketahui bernama Rahmad (65) warga Desa Leran Senori, yang saat kejadian memboncengkan istrinya hendak menuju ladang sawah dari arah selatan.
Berdasarkan keterangan saksi mata, kecelakaan terjadi di ruas jalan menikung antar desa. Saat itu, mobil MBG melaju dari arah utara dan diduga mencoba menyalip dua kendaraan di depannya.
“Posisi jalan menikung, mobil MBG memaksa hendak menyalip dua kendaraan di depannya. Korban dari arah selatan sudah berada di pinggir jalan, namun tetap tertabrak dari depan,” ujar Rofiudin, warga setempat.
Benturan keras membuat warga sekitar yang hendak menjalankan ibadah salat zuhur di Musola berhamburan dan warga lain mendatangi lokasi kejadian guna memberikan pertolongan pasutri tersebut.
Bahkan, situasi sempat memanas lantaran warga sekitar emosi terhadap sopir mobil MBG, namun berhasil diredam oleh perangkat desa.
Sementara, warga lain, Bait, yang turut membantu evakuasi korban menyebutkan bahwa kondisi korban mengalami luka cukup parah, terutama pada bagian kaki istri Rahmad.
“Yang perempuan luka parah di kedua kaki. Suaminya mengalami luka bagian dalam,” katanya.
Kedua korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans milik pemerintah Desa Leran dan dilarikan ke Rumah Sakit Graha Husada Singgahan untuk mendapatkan penanganan medis.
Hingga pukul 15.00 WIB, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan masih berada di lokasi kejadian jalan Prawirosadir.
Mobil operasional MBG SPPG Sendang 2, mengalami kerusakan pada bagian bumper depan dan kaca retak-retak, sementara kondisi sepeda motor Honda Supra milik korban mengalami kerusakan parah di bagian depan.
Pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti kecelakaan, dan kasus ini masih dalam penanganan lebih lanjut. (*)
