KETIK, PACITAN – Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Pacitan menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) Serentak Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) PKB se-Kabupaten Pacitan, Selasa, 18 Agustus 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di RM Sehat, Jalan Lingkar Selatan (JLS) Pacitan, tersebut melibatkan sebanyak 1.055 pengurus partai dari berbagai tingkatan.
Ketua DPC PKB Pacitan Fibi Irawan mengatakan Musancab serentak menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menata kembali struktur kepengurusan di tingkat kecamatan.
Menurutnya, penataan struktur tersebut menjadi bagian dari upaya menguatkan kembali kekuatan PKB Pacitan setelah satu dekade terakhir terus merangkak naik.
Ribuan peserta Musancab Serentak Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) PKB se-Kabupaten Pacitan.
Dari Musancab tersebut nantinya akan terbentuk kepengurusan baru untuk periode 2026-2031.
“Ini tidak mudah. Perlu kesolidan semua pengurus,” katanya dihadapan anggota.
Musancab serentak ini pun diharapkan menjadi titik awal untuk merapikan struktur, menyatukan energi kader, serta memperkuat mesin organisasi hingga tingkat desa.
Perjuangan tersebut, menurut jajaran PKB Pacitan, diarahkan untuk memperkuat posisi partai sekaligus menjaga PKB sebagai rumah besar perjuangan masyarakat dan Nahdliyin di Kabupaten Pacitan.
Selain memperkuat struktur, kepengurusan baru periode 2026-2031 diharapkan mampu membawa PKB Pacitan meningkatkan perolehan kursi legislatif dari lima kursi saat ini menuju target minimal sembilan kursi pada Pemilu 2029.
Fibi yang juga wakil ketua DPRD Pacitan itu menargetkan jumlah tersebut dapat meningkat secara signifikan pada pemilu mendatang.
“Minimal selanjutnya PKB sembilan kursi,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPW PKB Jawa Timur Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim melalui Abdullah Muhdi mengatakan, Musancab tingkat kecamatan menjadi pijakan penting dalam membangun kekuatan struktur partai.
Kekuatan PKB, kata dia, tidak hanya berada di tingkat cabang, tetapi juga bertumpu pada anak cabang dan ranting.
“Musyawarah tingkat kecamatan ini menjadi pijakan paling penting dalam pembangunan struktur kekuatan partai. Karena kekuatan sesungguhnya PKB adalah anak cabang dan anak ranting serta rantingnya,” kata Abdullah Muhdi.
Ia menegaskan, struktur di tingkat bawah menjadi tempat kaderisasi sekaligus ruang bagi kader PKB untuk bekerja langsung di tengah masyarakat.
Menurutnya, PKB harus hadir dengan kerja nyata dan mampu memberikan solusi atas persoalan masyarakat, bukan hanya menjalankan kegiatan yang bersifat seremonial.
Abdullah juga menyampaikan tekad Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar agar PKB Pacitan naik kelas.
Ketua DPW PKB Jawa Timur Abdul Halim Iskandar yang diwakili oleh Abdullah Muhdi saat menyampaikan sambutannya.
“PKB Pacitan wajib naik kelas. Tekad harus nyata di setiap level kepengurusan PKB termasuk di level anak cabang dan ranting,” ujarnya DPRD Jawa Timur periode 2024-2029 itu.
Ia menyebut terdapat empat agenda besar yang perlu menjadi perhatian dalam konsolidasi PKB Pacitan menuju Pemilu 2029.
Pertama, memperkuat regenerasi kepemimpinan dengan memberikan ruang lebih besar kepada kader muda dan perempuan.
Abdullah mengapresiasi tingginya keterlibatan kader perempuan dan anak muda dalam kegiatan Musancab.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi modal penting bagi regenerasi partai.
Kedua, PKB didorong memperkuat transformasi digital dan penguasaan ruang informasi.
Struktur partai di tingkat bawah diminta mampu memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana komunikasi, konsolidasi, sekaligus menyampaikan kerja-kerja politik kepada masyarakat.
Ketiga, seluruh jajaran diminta mulai mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2029 sejak sekarang.
Abdullah mengingatkan bahwa tidak ada kemenangan politik yang lahir secara instan.
Menurutnya, target peningkatan kursi harus dibangun melalui kerja politik yang berjenjang dan berkelanjutan.
“Tidak ada kemenangan yang lahir secara instan. Kita rawat akarnya, kita sirami semuanya, dan kemudian kita akan panen. Karena tidak mungkin orang panen itu kalau tidak menanam,” katanya.
Keempat, PKB diminta memperkuat kerja nyata di tengah masyarakat agar keberadaan partai semakin dirasakan.(*)
.png)