KETIK, PACITAN – Akses utama penghubung Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Pacitan ditutup total akibat longsor yang terjadi di kawasan Jembatan Plapar, Desa Caluk, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Rabu, 20 Mei 2026.
Informasi penutupan tersebut disampaikan Satuan Lalu Lintas Polres Pacitan melalui flyer imbauan kepada masyarakat dan pengguna jalan.
Penutupan dilakukan demi keselamatan pengguna jalan karena kondisi jalur dinilai berbahaya untuk dilalui kendaraan.
Dalam pengumuman tersebut, Satlantas Polres Pacitan menyebut longsor terjadi di sekitar Jembatan Plapar yang berada di jalur utama Ponorogo–Pacitan.
Pengendara diminta untuk sementara waktu menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan.
Untuk kendaraan dari Ponorogo menuju Pacitan, pengguna jalan diarahkan melewati Trenggalek, Panggul, dan Jalur Lintas Selatan (JLS).
Alternatif lainnya yakni melalui Sumoroto, Purwantoro, Kismantoro, Jeruk, Nawangan hingga masuk wilayah Pacitan.
Sementara itu, kendaraan dari Pacitan menuju Ponorogo dapat melintas melalui Nawangan, Jeruk, Kismantoro, Purwantoro, Sumoroto, kemudian menuju Ponorogo.
Jalur alternatif lain juga disarankan melalui JLS, Panggul, dan Trenggalek.
Petugas juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan.
Kondisi jalan yang basah akibat cuaca hujan diminta menjadi perhatian pengguna kendaraan dengan mengurangi kecepatan saat berkendara.
Selain itu, pengendara diimbau mewaspadai kemungkinan cuaca buruk dan potensi longsor susulan di sejumlah titik rawan sepanjang jalur pegunungan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi resmi terkait kapan jalur utama Ponorogo–Pacitan di Jembatan Plapar kembali dibuka untuk umum.(*)
