Arus Balik Mudik Lebaran 1447 H, Tiket Bus dari Pacitan Naik Dua Kali Lipat

Editor: Al Ahmadi

23 Mar 2026 13:09

Thumbnail Arus Balik Mudik Lebaran 1447 H, Tiket Bus dari Pacitan Naik Dua Kali Lipat
Suasana mudik saat lebaran. Tampak seorang penumpang semringah usai tiba di parkiran Terminal Bus Tipe A Pacitan, Senin, 23 Desember 2024. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.com)

KETIK, PACITAN – Harga tiket bus antar kota antar provinsi (AKAP) mengalami kenaikan hingga 100 persen pada arus balik mudik Lebaran 2026.

Kenaikan ini terlihat dari flyer terbaru sejumlah operator bus yang memuat penyesuaian tarif berdasarkan periode keberangkatan, khususnya pada rentang 23 Maret - 30 Maret 2026 yang diprediksi menjadi puncak mudik.

Salah satu operator, PO Bus Agramas, menerapkan tarif berbeda antara periode awal dan puncak mudik. Pada 21 Maret - 22 Maret 2026, harga tiket masih relatif normal.

Namun memasuki periode puncak, tarif mengalami lonjakan cukup signifikan.

Baca Juga:
Arus Balik! Ini Update Jumlah Pelanggan KA Sepekan Usai Lebaran 2026

Sejumlah rute terdampak kenaikan, di antaranya tujuan Semarang, Salatiga, Boyolali, Solo, hingga Yogyakarta via Kartasura. Kenaikan juga berlaku untuk rute dari Ngawi, Madiun, Magetan, Ponorogo, hingga Pacitan.

Untuk kelas eksekutif dengan konfigurasi seat 30/32/34/36, harga tiket pada puncak arus mudik mencapai kisaran Rp600 ribu hingga Rp800 ribu, tergantung tujuan.

Sementara kelas ekonomi non toilet dibanderol Rp300 ribu hingga Rp480 ribu.

Tak hanya itu, kelas sleeper dan suites class juga mengalami penyesuaian tarif.

Baca Juga:
Sisa 42 Persen Kendaraan Belum Balik Jakarta, Korlantas Siaga Puncak Arus Balik Kedua

Pada puncak mudik, harga sleeper bus berada di kisaran Rp700 ribu hingga Rp790 ribu.

Dalam keterangan pada flyer juga disebutkan adanya biaya tambahan untuk rute tertentu.

Penumpang tujuan Merak, Serang, dan Cikande dikenakan tambahan Rp20 ribu, sedangkan tujuan Sukabumi dikenai tambahan Rp30 ribu.

Kenaikan harga ini dipengaruhi tingginya permintaan tiket menjelang Lebaran, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang hendak mudik ke kampung halaman.

"Hari ini full penumpang," ungkap agen PO Bus Agramas, Yayak Minggu, 22 Maret 2026. 

Di sisi lain, PO Bus Aneka Jaya justru mempertahankan tarif untuk sejumlah rute dari Pacitan selama periode Lebaran 2026.

Berdasarkan flyer resmi, tarif bus ekonomi rute Pacitan - Surabaya dipatok Rp90 ribu. Sementara untuk kelas patas non ekonomi via tol panjang, harga tiket sebesar Rp130 ribu.

Untuk rute Pacitan - Solo, tarif yang diberlakukan hanya Rp50 ribu dan tetap berlaku selama periode Lebaran tanpa kenaikan.

Jadwal keberangkatan juga disiapkan setiap hari. Dari Pacitan menuju Surabaya, bus ekonomi berangkat pukul 09.20, 13.30, dan 22.00 WIB.

Sementara dari Surabaya ke Pacitan tersedia pukul 08.30, 17.30, dan 22.30 WIB.

Untuk layanan patas via tol panjang, keberangkatan dari Pacitan tersedia pada Jumat dan Sabtu pukul 11.00 WIB, serta Minggu pukul 11.00 dan 22.30 WIB.

Dari Surabaya, bus berangkat pukul 19.50 WIB pada Jumat hingga Minggu, serta tambahan Senin pukul 10.00 WIB.

Untuk PO Bus Aneka Jaya, pihak operator menyebut penumpang bisa langsung naik tanpa reservasi, meski disarankan memesan lebih awal guna menghindari kehabisan kursi saat puncak arus mudik.

Dengan tarif yang tetap, bus Aneka Jaya menjadi pilihan alternatif transportasi terjangkau bagi masyarakat Pacitan yang hendak mudik maupun bepergian ke kota besar seperti Surabaya dan Solo.(*)

Baca Sebelumnya

Hari Kedua Lebaran, Polisi Sapa Pemudik di Simpang Mengkreng, Pastikan Perjalanan Aman dan Lancar

Baca Selanjutnya

Tekan Kasus HIV/AIDS, DPRD Kota Malang Kebut Raperda Penyakit Menular

Tags:

harga tiket bus naik bus akap Mudik Lebaran 2026 pacitan surabaya bus aneka jaya Tarif Bus Transportasi Pacitan ketikmudik

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

15 April 2026 18:37

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H