Tak Cuma Gunung Kawi, Ini 7 Tempat Wisata yang Dikenal Angker di Jawa Timur

12 Juli 2026 02:00 12 Jul 2026 02:00

Al Ahmadi

Editor
Thumbnail Tak Cuma Gunung Kawi, Ini 7 Tempat Wisata yang Dikenal Angker di Jawa Timur

Kompleks wisata religi Gunung Kawi di Kabupaten Malang menjadi salah satu destinasi paling populer di Jawa Timur. Selain dikenal sebagai tempat ziarah, kawasan ini juga memiliki berbagai legenda dan cerita mistis yang berkembang di tengah masyarakat. (Foto: Instagram)

KETIK, SURABAYA – Jawa Timur tidak hanya dikenal sebagai provinsi dengan kekayaan alam, budaya, dan sejarah yang melimpah, tetapi juga menyimpan berbagai destinasi wisata yang lekat dengan cerita-cerita mistis.

Mulai dari pegunungan, hutan, goa, hingga pantai, sejumlah tempat memiliki legenda yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat setempat.

Bagi sebagian orang, kisah-kisah tersebut menjadi bagian dari nilai budaya yang harus dihormati.

Sementara bagi wisatawan lain, cerita mistis justru menambah rasa penasaran untuk mengunjungi lokasi-lokasi tersebut.

Terlepas dari benar atau tidaknya cerita yang berkembang, destinasi ini tetap menjadi tujuan favorit wisatawan karena menawarkan panorama alam, sejarah, dan pengalaman wisata yang unik.

Berikut tujuh destinasi wisata di Jawa Timur yang dikenal memiliki cerita mistis paling populer.

1. Gunung Kawi, Kabupaten Malang

Foto (Foto: Wikipedia)

Gunung Kawi menjadi salah satu destinasi wisata religi paling terkenal di Indonesia.

Berlokasi di Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, kawasan ini merupakan tempat peristirahatan terakhir Kanjeng Kyai Zakaria II atau Eyang Jugo dan Raden Mas Imam Soedjono.

Setiap hari, ribuan peziarah datang dari berbagai daerah, bahkan dari luar negeri, untuk berdoa dan berziarah.

Kawasan ini juga dikenal memiliki arsitektur bernuansa Tionghoa yang berpadu dengan budaya Jawa, sehingga menghadirkan suasana yang khas.

Di balik aktivitas religi tersebut, Gunung Kawi juga dikenal luas dengan berbagai cerita mistis.

Sebagian masyarakat meyakini kawasan ini menjadi lokasi yang memiliki energi spiritual kuat.

Tidak sedikit pula cerita yang mengaitkan Gunung Kawi dengan ritual mencari keberuntungan atau pesugihan.

Namun, pengelola kawasan berkali-kali mengingatkan bahwa tujuan utama wisata religi di Gunung Kawi adalah berziarah dan berdoa, bukan mempercayai praktik-praktik yang bertentangan dengan ajaran agama.

2. Alas Purwo, Kabupaten Banyuwangi

Foto (Foto: www.tourbanyuwangi.com)

Nama Alas Purwo sudah lama identik dengan kisah-kisah mistis.

Taman Nasional yang memiliki luas lebih dari 43 ribu hektare ini merupakan salah satu kawasan hutan tertua di Pulau Jawa.

Selain menjadi habitat banteng, rusa, merak hijau, dan berbagai satwa liar lainnya, Alas Purwo juga memiliki pantai eksotis seperti Pantai Plengkung atau G-Land yang terkenal di kalangan peselancar dunia.

Di tengah keindahan alamnya, berkembang kepercayaan bahwa Alas Purwo menjadi tempat berkumpulnya makhluk halus dan lokasi semedi para tokoh spiritual.

Banyak cerita beredar mengenai orang yang tersesat atau mengalami pengalaman ganjil saat memasuki kawasan hutan tanpa persiapan.

Meski demikian, pengelola taman nasional menegaskan bahwa pengunjung tetap dapat menikmati kawasan tersebut dengan aman selama mematuhi aturan konservasi dan menggunakan pemandu bila diperlukan.

3. Gunung Kelud, Kabupaten Kediri, Blitar, dan Malang

Foto (Foto: Istimewa)

Gunung Kelud merupakan salah satu gunung api paling aktif di Indonesia.

Gunung ini terkenal karena letusannya yang beberapa kali memberikan dampak besar bagi wilayah Jawa Timur.

Di balik sejarah geologinya, Gunung Kelud juga memiliki legenda yang sangat terkenal, yakni kisah Lembu Suro dan Putri Dyah Ayu Kilisuci.

Dalam cerita rakyat tersebut, Lembu Suro mengutuk wilayah Kediri sehingga muncul ungkapan "Kediri bakal dadi kali, Blitar dadi latar, Tulungagung dadi kedung."

Legenda itu masih terus diceritakan hingga sekarang sebagai bagian dari kekayaan budaya masyarakat Jawa.

Beberapa pendaki juga mengaku pernah mengalami kejadian yang dianggap tidak biasa ketika berada di jalur pendakian maupun kawasan kawah.

Namun, seluruh kisah tersebut tidak pernah dapat dibuktikan secara ilmiah.

4. Air Terjun Sedudo, Kabupaten Nganjuk

Foto (Foto: Istimewa)

Terletak di lereng Gunung Wilis dengan ketinggian sekitar 105 meter, Air Terjun Sedudo menjadi salah satu destinasi wisata alam paling terkenal di Kabupaten Nganjuk.

Selain panorama yang indah dan udara yang sejuk, air terjun ini memiliki nilai budaya yang sangat kuat.

Setiap datang bulan Suro dalam penanggalan Jawa, pemerintah daerah bersama masyarakat rutin menggelar tradisi Siraman Sedudo.

Tradisi tersebut merupakan ritual budaya yang telah berlangsung sejak ratusan tahun lalu.

Masyarakat percaya mandi di bawah air terjun pada momen tertentu dapat menjadi simbol penyucian diri dan harapan memperoleh keselamatan serta keberkahan.

Di luar ritual tersebut, cerita mengenai penampakan makhluk gaib juga kerap muncul dari mulut ke mulut di kalangan pengunjung.

5. Goa Maharani, Kabupaten Lamongan

Foto (Foto: Istimewa)

Goa Maharani ditemukan pada awal 1990-an dan kini menjadi salah satu objek wisata unggulan di Lamongan.

Keindahan stalaktit dan stalagmit yang berusia ribuan tahun membuat goa ini dijuluki sebagai salah satu goa terindah di Indonesia.

Meski dikenal sebagai destinasi wisata keluarga, sebagian masyarakat juga mengaitkan goa tersebut dengan cerita mengenai penghuni gaib karena suasananya yang gelap dan sunyi.

Hingga kini belum ada bukti yang mendukung berbagai cerita tersebut.

Pengelola memastikan kawasan wisata dilengkapi pencahayaan, jalur yang aman, serta pemandu untuk memberikan kenyamanan kepada wisatawan.

6. Pantai Papuma, Kabupaten Jember

Foto (Foto: Istimewa)

Pantai Papuma merupakan salah satu ikon wisata di Kabupaten Jember.

Pantai ini terkenal dengan pasir putih, gugusan batu karang raksasa, serta panorama matahari terbit yang memukau.

Di balik keindahannya, masyarakat sekitar mengenal beberapa kawasan batu karang yang dianggap sakral.

Pengunjung biasanya diimbau untuk menjaga sopan santun, tidak berkata kasar, dan menghormati budaya setempat selama berada di kawasan pantai.

Terlepas dari berbagai cerita tersebut, Pantai Papuma tetap menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan domestik maupun mancanegara.

7. Pantai Watu Ulo, Kabupaten Jember

Foto (Foto: Wikipedia)

Pantai Watu Ulo memiliki batu karang panjang yang bentuknya menyerupai tubuh ular sehingga menjadi asal-usul nama pantai tersebut.

Destinasi ini juga terkenal dengan ombak Samudra Hindia yang besar serta panorama alam yang eksotis.

Menurut legenda masyarakat setempat, batu panjang tersebut merupakan jelmaan seekor ular raksasa yang terpotong.

Kisah itu masih hidup hingga sekarang dan menjadi bagian dari cerita rakyat Jember.

Selain legenda tersebut, masyarakat juga meyakini beberapa titik di kawasan pantai memiliki nuansa mistis sehingga pengunjung diminta menjaga perilaku selama berwisata.(*)

Tombol Google News

Tags:

Masyarakat Jawa Timur peziarah wisatawan gunung kawi Alas Purwo gunung Kelud Air Terjun Sedudo Goa Maharani Pantai Papuma Pantai Watu Ulo Jawa timur Wisata Angker Legenda Mitos Wisata Religi budaya lokal Destinasi wisata