Piala Dunia 2026 'Makan Korban', Sudah 15 Pelatih Timnas Hengkang Sebelum Turnamen Berakhir

10 Juli 2026 22:52 10 Jul 2026 22:52

Al Ahmadi

Editor
Thumbnail Piala Dunia 2026 'Makan Korban', Sudah 15 Pelatih Timnas Hengkang Sebelum Turnamen Berakhir

Pelatih timnas Afrika Selatan, Hugo Broos, resmi mengundurkan diri usai Piala Dunia 2026 baru-baru ini. Keputusannya membuat jumlah pelatih yang meninggalkan jabatannya selama turnamen bertambah menjadi 15 orang. (Foto: FIFA)

KETIK, JAKARTA – Fenomena pergantian pelatih mewarnai gelaran Piala Dunia 2026.

Hingga babak perempat final, tercatat sudah 15 pelatih kepala meninggalkan jabatannya, baik karena mengundurkan diri, dipecat, maupun kontraknya berakhir usai membawa tim masing-masing tampil di turnamen sepak bola terbesar di dunia.

Nama terbaru yang mengakhiri masa baktinya adalah pelatih tim nasional Afrika Selatan, Hugo Broos.

Pelatih asal Belgia berusia 74 tahun itu memutuskan mundur setelah lima tahun menangani Bafana Bafana, meski berhasil mencatatkan sejarah dengan membawa Afrika Selatan lolos ke babak 32 besar Piala Dunia untuk pertama kalinya.

Perjalanan Afrika Selatan harus terhenti setelah kalah dramatis dari Kanada pada babak gugur akibat gol yang tercipta pada menit-menit akhir pertandingan.

Kekalahan tersebut sekaligus menjadi laga terakhir Broos sebagai pelatih kepala tim nasional Afrika Selatan.

Dalam keterangannya, Broos memastikan tidak akan lagi menangani tim sebagai pelatih kepala.

Meski demikian, ia masih membuka peluang tetap berkecimpung di dunia sepak bola sebagai penasihat teknis, asisten pelatih, maupun pencari bakat.

Keputusan Hugo Broos membuat daftar pelatih yang hengkang selama Piala Dunia 2026 bertambah menjadi 15 orang dari total 48 negara peserta atau hampir sepertiga dari seluruh kontestan turnamen.

Fenomena tersebut menjadi perhatian karena melibatkan sejumlah pelatih papan atas dunia.

Selain Broos, nama-nama besar juga mengakhiri masa jabatannya usai tim masing-masing menyelesaikan kiprah di Piala Dunia.

Pergantian pelatih tersebut terjadi dengan berbagai alasan.

Sebagian memilih mundur secara sukarela setelah merasa siklus kepemimpinannya telah berakhir, sementara lainnya harus mengakhiri kerja sama akibat hasil yang tidak memenuhi ekspektasi federasi maupun berakhirnya kontrak.

Tekanan tinggi yang menyertai Piala Dunia dinilai menjadi salah satu penyebab tingginya angka pergantian pelatih.

Turnamen empat tahunan itu memang kerap menjadi tolok ukur utama keberhasilan seorang pelatih dalam memimpin tim nasional.

Meski mengakhiri kiprahnya bersama Afrika Selatan, Hugo Broos meninggalkan catatan positif.

Selain menjadi pelatih tertua yang tampil pada fase gugur Piala Dunia 2026 dengan usia 74 tahun 79 hari, ia juga berhasil membawa Bafana Bafana mencatat pencapaian terbaik sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di ajang Piala Dunia.

Daftar 15 Pelatih Tim Nasional yang Hengkang Selama Piala Dunia 2026:

  1. Roberto Martínez (Portugal) - Mundur usai tersingkir di babak 16 besar.
  2. Javier Aguirre (Meksiko) - Mundur usai tersingkir di babak 16 besar.
  3. Julian Nagelsmann (Jerman) - Mundur setelah tersingkir di babak 32 besar.
  4. Carlos Queiroz (Ghana) - Mundur setelah terhenti di babak 32 besar.
  5. Sebastián Beccacece (Ekuador) - Mundur usai kandas di babak 32 besar.
  6. Ronald Koeman (Belanda) - Mengundurkan diri setelah kalah di babak 32 besar.
  7. Zlatko Dalić (Kroasia) - Hengkang setelah tersingkir di babak 32 besar.
  8. Marcelo Bielsa (Uruguay) - Mengundurkan diri pasca Uruguay gagal lolos dari fase grup.
  9. Hong Myung-bo (Korea Selatan) - Mengundurkan diri akibat tekanan publik setelah gagal di fase grup.
  10. Miroslav Koubek (Republik Ceko) - Mundur bertanggung jawab atas hasil buruk di fase grup.
  11. Steve Clarke (Skotlandia) - Menyudahi kontrak setelah terhenti di fase grup.
  12. Sabri Lamouchi (Tunisia) - Dipecat oleh federasi setelah gagal membawa tim lolos dari fase grup.
  13. Herve Renard (Tunisia) - Mengunduran dirinya begitu Tunisia dipastikan tersingkir dari babak penyisihan grup.
  14. Jamal Sellami (Yordania) - Mundur bertanggung jawab atas hasil buruk di fase grup.
  15. Hugo Broos (Afrika Selatan) - Mundur bertanggung jawab atas hasil buruk di fase gugur.(*)
Tombol Google News

Tags:

Piala Dunia 2026 Hugo Broos Afrika Selatan Bafana Bafana pelatih Timnas Berita Olahraga Info Olahraga Piala dunia