PAD Wisata Pacitan Capai 56 Persen dari Target Rp10,9 M, Pantai Klayar Sumbang Sepertiganya

14 Juli 2026 14:57 14 Jul 2026 14:57

Al Ahmadi

Editor
Thumbnail PAD Wisata Pacitan Capai 56 Persen dari Target Rp10,9 M, Pantai Klayar Sumbang Sepertiganya

Wisatawan menikmati panorama Pantai Klayar di Kabupaten Pacitan. Hingga pertengahan Juni 2026, Pantai Klayar masih menjadi penyumbang terbesar PAD sektor pariwisata dengan kontribusi mencapai 32,13 persen. (Foto: Dok. Ketik.com)

KETIK, PACITAN – Sektor pariwisata Kabupaten Pacitan terus menunjukkan tren positif sepanjang 2026. 

Hingga pertengahan Juni, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata telah mencapai Rp6,24 miliar atau 56,8 persen dari target tahunan sebesar Rp10,98 miliar.

Hampir sepertiga pendapatan tersebut masih disumbang oleh Pantai Klayar yang mempertahankan statusnya sebagai destinasi wisata paling produktif di Pacitan.

Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata Disparbudpora Pacitan, Erwanto, mengatakan capaian tersebut tidak lepas dari meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan sepanjang semester pertama 2026.

"Pendapatan semester pertama sudah melampaui target yang direncanakan," ujar Erwanto, Selasa, 14 Juli 2026.

Berdasarkan data Disparbudpora, jumlah kunjungan wisatawan sejak awal tahun hingga 16 Juni 2026 mencapai 411.071 orang.

Angka itu meningkat tajam dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya mencapai 282.692 pengunjung.

Dari seluruh destinasi wisata yang dikelola pemerintah daerah, Pantai Klayar memberikan kontribusi terbesar terhadap PAD sektor pariwisata dengan porsi mencapai 32,13 persen.

Di posisi kedua terdapat Pantai Watukarung yang menyumbang 30,87 persen, disusul Goa Gong sebesar 12,58 persen.

Sementara itu, beberapa destinasi seperti Pantai Taman, Goa Tabuhan, dan Mojensu masih memerlukan perhatian karena tingkat kunjungannya relatif lebih rendah dibanding objek wisata lainnya.

Selain Pantai Klayar, pertumbuhan paling mencolok juga terjadi di Pantai Buyutan.

Erwanto menyebut destinasi tersebut mengalami lonjakan pendapatan yang cukup signifikan.

"Tahun 2025 pendapatan Pantai Buyutan hampir tiga kali lipat dibandingkan tahun 2024. Tahun ini hingga Juni saja pendapatannya sudah mencapai 140 persen dari total pendapatan Pantai Buyutan sepanjang 2025," jelasnya.

Menghadapi periode low season setelah libur sekolah, Disparbudpora Pacitan telah menyiapkan berbagai strategi untuk menjaga tren kunjungan wisata.

Langkah tersebut antara lain memperkuat promosi wisata akhir pekan, meningkatkan kolaborasi dengan pemerintah desa dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) pengelola destinasi, serta menghadirkan sejumlah agenda wisata baru.

Beberapa kegiatan yang telah disiapkan antara lain Beach Run LASTLAND di kawasan Pantai Srau pada Agustus 2026 dan Festival Film Horor (FFH) ke-2 yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026.

Pemerintah Kabupaten Pacitan juga mulai mempersiapkan berbagai fasilitas dan wahana baru menjelang libur Natal dan Tahun Baru yang diproyeksikan menjadi puncak kunjungan wisata pada akhir tahun.

Erwanto optimistis tren positif tersebut akan terus berlanjut sehingga target PAD sektor pariwisata sebesar Rp10,98 miliar dapat tercapai, bahkan berpeluang melampauinya.(*)

Tombol Google News

Tags:

Erwanto disparbudpora pacitan pantai klayar Pantai Watukarung Goa Gong PANTAI BUYUTAN Pantai Taman Goa Tabuhan Mojensu PANTAI SRAU kabupaten pacitan PAD Pariwisata Beach Run Lastland Festival Film Horor Berita pacitan Info Pacitan