Ramai Dikritik Fraksi DPRD Kota Malang, Wahyu Hidayat Tepis Isu Keretakan Koalisi

28 Juli 2026 19:06 28 Jul 2026 19:06

Lutfia Indah, Aziz Mahrizal

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Ramai Dikritik Fraksi DPRD Kota Malang, Wahyu Hidayat Tepis Isu Keretakan Koalisi

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menepis isu retaknya partai koalisi pengusung saat Pilkada 2024. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Ramainya kritik dari fraksi-fraksi di DPRD Kota Malang terhadap kinerja Wali Kota Wahyu Hidayat dan Wakil Wali Kota Ali Muthohirin memicu isu retaknya partai koalisi. Wahyu pun langsung menepis kabar tersebut.

Spekulasi keretakan mencuat setelah lima fraksi yang mayoritas diisi partai koalisi, kecuali Fraksi PKB, memilih abstain dalam Rapat Paripurna tentang Pendapat Akhir Fraksi terhadap Ranperda Pertanggungjawaban APBD Kota Malang Tahun 2025. Kelima fraksi tersebut adalah Fraksi PKS, Golkar, NasDem-PSI, dan Damai (gabungan Demokrat dan PAN).

Wahyu memastikan hubungannya dengan partai-partai koalisi masih terjalin harmonis hingga saat ini. Menurutnya, kritik yang muncul merupakan bentuk dukungan dan tanda kasih sayang.

"Kritik bagus kan itu, memberikan saran. Berarti kritikan yang membangun buat saya. Untuk ke depan kita akan berjalan lebih baik lagi. Biasanya orang yang begitu kan orang yang cinta," ujar Wahyu, Selasa, 28 Juli 2026.

Wahyu membantah anggapan bahwa sikap kritis para anggota dewan mengindikasikan perpecahan di internal koalisi. Menurutnya, masukan dan teguran justru diperlukan agar pemerintah daerah mengetahui hal-hal yang perlu dibenahi.

"Oh tidak (tidak ada keretakan), kaitannya dengan sayang. Daripada nanti saya terkena apa-apa, akhirnya mereka membuat satu kritikan. Kalau kita berjalan terus tidak ada kritikan-kritikan, kita kan enggak akan tahu bahwa kita di jalan benar atau tidak," lanjutnya.

Ia menegaskan, kendati berada dalam satu lingkaran koalisi, setiap fraksi di DPRD Kota Malang memiliki hak penuh untuk memberikan kritik dan saran yang membangun.

"Hubungan dengan partai koalisi baik-baik saja. Sama seperti orang kalau tidak sayang, kalau saya melakukan kesalahan enggak diingatkan. Mereka memberikan masukan yang baik kepada saya, dan itu menjadi bahan evaluasi saya," katanya.

Wahyu menyatakan terbuka untuk menjalin komunikasi yang lebih intensif dengan pihak legislatif melalui forum-forum informal. Mekanisme tersebut nantinya akan dikoordinasikan terlebih dahulu dengan Pimpinan DPRD Kota Malang.

"Jadi enggak ada hal yang terlalu dikhawatirkanlah. Kalau mau ada forum legislatif dan eksekutif, nanti kami siap. Kapan kita mau untuk ditingkatkan lagi, saya tergantung Bu Ketua DPRD karena enggak mungkin saya langsung ke fraksi masing-masing. Ada ketuanya," pungkas Wahyu.(*)

Tombol Google News

Tags:

Wahyu Hidayat Ali Muthohirin Kota Malang DPRD Kota Malang Wali Kota Malang Berita Malang Info Malang