SMKP Hasan Besari Bangilan Tuban Tanamkan Nilai Religius Lewat Ziarah

27 Oktober 2026 18:01 27 Okt 2026 18:01

Ahmad Istihar, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail SMKP Hasan Besari Bangilan Tuban Tanamkan Nilai Religius Lewat Ziarah

Para rombongan taruna -taruni SMK Pelayaran/SMKP Hasan Besari Bangilan saat ziarah ke makam Kiai Abdul Fadhol di Desa Jatisari, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, Selasa 27 Oktober 2026 (Foto: Ahmad Istihar/Ketik.com)

KETIK, TUBAN – Dalam rangka memperkuat karakter religius dan mengenalkan sejarah perjuangan ulama kepada generasi muda, SMK Pelayaran (SMKP) Hasan Besari Bangilan menyelenggarakan kegiatan Rihlah Ziyarah Wali dan Kiyai, Selasa, 27 Oktober 2026.

Kegiatan spiritual tersebut diikuti oleh seluruh taruna-taruni kelas X, didampingi langsung oleh Ketua Yayasan SMKP Hasan Besari, Moh. Zainuddin atau akrab disapa Bang Jay, beserta jajaran guru dan staf karyawan sekolah yang terletak di Desa Bangilan, Kecamatan Bangilan.

Perjalanan spiritual yang dirancang pihak yayasan memang dikhususkan untuk mendekatkan para taruna-taruni dengan figur-figur ulama besar yang telah berjasa besar bagi masyarakat luas.

Mengawali rute ziarah, rombongan menyisir tiga titik utama di wilayah bumi santri Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban mulai dari Makam Almarhum K. Abdul Fadhol, Makam KH. Muhammad Muhyiddin Munawar, dan Makam Sunan Kalijaga Medalem.

Dalam kunjungan ziarah ke Makam K. Abdul Fadhol Senori, para taruna diperkenalkan pada sosok ulama kharismatik yang dikenal sebagai gurunya para kiai sepuh di Nusantara. Beliau adalah guru dari tokoh-tokoh besar Islam seperti Almarhum KH. Maimoen Zubair (Sarang, Rembang) dan Almarhum KH. Abdullah Faqih (Langitan, Tuban).

Melalui profil beliau, para pelajar diajarkan pentingnya menghormati ilmu, adab kepada guru, dan meneladani kegigihan dalam menuntut serta menyebarkan ilmu pengetahuan. Sebuah pelajaran yang masih sangat relevan dengan dunia pelayaran yang menuntut kesabaran dan ketekunan.

Foto Para taruna -taruni saat berada di makam almarhum KH. Muhammad Muhyiddin Munawar di Desa Jatisari, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban (Foto: Ahmad Istihar/Ketik.com)Para taruna -taruni saat berada di makam almarhum KH. Muhammad Muhyiddin Munawar di Desa Jatisari, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban (Foto: Ahmad Istihar/Ketik.com)

Tak kalah berkesan, saat mengunjungi Makam Sunan Kalijaga Medalem, para taruna mendapatkan pelajaran moral mendalam mengenai kepedulian sosial.

Kisah Sunan Kalijaga yang rela keluar dari kehidupan nyaman di pendopo kabupaten demi membela dan menolong fakir miskin menjadi refleksi bagi para taruna-taruni.

"Kisah ini kami tekankan agar taruna-taruni tidak hanya pintar menguasai kemudi kapal, tetapi juga memiliki kepekaan sosial serta jiwa penolong di tengah masyarakat kelak," ungkap Ketua Yayasan SMKP Hasan Besari Bangilan, Moh. Zainuddin kepada Ketik.com 

Bang Jay menegaskan bahwa banyak pelajaran positif dan nilai spiritual didapatkan oleh para taruna-taruni dari kegiatan rihlah ziarah ke wali dan kiayi. Tidak hanya soal doa dan tahlil, tetapi juga tentang sejarah, perjuangan, dan keteladanan para ulama yang gemar dengan ilmu pengetahuan.

"Mengingat dampak positifnya yang besar dalam pembentukan akhlak siswa, kami berkomitmen untuk menjadikan kegiatan ziarah ini sebagai agenda rutin tahunan sekolah," tegasnya.

Ia menambahkan bahwa program rihlah ziarah berikutnya, pihak yayasan SMKP Hasan Besari telah merencanakan kunjungan yang lebih luas ke makam-makam aulia besar lainnya di wilayah sekitar. Seperti Makam Mbah Jabar Singgahan Tuban, Sunan Bonang Tuban kota, dan Syekh Maulana Ibrahim Asmoroqondi, Gesikharjo Palang Tuban

Menurutnya, konsistensi adalah kunci. Melalui kegiatan rutin ini, SMKP Hasan Besari Bangilan ingin menegaskan identitasnya sebagai sekolah vokasi kemaritiman yang tidak melupakan akar spiritual.

"Diharapkan lulusan SMKP Hasan Besari tidak hanya unggul dalam keahlian kemaritiman dan pelayaran, tetapi juga memiliki fondasi spiritual dan mentalitas kokoh berlandaskan nilai-nilai islami. Itulah pelaut yang berkarakter," pungkas Bang Jay.(*)

Tombol Google News

Tags:

Sunan Kalijaga Medalem Kiai Abdul Fadhol tuban Bangilan