Hardiknas, Bupati Bondowoso Tekankan Pendidikan Berkarakter dan Kolaboratif

4 Mei 2026 23:54 4 Mei 2026 23:54

Haryono, Al Ahmadi

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Hardiknas, Bupati Bondowoso Tekankan Pendidikan Berkarakter dan Kolaboratif

Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid saat memberikan uang pembinaan kepada siswa sekolah menengah pertama (SMP) usai upacara Hardiknas di Alun-alun Bondowoso, Senin, 4 Mei 2026. (Foto: Haryono/Ketik.com)

KETIK, BONDOWOSO – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Bondowoso dimanfaatkan sebagai titik tekan untuk memperkuat arah pembangunan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kokoh dalam karakter.

Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, menegaskan bahwa Hardiknas harus dimaknai lebih dari sekadar agenda seremonial tahunan.

Ia menyebut momen ini sebagai ruang refleksi untuk memastikan pendidikan tetap berada di jalur yang tepat dalam membentuk generasi masa depan.

Dalam sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen pendidikan untuk terus bersyukur atas kondisi bangsa yang stabil, sehingga pembangunan di sektor pendidikan dapat berjalan secara berkelanjutan.

Menurutnya, hakikat pendidikan adalah proses memanusiakan manusia yang dijalankan dengan ketulusan, kasih sayang, dan komitmen untuk mengembangkan potensi terbaik setiap individu.

Ia menegaskan, pendidikan tidak cukup hanya mentransfer ilmu, tetapi juga harus membangun karakter dan peradaban.

Bupati juga menyinggung pentingnya nilai-nilai pendidikan yang diwariskan oleh Ki Hajar Dewantara, khususnya konsep among yang menekankan prinsip asah, asih, dan asuh dalam proses pembelajaran.

Lebih jauh, ia menilai pendidikan memiliki peran kunci dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, kompetitif, dan berakhlak mulia, sejalan dengan cita-cita pembangunan nasional menuju Indonesia yang maju dan bermartabat.

Dalam konteks peningkatan kualitas, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus mendorong penerapan metode Pembelajaran Mendalam (Deep Learning).

Pendekatan ini dinilai mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih bermakna, sekaligus melatih kemampuan berpikir kritis dan kreatif peserta didik.

Selain itu, terdapat lima fokus kebijakan yang menjadi prioritas, yakni pembangunan dan revitalisasi sekolah, digitalisasi pembelajaran, peningkatan kualitas serta kesejahteraan guru, penguatan pendidikan karakter, dan perluasan akses pendidikan yang inklusif.

Bupati menegaskan, keberhasilan pendidikan tidak bisa ditopang pemerintah saja. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, keluarga, masyarakat, hingga seluruh pemangku kepentingan.

“Sinergi dan komitmen bersama menjadi kunci agar pendidikan di Bondowoso terus berkembang dan mampu melahirkan generasi unggul,” ujarnya saat di temui awak media usai Pimpinan Upacara Hardiknas di Alun-alun Bondowoso, Senin, 4 Mei 2026.

Bupati Hamid juga menggarisbawahi tiga fondasi penting dalam mendukung kemajuan pendidikan, yakni pola pikir yang progresif, mental yang tangguh, serta misi yang jelas dan lurus.

Peringatan Hardiknas di Bondowoso pun diharapkan menjadi pemicu semangat bersama untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas, merata, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.(*)

Tombol Google News

Tags:

Hardiknas Bondowoso AHW Bupati Bondowoso Bondowoso Berkah Serahkan Uang Pembinaan Kepada Siswa Smp Abdul Hamid Wahid Pendidikan Bondowoso ki hajar dewantara Deep learning Kebijakan Pendidikan Guru Dan Siswa Berita bondowoso info bondowoso