KETIK, MALANG – Aparat kepolisian Polres Malang meringkus pelaku penganiayaan menggunakan senjata tajam (sajam) di sebuah warung seafood Singosari, Kabupaten Malang.
Ia adalah pria berinisial KE (51), warga Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Katanya, ia diamankan polisi setelah diduga melukai warga asal Ngawi menggunakan golok.
Peristiwa itu terjadi di Warung Seafood Mufus, Jalan Raya Mondoroko, Kelurahan Pagentan, Kecamatan Singosari, pada Jumat 22 Mei 2026 lalu. Korban diketahui berinisial DTP (26), warga Kabupaten Ngawi.
"Akibatnya ia mengalami luka robek pada lengan dan telinga kiri akibat sabetan senjata tajam," kata Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar.
Setelah menerima laporan adanya penganiayaan itu, aparat kepolisian langsung mengidentifikasi dan mengamankan pelaku bersama petugas gabungan dari Polsek Singosari dan Resmob Polres Malang pada Selasa 26 Mei 2026.
Saat ini, terduga pelaku harus mendekam di rumah tahanan (rutan) bersama barang bukti yang digunakan saat melukai korban asal Kabupaten Ngawi tersebut.
“Pelaku sudah kami amankan berikut barang bukti berupa satu bilah golok yang diduga digunakan saat melakukan penganiayaan,” ujar Bambang, Sabtu 30 Mei 2026.
Untuk kronologi kejadiannya, ini bermula saat korban bersama sejumlah rekannya berada di warung seafood tersebut. Di sanalah terjadi perselisihan yang sampai saat ini masih sedang didalaminya.
“Dari hasil pemeriksaan sementara, motif penganiayaan dipicu perselisihan saat berada di lokasi. Pelaku kemudian menyerang korban menggunakan senjata tajam hingga menyebabkan luka robek di bagian lengan dan telinga,” jelas Bambang.
Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita satu bilah golok sepanjang sekitar 37 sentimeter dengan gagang kayu sebagai barang bukti.
Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Singosari. Polisi juga telah memintai keterangan sejumlah saksi untuk melengkapi proses penyidikan.
“Atas perbuatannya, pelaku dipersangkakan pasal tindak pidana penganiayaan, kami juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan aksi kekerasan hanya karena emosi, utamakan mediasi dan kekeluargaan,” pungkas Bambang. (*)
Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan Pakai Sajam di Warung Seafood Singosari
30 Mei 2026 11:20 30 Mei 2026 11:20
Hanifuddin Musa, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Polisi ringkus pelaku penganiayaan bersenjata tajam di warung seafood Singosari. (Foto: Humas Polres Malang)
Tags:
Polres Malang Warung Seafood SingosariBaca Juga:
Terekam CCTV! Pembobol Kotak Amal Masjid di Lawang Kabupaten Malang Akhirnya Dibekuk, Ternyata Sudah Beraksi 3 KaliBaca Juga:
Polres Malang Bagi-Bagi Daging Kurban Pakai Besek Bambu, Kurangi Sampah PlastikBaca Juga:
Jelang Iduladha, Polisi Rutin Patroli Cegah Pencurian di Kabupaten MalangBaca Juga:
Tragis! Ledakan Petasan di Kepanjen Kabupaten Malang Tewaskan Pemilik RumahBaca Juga:
Ternyata Hoaks, Polisi Pastikan Tak Ada Pocong Begal di MalangBerita Lainnya oleh Hanifuddin Musa
30 Mei 2026 11:01
Alwi Farhan Lolos Semifinal Singapore Open Setelah Tumbangkan Wakil Jepang
30 Mei 2026 11:00
Terekam CCTV! Pembobol Kotak Amal Masjid di Lawang Kabupaten Malang Akhirnya Dibekuk, Ternyata Sudah Beraksi 3 Kali
29 Mei 2026 16:30
Kemenhaj Siagakan Mobile Crisis Rescue di Mina, Tangani Jemaah Pingsan
29 Mei 2026 14:23
Prabowo Disambut Macron di Paris, Bahas Pertahanan hingga Energi Bersih
29 Mei 2026 13:13
Prabowo Instruksikan Sekolah-Sekolah Mulai Ajarkan Bahasa Prancis
29 Mei 2026 12:00
Kalahkan Shi Yu Qi, Alwi Farhan Masuk Perempat Final di Singapore Open
Trending
Kepala SD di Pemalang Tahan Tangis Usai Terima SK Penugasan, Praktisi Hukum: Jangan Jadikan ASN Korban Kebijakan
Ratusan Guru dan Kepsek Pemalang Terima SK Penugasan, Sejumlah Kepala SD Kecewa Dipindah Jauh dari Domisili
BGN Setop Operasional dan Penyaluran Dana 24 SPPG di Sampang, Ini Daftarnya
Alun-Alun Kepanjen Kabupaten Malang Dibangun di Kanjuruhan, PDI Perjuangan: Jadi Simbol Tinggalkan Pola Pikir Kolonial
