Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Belajar Urus Jenazah, Bekal Kembali ke Masyarakat

12 Mei 2026 21:00 12 Mei 2026 21:00

Rosa Dwi E., Aziz Mahrizal

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Belajar Urus Jenazah, Bekal Kembali ke Masyarakat

Belajar memulasarakan jenazah, warga binaan Lapas Perempuan Malang dibekali ilmu fardu kifayah sebagai bekal kembali ke masyarakat, Senin, 11 Mei 2026. (Foto: Humas LPP Malang)

KETIK, MALANG – Suasana berbeda terlihat di Musala Lapas Perempuan Kelas IIA Malang, Senin, 11 Mei 2026. Sejumlah warga binaan tampak serius mengikuti pelatihan pemulasaraan jenazah yang digelar sebagai bagian dari pembinaan kerohanian di dalam lapas.

Kegiatan ini bukan sekadar belajar teori agama biasa. Para warga binaan diajarkan langsung tata cara memandikan hingga menyalatkan jenazah sesuai syariat Islam. Mereka juga mengikuti simulasi praktik dengan penuh perhatian dan rasa ingin tahu yang tinggi.

Kasubsi Bimkemaswat Lapas Perempuan Malang, Dian Eka, mengatakan pelatihan tersebut menjadi salah satu upaya membekali warga binaan dengan ilmu yang nantinya bisa berguna saat kembali ke tengah masyarakat.

“Kami ingin warga binaan tidak hanya punya keterampilan kemandirian, tetapi juga memahami ilmu fardu kifayah yang sangat dibutuhkan di lingkungan sosial,” ujarnya.

Menurutnya, kemampuan mengurus jenazah juga bisa menumbuhkan rasa peduli terhadap sesama sekaligus memperkuat nilai spiritual para warga binaan.

Pelatihan ini menghadirkan pemateri dari Aisyiyah yang memberikan penjelasan lengkap mulai dari niat, tata cara memandikan jenazah, hingga proses salat jenazah. Antusiasme peserta pun terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Banyak warga binaan aktif bertanya agar benar-benar memahami setiap tahap yang diajarkan.

Instruktur pelatihan menyebut mengurus jenazah merupakan tugas mulia yang harus dilakukan dengan penuh keikhlasan dan adab.

“Antusiasme warga binaan hari ini sangat luar biasa, mereka banyak bertanya karena ingin benar-benar menguasai ilmu ini,” ungkap instruktur pelatihan.

Lewat kegiatan tersebut, warga binaan diharapkan tidak hanya mendapat tambahan ilmu agama, tetapi juga memiliki bekal sosial yang bermanfaat setelah bebas nanti. (*) 

Tombol Google News

Tags:

Lapas Perempuan Malang Kota Malang pemulasaraan jenazah Warga Binaan