KETIK, MALANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang telah menyiapkan pemberian vaksinasi campak kepada tenaga medis (named) dan tenaga kesehatan (nakes). Dari hasil pendataan, vaksinasi campak akan diberikan kepada sekitar 11.000 nakes dan named di lingkungan Pemerintah Kota Malang.
Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif, menjelaskan pemberian vaksinasi campak sesuai arahan Kementerian Kesehatan yang menargetkan 290.000 nakes dan named menjadi prioritas penerima vaksin campak.
"Kami sudah mendata teman-teman named dan nakes terutama yang berada di lingkup Pemerintah Kota Malang dulu. Kami sudah mendata sekitar 11.000," ujarnya, Rabu 13 Mei 2026.
Data tersebut telah diajukan dan diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mendapatkan kuota vaksinasi campak bagi dewasa, khususnya tenaga kesehatan.
"Kemudian kami juga mencadangkan fasilitas kesehatan (faskes) yang ada di Kota Malang," lanjutnya.
Husnul menjelaskan total 11.000 nakes dan named tersebut mencakup RSUD dan 16 puskesmas di Kota Malang. Termasuk dengan jajaran Dinkes Kota Malang, laboratorium kesehatan daerah, hingga 28 rumah sakit di Kota Malang.
Pelaksanaan vaksinasi campak dapat dilakukan setelah mendapatkan dropping vaksin dari Pemprov Jatim. Setiap nakes dan named juga akan mendapatkan 2 kali vaksinasi campak.
"Kami juga akan dropping lagi ke faskes. Sehingga masing-masing faskes nanti yang akan melakukan vaksinasi sendiri. Dosisnya sama ada MR1 dan MR2," tutupnya. (*)
