Suroboyo Bus dan Wira Wiri Jadi Sarana Wisata Kota Warga Surabaya

22 Mei 2026 10:59 22 Mei 2026 10:59

Samsul HM, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Suroboyo Bus dan Wira Wiri Jadi Sarana Wisata Kota Warga Surabaya

Seorang penumpang turun dari Suroboyo Bus (Foto: Ara for Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – “Sabar, sabar biar yang turun duluan”. Imbauan ini sering disampaikan oleh petugas pengawas bus di halte pemberhentian Suroboyo Bus dan Feeder Wiwa Wiri. 

Pada jam pulang kerja di beberapa titik halte bus dan Wira Wiri kelihatan padat penumpang. Pemandangan tersebut terlihat di beberapa titik halte yang dilalui Suroboyo Bus dan Wira Wiri.

Di Kota Surabaya, kedua angkutan ini diminati oleh warga kota, termasuk karyawan dan pelajar. Kepadatan penumpang terpantau saat mereka berangkat dan pulang sekolah saling berebut cepat naik Suroboyo Bus.

Suroboyo Bus dan Feeder Wira Wiwi juga diminati emak-emak. Mereka memanfaatkan kedua angkutan tersebut saat ingin wisata kota dengan tarif yang murah.

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyediakan moda transportasi tersebut dengan tarif yang murah. Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri tarifnya hanya Rp5 ribu, pelajar/mahasiswa Rp2,5 ribu.

Sementara para lansia cukup menunjukkan KTP. Gratis ke mana saja sesuai dengan rute kedua angkutan kota tersebut. 

Kru di dalam bus melayani setiap penumpang dengan ramah dan sopan. Ketika ada penumpang naik, kali pertama yang ditanyakan adalah tujuan dan aplikasi untuk pembayaran seperti QRIS, Gobis, atau e-money.

Sejak moda transportasi kota ini beroperasi, penumpang merasa aman dan nyaman. Mereka aman diincar copet dan tindak kejahatan yang lain. 

Dalam bus maupun Wira Wiri dilengkapi dengan CCTV. Alat pemantau ini dipasang pada bagian dasbor mobil dan di ruang tempat duduk. 

Hampir setiap waktu Suroboyo Bus dan Wira Wiri dipenuhi penumpang. Berdasarkan pantauan usai jam berangkat kerja dan sekolah kedua angkutan tersebut sebagian diisi penumpang emak-emak.

Sumiatun, salah seorang lansia warga Surabaya mengaku sering memanfaatkan Suroboyo Bus untuk mengunjungi beberapa tempat wisata di Kota Pahlawan.

“Rekreasi yang saya kunjungi ke Pelabuhan Tanjung Perak, Kota Lama, Kenjeran dan Hutan Mangrove,” kata Sumiatun.

Melayani penumpang Suroboyo Bus tidak semudah yang dibayangkan. Pada jam pulang kerja dan pulang anak sekolah semua jurusan dipadati penumpang. Mereka berebut naik bus ingin segera pulang dan beristirahat. 

“Saat jam padat penumpang sering terjadi cekcok di antara penumpang yang akan naik bus,” kata Rohmat, petugas di Halte Jalan Embong Malang.

Rohmat punya inisiatif bila ada calon penumpang berdiri bergerombol. Setiap orang diberi nomor urut. “Kalo bus datang tidak berebutan naik. Mereka agar tertib,” katanya. 

Suroboyo Bus yang beroperasi sebanyak 28 unit dan angkutan feeder Wira Wiri 52 unit. Pemerintah Kota Surabaya rencananya menambah angkutan kota yang murah meriah tersebut sesuai kebutuhan.(*)

Tombol Google News

Tags:

Suroboyo bus Wisata Kota surabaya Wira Wiri