KETIK, SURABAYA – Film horor Indonesia berjudul “Kamu Harus Mati” resmi diumumkan akan tayang di bioskop pada 21 Mei 2026. Film garapan sutradara Tema Patrosza itu disebut menghadirkan permainan psikologis yang kuat dan menegangkan bagi penonton.
Diproduseri Muhammad Hananto, film ini juga dibintangi sejumlah artis seperti Sahila Hisyam, Sitha Dewi Marino, Pamela Bowie, Annette Edoarda, hingga Leo Consul. Film tersebut menghadirkan kisah tentang teror, trauma, dan persahabatan yang perlahan berubah menjadi ancaman mengerikan.
Cerita film ini diawali dari sosok Meta yang diperankan Sahila Hisyam. Rasa penasarannya terhadap dunia mistis membuat Meta kehilangan kendali setelah melakukan sesuatu yang seharusnya tidak ia lakukan.
Meta sebelumnya juga kehilangan sang kekasih, Sam, yang diperankan Leo Consul. Sejak saat itu, kehidupan Meta berubah drastis dan dipenuhi trauma akibat kehilangan orang yang dicintainya.
Hingga ia menunjukkan sesuatu dengan melakukan ritual pemanggil arwah, yang memiliki hubungan dengan sosok kekasihnya yang telah meninggal di masa lalu. Namun demikian, keputusan tersebut justru merupakan awal dari serangkaian peristiwa mengerikan.
Namun, situasi perlahan berubah yang membuat dua sahabat dekatnya yaitu Dona dan Kesi, meragukan kewarasan Meta. Dona, dimainkan oleh Sitha Dewi Marino, dan Kesi, dimainkan oleh Pamela Bowie, percaya bahwa Meta mengalami gangguan jiwa karena trauma yang belum pulih.
Hubungan persahabatan mereka mulai rusak karena perbedaan pendapat. Meta mulai merasa terisolasi dan ditinggalkan oleh orang-orang di sekitarnya.
Meta akhirnya memutuskan untuk menghadapi seluruh ketakutan yang selama ini mengganggu hidupnya sendiri di tengah tekanan psikologis yang terus menghantuinya. Ia percaya bahwa sosok yang menerornya adalah ancaman yang sebenarnya, bukan khayalan.
Film ini menawarkan suasana yang mencekam dikombinasikan dengan permainan psikologis yang kuat. Penonton akan diajak masuk ke dalam keadaan mental karakter utama yang dipenuhi dengan misteri, paranoia, ketakutan, dan trauma. (*)
