KETIK, PALEMBANG – Upaya meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Manggala Agni Daerah Operasi Sumatera XVI/Lahat menggelar pelatihan teknis bagi Regu Pemadam Kebakaran PT Mutiara Sawit Seluma.
Kegiatan intensif yang berlangsung selama tiga hari sejak 10-12 Juni 2026 kemarin di area operasional PT. Mutiara Sawit Seluma Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu.
Pelatihan dirancang untuk membekali personel perusahaan dengan keterampilan praktis di lapangan serta pemahaman mendalam mengenai penanggulangan api yang efektif dan aman.
Fokus Pelatihan dan Pengembangan Kapasitas, para peserta mendapatkan materi komprehensif yang meliputi Teknik Pemadaman Manual dan Mekanis, Penggunaan peralatan pemadam api ringan hingga mesin pompa air sesuai dengan medan dan jenis bahan bakar hutan,
Manajemen Hotspot baik itu Prosedur deteksi dini, pelaporan, dan respons cepat saat terpantau titik api (hotspot) di sekitar konsesi atau wilayah penyangga, Keselamatan Kerja (K3) yang meliputi Standar prosedur operasional untuk memastikan keselamatan regu pemadam saat berada di garis depan.
Strategi Penyekatan meliputi Teknik pembuatan sekat bakar guna mencegah penjalaran api agar tidak meluas ke area yang lebih luas.
Kepala Daops Sumatera XVI/Lahat Athur Daniel Sinaga,S.Pi.,M.Si menekankan bahwa kolaborasi antara Manggala Agni sebagai garda terdepan penanganan Karhutla dengan pihak swasta sangatlah vital. Keberadaan Regu Pemadam Kebakaran di tingkat perusahaan menjadi ujung tombak dalam pencegahan dini sebelum api membesar dan sulit dikendalikan.
"Pelatihan ini bukan sekadar transfer ilmu, tetapi upaya membangun jejaring komunikasi dan koordinasi yang solid. Dengan keterlibatan aktif pihak perusahaan, kita memperkuat sistem deteksi dini dan respons cepat di wilayah yang rentan kebakaran," ujar Athur Daniel Sinaga.
Pihak PT. Mutiara Sawit Seluma menyambut baik inisiatif ini dan berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapan regu internalnya. Dengan bekal pengetahuan yang didapat selama tiga hari pelatihan, diharapkan regu pemadam perusahaan dapat bertindak secara profesional dan terukur dalam mengantisipasi ancaman Karhutla selama musim kemarau tahun 2026 ini.
Kegiatan ditutup dengan simulasi lapangan yang memperagakan pemadaman api secara terorganisir, yang menunjukkan kesiapan penuh para peserta dalam menjaga kelestarian ekosistem hutan dan lahan di Kabupaten Seluma. (*)
.png)