Sepenggal Kisah di TransJatim Koridor Mojokerto-Surabaya (8)

Kok Bus Berhenti Bukan di Halte? Oh... Ada Insiden Ternyata

30 April 2026 18:22 30 Apr 2026 18:22

Dina Elwarda, Fiqih Arfani

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Kok Bus Berhenti Bukan di Halte? Oh... Ada Insiden Ternyata

Suasana penumpang turun dari bus TransJatim saat sampai di Halte Dukuh Menanggal pada sore hari. (Foto: Dina Elwarda/Ketik.com)

KETIK, MOJOKERTO – Sore itu seperti biasa, saya menunggu bus TransJatim di Halte Dukuh Menanggal Surabaya. Seperti biasa juga, setiap sore pemandangan antrean penumpang mengular terjadi. Sesekali, saya membuka aplikasi TransJatim Ajaib untuk memantau posisi bus yang akan datang.

Tak lama kemudian, bus tiba di halte dan berhenti untuk menurunkan penumpang. Setelah seluruh penumpang turun, penumpang selanjutnya mulai naik secara bergantian. Namun, suasana sempat sedikit tidak tertib ketika beberapa orang berusaha lebih dulu mendapatkan tempat duduk hingga kursi-kursi cepat terisi penuh.

Merasa cukup lelah, saya memilih untuk tidak ikut bus tersebut dan memutuskan menunggu bus berikutnya demi mendapatkan tempat duduk yang lebih nyaman.

20 menit kemudian, bus berikutnya terlihat mendekati kawasan Dukuh Menanggal. Namun, di luar kebiasaan, bus tersebut berhenti sebelum mencapai halte. Dari kejauhan, saya melihat sopir dan kondektur turun dari bus. Di depan bus, tampak mobil juga berhenti dan pengemudinya ikut turun.

Peristiwa tersebut tidak hanya menarik perhatian saya, tetapi juga penumpang lain yang sedang mengantre. Beberapa dari mereka mencoba menebak-nebak situasi yang terjadi. Samar-samar terdengar salah satu penumpang berkata, “Kayaknya nyerempet, deh.”

5 menit berlalu, interaksi antara sopir bus dan pengemudi mobil tersebut akhirnya selesai. Keduanya kembali ke kendaraan masing-masing, dan bus pun melanjutkan perjalanan hingga tiba di titik Halte Dukuh Menanggal.

Setelah bus berhenti dan penumpang turun, saya pun naik dan mendapatkan tempat duduk. Tak lama kemudian, kondektur mulai menyusuri lorong bus untuk menarik ongkos sekaligus membagikan tiket kepada para penumpang.

Dalam suasana bus yang cukup hening, percakapan antara kondektur dan salah satu penumpang terdengar cukup jelas.

“Mbak tadi kenapa kok berhenti?” tanya seorang penumpang ke kondektur yang kebetulan perempuan.

“Iya, Pak. Tadi pengendara mobil itu menghentikan kami karena tidak terima kendaraannya kami dahului,” jawab kondektur dengan tenang.

“Cuma begitu, Mbak? Saya kira tadi busnya sempat menyenggol mobil itu,” lanjut penumpang tersebut.

“Tidak, Pak. Katanya dia kesal karena merasa bus TransJatim sering seperti itu. Padahal, kami juga mengejar waktu sesuai jadwal,” jelas kondektur lagi.

Perjalanan pun kembali berjalan normal. Dari kejadian tersebut, terlihat bahwa dinamika di jalan raya tidak hanya melibatkan aspek teknis berkendara, tetapi juga pemahaman antar pengguna jalan. Di sisi lain, layanan TransJatim tetap berupaya berjalan sesuai jadwal demi kenyamanan penumpang, meski terkadang dihadapkan pada situasi yang tidak terduga. (*)

Tombol Google News

Tags:

info mojokerto berita mojokerto Bus TransJatim Koridor Mojokerto-surabaya Insiden Transjatim Transjatim Ajaib Halte Dukuh Menanggal Terminal Kertajaya