KETIK, TEGAL – Kepolisian Resor (Polres) Tegal menunjukkan dukungan terhadap pelestarian budaya daerah dengan ikut ambil bagian dalam Kirab Budaya Hari Jadi Kabupaten Tegal ke-425, Senin, 18 Mei 2026.
Kapolres Tegal, AKBP Bayu Prasatyo, bersama istri menaiki kereta kuda bersama Bupati Tegal, H. Ischak Maulana Rohman dan istri, serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lainnya.
Kehadiran unsur pimpinan daerah, TNI, dan Polri dalam satu iring-iringan menjadi simbol sinergi dalam menjaga persatuan sekaligus melestarikan budaya lokal.
Kirab budaya dimulai dari halaman Rumah Dinas Bupati Tegal dengan menampilkan arak-arakan pusaka bersejarah Kabupaten Tegal, yakni Tombak Kyai Plered.
Prosesi tersebut semakin semarak dengan penampilan drum band, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka, ansambel gamelan, serta rombongan peserta kirab yang menarik perhatian masyarakat.
Sepanjang rute perjalanan, warga tampak antusias menyaksikan iring-iringan kereta kuda yang membawa para pimpinan daerah.
Suasana itu mencerminkan kedekatan antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam momentum budaya yang sarat makna.
Selain mengikuti prosesi budaya, jajaran Polres Tegal juga menerapkan pengamanan ketat selama kegiatan berlangsung.
Personel disiagakan di sepanjang jalur kirab guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan lancar.
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo mengatakan keterlibatan Polri dalam kegiatan budaya merupakan bagian dari pendekatan humanis kepada masyarakat.
“Melalui momen ini, kami ingin membuktikan bahwa Polri hadir tidak hanya dalam tugas menjaga keamanan dan ketertiban, melainkan juga menjadi bagian dari masyarakat yang turut bertanggung jawab menjaga dan melestarikan budaya daerah,” tegasnya.
Rangkaian kirab budaya kemudian dilanjutkan dengan prosesi penyerahan pusaka kepada Bupati Tegal serta Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tegal sebagai puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Tegal ke-425. (*)
