KETIK, MALANG – Kondisi ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil membuat sebagian masyarakat mulai khawatir menyimpan uang di bank. Isu perlambatan ekonomi hingga wacana “great reset” juga ikut memengaruhi kepercayaan publik terhadap sektor keuangan.
Namun, Kepala Bank Banten Cabang Malang, Sofyan Iswahyudi, mengajak masyarakat untuk tetap tenang. Ia juga meminta agar publik tidak meninggalkan kebiasaan menabung di bank.
Menurut Sofyan, situasi ekonomi yang terjadi saat ini bukan hanya dialami Indonesia, tetapi juga berdampak secara global. Hal ini, sambung lulusan Universitas Muhammadiyah Malang tersebut, disebabkan pelbagai faktor, termasuk konflik dan perang di kawasan Timur Tengah.
“Kalau masalah kondisi, saya pikir tidak hanya di Indonesia. Dunia juga sedang diguncang kondisi ekonomi seperti ini. Dampaknya salah satunya karena adanya perang,” ujar Sofyan saat diwawancarai.
Meski demikian, ia menilai menyimpan uang di bank tetap menjadi pilihan yang lebih aman dibandingkan menyimpan uang tunai secara pribadi. Selain faktor keamanan, dana nasabah di bank juga mendapat perlindungan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
“Kalau kita takut menabung di bank, justru dengan menabung di bank tingkat keamanannya lebih tinggi daripada kita menyimpan uang tunai sendiri. Di bank saat ini juga dijamin oleh LPS,” katanya.
Sofyan menjelaskan, keberadaan LPS menjadi salah satu bentuk perlindungan negara terhadap dana masyarakat yang disimpan di lembaga perbankan. Karena itu, ia berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh isu-isu yang dapat menurunkan tingkat kepercayaan terhadap bank.
Menurutnya, sektor perbankan pada dasarnya dibangun di atas kepercayaan publik. Karena itu, menjaga kepercayaan nasabah menjadi hal utama yang terus dilakukan pihak bank.
“Perbankan itu adalah lembaga keuangan yang menjaga kepercayaan. Bahkan, slogan dari kami di Bank Banten adalah trust,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap bijak dalam mengelola keuangan di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil, termasuk tetap menabung dan memanfaatkan layanan perbankan secara aman dan tepat. (*)
