KETIK, BLITAR – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Blitar tidak berhenti pada pengibaran Sang Merah Putih dan pembacaan Proklamasi.
Semangat mengenang jasa para pendiri bangsa juga diwujudkan melalui Ziarah Nasional ke kompleks Makam Presiden pertama RI, Ir. Soekarno, di Jalan Ir. Soekarno No. 152, Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Senin 17 Agustus 2026.
Ziarah tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan kemerdekaan setelah Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI yang berlangsung di Alun-Alun Pemkab Blitar, Jalan Kusuma Bangsa, Kecamatan Kanigoro.
Komandan Kodim 0808/Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan, turut mengikuti seluruh rangkaian kegiatan tersebut bersama jajaran Forkopimda Blitar Raya, TNI, Polri, pimpinan instansi pemerintah serta sejumlah elemen lainnya.
Upacara di Alun-Alun Pemkab Blitar dipimpin Bupati Blitar H. Rijanto, sebagai inspektur upacara dengan mengusung tema nasional HUT ke-81 RI, “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”
Usai upacara, rombongan bergerak menuju kompleks Makam Bung Karno untuk mengikuti prosesi ziarah nasional sekaligus memberikan penghormatan kepada sang Proklamator.
Bagi Dandim 0808/Blitar, momentum tersebut memiliki makna yang lebih dalam dibanding sekadar agenda rutin setiap peringatan kemerdekaan.
“Ziarah nasional ini bukan sekadar tradisi seremonial tahunan. Ini menjadi momentum untuk merefleksikan kembali perjuangan Bung Karno dan para pahlawan dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan,” ujar Virlani.
Menurutnya, kemerdekaan yang dinikmati masyarakat saat ini lahir dari perjuangan panjang yang membutuhkan keberanian, persatuan dan semangat pantang menyerah.
Nilai-nilai tersebut, kata dia, tetap relevan untuk diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama ketika tantangan pembangunan semakin kompleks.
“Semangat patriotisme, pantang menyerah dan persatuan yang diwariskan para pahlawan harus terus kita jaga dan jadikan inspirasi dalam mengisi kemerdekaan,” imbuhnya.
Virlani menegaskan, mengisi kemerdekaan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aparat keamanan, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Karena itu, sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus mendukung pembangunan.
“Sinergitas dan kemitraan yang solid antarinstansi serta kemanunggalan TNI dengan rakyat menjadi fondasi penting dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan daerah,” tegasnya.
Prosesi ziarah kemudian dilanjutkan dengan doa bersama untuk mendoakan para pahlawan sekaligus memanjatkan harapan bagi keselamatan, kedamaian dan kemajuan Indonesia.
Rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Blitar tersebut berlangsung aman, lancar dan tertib.
Dari lapangan upacara hingga pusara Bung Karno, peringatan kemerdekaan tahun ini seolah menghubungkan dua hal yang tak terpisahkan: mengenang bagaimana Indonesia diperjuangkan dan mengingatkan bagaimana kemerdekaan itu harus terus diisi.
.png)