KETIK, MALANG – PKB dan Partai Demokrat telah mengusung Moch Anton atau Abah Anton untuk maju di Pilkada 2024. Setelah dipasangkan dengan berbagai nama, akhirnya Abah Anton resmi menggandeng Dimyati Ayatulloh, seorang pengusaha dari Kota Malang.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur, Hikmah Bafaqih. Menurutnya pemilihan Dimyati Ayatulloh sebagai wakil Abah Anton didasarkan pada pengalaman dan kapabilitas masing-masing calon.
“Kami percaya bahwa kombinasi antara pengalaman politik Abah Anton dan kemampuan manajerial Dimyati Ayatulloh akan membawa dampak positif bagi masyarakat Kota Malang. Terutama dalam menghadapi tantangan pembangunan dan pelayanan publik yang lebih baik,” ujar Hikmah, Jumat, 23 Agustus 2024.
Tak hanya itu, dengan menggandeng pengusaha dan profesional, dinilai mampu mewujudkan perubahan dalam pemerintahan ke depannya. Terlebih beberapa partai politik dikabarkan ikut merapat ke barisan Abah Anton-Dimyati.
“Abah mungkin melihat Pak Dimyati sebagai seorang yang tidak hanya cakap dalam bidangnya, tetapi juga memiliki integritas dan komitmen yang tinggi untuk melayani masyarakat,” kata tambah Hikmah.
Dimyati diketahui memegang posisi Technical Service Head Medical di PT. Fujifilm Indonesia sejak 2019. Ia juga menjadi Direktur Operasional di Tri Indo Global, mengelola jaringan layanan untuk merek-merek besar seperti Midea, Philips, dan Toshiba.
“Setelah mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk pengalaman dan kapabilitas, kami percaya bahwa pasangan ini memiliki visi yang jelas dan kuat untuk membawa perubahan positif bagi Kota Malang,” tutupnya.(*)
PKB dan Demokrat Usung Abah Anton Maju Pilkada Kota Malang Bersama Dimyati
23 Agustus 2024 04:02 23 Agt 2024 04:02
Lutfia Indah, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Abah Anton (kiri) yang diusung oleh PKB dan Demokrat untuk maju Pilkada Kota Malang bersama Dimyati. (Foto: PKB)
Tags:
pkb Demokrat Abah Anton Pilkada2024 Pilkada Kota Malang Kota Malang DimyatiBaca Juga:
Ini 3 Kafe Unik yang Jadi Favorit Anak Muda di Kota MalangBaca Juga:
Sengketa Tanah Mojolangu, DPRD Kota Malang Minta Ahli Waris Verifikasi Ulang DokumenBaca Juga:
Terkatung-katung 53 Tahun, Ahli Waris Pemilik Lahan Fasum Mengadu ke DPRD Kota MalangBaca Juga:
Waspada! Dinkes Kota Malang Sebut Berat Badan Turun dan Batuk 2 Minggu Bisa Jadi Tanda TBCBaca Juga:
925 Warga Kota Malang Terjangkit TBC, Mayoritas Laki-LakiBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
3 Juni 2026 19:54
Sengketa Tanah Mojolangu, DPRD Kota Malang Minta Ahli Waris Verifikasi Ulang Dokumen
3 Juni 2026 16:30
Waspada! Dinkes Kota Malang Sebut Berat Badan Turun dan Batuk 2 Minggu Bisa Jadi Tanda TBC
3 Juni 2026 16:00
925 Warga Kota Malang Terjangkit TBC, Mayoritas Laki-Laki
3 Juni 2026 15:51
27 Kasus TBC Ditemukan dari Skrining Mobile, Dinkes Malang Perluas Deteksi hingga September 2026
3 Juni 2026 12:18
Disdikbud Kota Malang Beberkan Syarat Masuk SD Bagi Anak di Bawah 7 Tahun
