Materi Perpajakan Bakal Diadopsi dalam Kurikulum Pendidikan 30 SMP Negeri di Kota Malang

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Marno

31 Okt 2023 09:21

Thumbnail Materi Perpajakan Bakal Diadopsi dalam Kurikulum Pendidikan 30 SMP Negeri di Kota Malang
Dari kanan ke kiri: Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Dwi Astuti, Kepala Kanwil DJP Jatim III Farid Bachtiar, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang Suwarjana. (Foto: Humas DJP Jatim III)

KETIK, MALANG – Terobosan untuk membangun kesadaran dan mengedukasi  perpajakan sejak usia dini dilakukan oleh Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur III. Salah satunya melalui program Inklusi Kesadaran Pajak yang dituangkan dalam kurikulum pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kota Malang.

Untuk merealisasi program kali pertama di Indonesia tersebut, Kepala Kanwil DJP Jawa Timur III Farid Bachtiar melakukan Memorandum of Understanding (MoU) bersama dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Suwarjana, dan 30 Kepala SMP Negeri di Kota Malang, Senin (30/10/2023).

Materi pendidikan perpajakan akan dimasukkan dalam rencana pembelajaran semester awal siswa SMP. Harapannya, para siswa memiliki kesadaran dan pengetahuan terkait sistem perpajakan serta manfaatnya bagi pembangunan masyarakat dan negara.

Sebanyak 30 SMP Negeri di Kota Malang digadang menjadi sekolah pertama yang melaksanakan program tersebut untuk menjadi percontohan bagi sekolah di seluruh Indonesia.

Baca Juga:
[FOTO] Sensasi Kuliner Italia di Malang, Cicipi “Torre Del Gusto” Italian All You Can Eat Dinner di Hotel Santika Premiere

“Saya bersyukur sekaligus berterima kasih kepada kantor pusat DJP yang memilih Kota Malang sebagai piloting kegiatan ini. Awalnya, program ini hanya direncanakan untuk lima SMP di Kota Malang, namun semangat dan antusiasme Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang membuat program ini diperluas menyasar seluruh SMP Negeri di Kota Malang,” ujar Kepala Kanwil DJP Jawa Timur III Farid Bachtiar.

Memberikan materi perpajakan pada siswa SMP, dapat menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya membayar pajak. Dengan demikian tercipta rasa cinta tanah air pada anak-anak melalui kesadaran dan pemahaman pajak yang utuh terhadap generasi di masa depan.

"Kami tidak hanya ingin menanamkan pemahaman bahwa pajak itu penting bagi Indonesia. Kami juga ingin menceritakan manfaat pajak bagi kita semua. Bahwa setiap pembangunan di Indonesia merupakan wujud nyata partisipasi seluruh warga Indonesia," sebut Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Dwi Astuti.

Sisipan materi kesadaran pajak nantinya tidak akan mengganggu proses pembelajaran dari tenaga pendidik. DJP Jatim III pun memberikan kesempatan bagi pihak sekolah yang membutuhkan bantuan terkait penyampaian materi perpajakan bagi peserta didik. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Jatim III Vincentius Sukamto.

Baca Juga:
Kejari Kota Malang Lelang 12 Aset Koruptor Puskopsyah Al Kamil

“Peran pendidik sangat besar bagi edukasi kesadaran pajak kepada pelajar. Inklusi Kesadaran Pajak bagi siswa SMP bukan merupakan kurikulum tersendiri, sifatnya hanya sebagai sisipan sehingga tidak menambah beban tenaga pendidik. Kerja sama kita tidak terbatas pada hari ini, kami secara terbuka dan senang hati akan membantu jika diperlukan bantuan terkait teknis pelaksanaan MoU ini,” ujar Vincent.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Suwarjana berharap kerja sama tersebut dapat berlanjut. 

“Harapannya kerja sama ini dapat diperluas dengan melakukan perjanjian serupa kepada seluruh SMP swasta yang ada di Kota Malang. Tujuannya agar semua pelajar dapat materi yang sama terkait kesadaran pajak,” ujar Suwarjana. (*)

Baca Sebelumnya

Wujudkan Zero Net Emission 2060, Gubernur Khofifah Tanam 10 Ribu Mangrove di Romokalisari

Baca Selanjutnya

Ratusan Peselam Seluruh Indonesia Akan Bersaing di Kejurnas Selam Finswimming Piala Gubernur Jatim

Tags:

Materi Perpajakan SMP Negeri Kota Malang DJP Jatim III Kota Malang Pajak Direktorat Jenderal Pajak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Selaraskan Adab Anak dan Orang Tua, Jamiyyah SD Islam Al Azhar 56 Malang Kajian Bareng Ustaz Abdul Somad

19 April 2026 11:12

Selaraskan Adab Anak dan Orang Tua, Jamiyyah SD Islam Al Azhar 56 Malang Kajian Bareng Ustaz Abdul Somad

Hemat Energi, Pemkot Malang Kombinasikan Bersepeda dan WFH 30 Persen

18 April 2026 18:16

Hemat Energi, Pemkot Malang Kombinasikan Bersepeda dan WFH 30 Persen

Tak Hanya Berprestasi, Wisuda Ke-51 Unitri Cetak Lulusan Penuh Inspirasi

18 April 2026 17:12

Tak Hanya Berprestasi, Wisuda Ke-51 Unitri Cetak Lulusan Penuh Inspirasi

Stok Sapi Menipis, DPRD Kota Malang Desak Pemkot Stabilkan Harga Daging

18 April 2026 15:52

Stok Sapi Menipis, DPRD Kota Malang Desak Pemkot Stabilkan Harga Daging

Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Terima Hadiah di Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

17 April 2026 20:48

Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Terima Hadiah di Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

Inovasi Humanis! Lapas Perempuan Malang Sajikan Sensasi Makan Ala Pujasera untuk Warga Binaan

17 April 2026 19:10

Inovasi Humanis! Lapas Perempuan Malang Sajikan Sensasi Makan Ala Pujasera untuk Warga Binaan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend