Dari Suriname hingga Palestina, 75 Mahasiswa Asing Bakal Kuliah di Unisma dengan Beasiswa

17 Agustus 2026 16:50 17 Agt 2026 16:50

Lutfia Indah, Dendy Ganda K.

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Dari Suriname hingga Palestina, 75 Mahasiswa Asing Bakal Kuliah di Unisma dengan Beasiswa

Prof. Junaidi menyebut Unisma menerima 75 mahasiswa asing dari berbagai negara, mulai dari Suriname, Madagaskar, hingga Palestina. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Universitas Islam Malang (Unisma) bakal menerima 75 mahasiswa asing yang berkuliah dengan beasiswa. Mahasiswa asing tersebut berasal dari berbagai negara, mulai dari Suriname, Madagaskar, Palestina, hingga Sierra Leone, salah satu negara di Afrika Barat.

Rektor Unisma, Prof. Junaidi, menjelaskan beasiswa yang diterima 75 mahasiswa asing tersebut salah satunya didapatkan melalui pembiayaan pemerintah Indonesia, mulai dari skema Kemitraan Negara Berkembang (KNB) maupun Darmasiswa untuk program belajar bahasa dan kebudayaan Indonesia.

"Jumlah total mahasiswa asing insyaallah nanti akan berjumlah sekitar 75, baik yang beasiswa dari pemerintah Indonesia, beasiswa dari institusi Unisma, dan juga mereka yang mandiri," ujarnya, Senin, 17 Agustus 2026.

Khusus program Beasiswa KNB, terdapat tiga negara yang berpartisipasi, yakni Madagaskar, Suriname, dan Sierra Leone. Unisma juga turut andil dalam beasiswa yang diberikan oleh Baznas untuk Palestina.

"Kita juga akan berkontribusi pada Beasiswa Baznas untuk Palestina. Sebanyak dua orang mahasiswa Palestina akan belajar di Program Pascasarjana Unisma," lanjutnya.

Menurut Prof. Junaidi, penerimaan mahasiswa asing tersebut merupakan kontribusi Unisma dalam mengisi kemerdekaan. Terlebih, dalam milestone pengembangan Unisma, tekad untuk melesat menuju world class university telah disepakati sebagai tekad bersama.

"Kita semua sadar, sebagai sebuah perguruan tinggi swasta, roda organisasi kita akan berjalan dengan lancar jika kita memiliki mahasiswa yang banyak. Untuk itu, untuk membuat Unisma menjadi World Class University, kita memerlukan jumlah mahasiswa yang terus meningkat," ujarnya.

Tombol Google News

Tags:

mahasiswa asing Sierra Leone Unisma Malang Universitas Islam Malang Prof Junaidi Mahasiswa Asing Unisma