KETIK, MALANG – Su'da Huwayda menjadi salah satu lulusan terbaik Universitas Islam Malang (Unisma) pada wisuda periode 75 tahun 2025. Selama kuliah, mahasiswa Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) ini masih menyempatkan diri bekerja sebagai shadow teacher.
Di tengah kesibukan akademiknya, Su'da masih mendedikasikan waktunya untuk membimbing anak berkebutuhan khusus. Pekerjaan itu telah ia lakoni sejak masih berada di semester 5.
"Saya bekerja dari semester 5 menjadi shadow teacher. Saya ikut dosen yang membimbing kakak saya. Beliau punya putri yang berkebutuhan khusus dan butuh pendamping. Akhirnya saya jadi shadow teacher sampai sekarang," ujarnya, Kamis, 20 Februari 2025.
Su'da mendampingi proses belajar anak didiknya di jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) selama bersekolah, dan juga saat berkegiatan di rumah. Anak didiknya itu memiliki keterbatasan dalam berjalan, sedangkan untuk tingkat intelegensinya berkembang sangat baik.
"Untuk pemahamannya, sangat berkembang jadi harus di stop. Misalnya anak pada umumnya memahami bahwa ini air putih, sedangkan dia kenapa airnya putih, ada apa dengan warna putih. Pemahaman seperti ini yang harus distop, cukup pemahaman dasar pada usianya saja yang harus diserap, selebihnya harus dibuang," katanya.
Kemampuannya untuk membimbing anak berkebutuhan khusus ia dapatkan dari implementasi belajar-mengajar di Unisma. Menurutnya Unisma tidak hanya menerima dan menoleransi perbedaan namun juga memberikan jaminan perlindungan.
"Di kelas ada teman yang tergolong anak berkebutuhan khusus. Saya melihat bagaimana cara dosen mengajar, memberi perlakuan itu tentu berbeda. Dari situ saya belajar bagaimana cara menangani anak berkebutuhan khusus," jelasnya.
Meskipun aktif menjadi shadow teacher, namun Su'da berhasil mendapatkan IPK 3,97 dan mendapat predikat kelulusan Dengan Pujian. Agar dapat meraih prestasi akademik, Su'da telah menetapkan target sejak semester 1.
"Kalau mau jadi lulusan baik ya kejar IPK-nya. Kalau disambi bekerja tetap prioritaskan kuliah. Jadi cari kerja yang mendukung proses kuliah," ucapnya. (*)
Sosok Su'da Huwayda, Lulusan Terbaik Unisma yang Kuliah Sambil Mengajar Anak Berkebutuhan Khusus
20 Februari 2025 17:00 20 Feb 2025 17:00
Lutfia Indah, Gumilang
Redaksi Ketik.com
Su'da Huwayda, lulusan terbaik Unisma yang kuliah sambil menjadi shadow teacher. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
Su'da Huwayda Lulusan Terbaik UNISMA Mahasiswa Unisma Shadow TeacherBaca Juga:
Mahasiswa Unisma Belajar di Taiwan dan Nigeria, Perluas Kerja Sama GlobalBaca Juga:
Wacana Penutupan Prodi Ramai Dibahas, Rektor UNISMA Junaidi Ingatkan Tak GegabahBaca Juga:
UNISMA Buka Lowongan 66 Dosen Baru 2026, Cek Formasi dan Syarat Lengkapnya!Baca Juga:
Serukan Perdamaian Dunia, Direktur Pascasarjana Unisma: Perang Global Hantam Pangan hingga EkonomiBaca Juga:
Peringati Lustrum Ke-9, Rektor Unisma Ungkap Capaian Menuju Kampus Kelas DuniaBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
30 Mei 2026 17:07
Dishub Kota Malang Bersih-Bersih Halte Tiap Senin, Minta Masyarakat Tak Lakukan Vandalisme
30 Mei 2026 14:23
Sirkuit Legendaris Kertanegara Malang Kembali Menderu Besok!
30 Mei 2026 13:25
Heboh di TikTok! Sego Tempong Pasar Klojen Kota Malang Jadi Buruan Wisatawan Kuliner dari Berbagai Daerah
30 Mei 2026 12:15
Tekan Kenaikan Harga Bahan Pokok, Pemkot Malang Hadirkan WTI di 2 Pasar
29 Mei 2026 15:50
Penambahan 3 Koridor Trans Jatim di Malang Masih Digodok, Gubernur Khofifah: Masih Hitung Anggaran
29 Mei 2026 15:40
Momen HLUN 2026, Pemprov Jatim Guyur Bantuan Jaminan Hidup hingga Rp108 Miliar untuk Lansia
Trending
Kepsek Wanita Lansia Menangis Usai Dimutasi, Ormas 234 SC Kritik Kebijakan Pemkab Pemalang
BGN Setop Operasional dan Penyaluran Dana 24 SPPG di Sampang, Ini Daftarnya
Alun-Alun Kepanjen Kabupaten Malang Dibangun di Kanjuruhan, PDI Perjuangan: Jadi Simbol Tinggalkan Pola Pikir Kolonial
Polemik Mutasi Kepala Sekolah, PGRI Pemalang Sebut SK Bupati Bersifat Final
