Sebelum Meninggal Dunia, Satpam Perumahan Kota Malang Sempat Ungkap Jumlah Maling Pelaku Penusukan

10 Mei 2026 15:47 10 Mei 2026 15:47

Kukuh Kurniawan, Gumilang

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Sebelum Meninggal Dunia, Satpam Perumahan Kota Malang Sempat Ungkap Jumlah Maling Pelaku Penusukan

Suasana lokasi kejadian di Jalan Raya Cemorokandang atau tepatnya dekat Jembatan Amprong Kecamatan Kedungkandang Kota Malang saat didatangi oleh Ketik.com pada Minggu, 10 Mei 2026. Di lokasi inilah, korban berkelahi dan ditusuk oleh pelaku setelah berupaya menggagalkan aksi pencurian pada Sabtu, 9 Mei 2026 malam. (Foto: Kukuh/ketik.com)

KETIK, MALANG – Kawanan maling yang melakukan penusukan terhadap Mat Suhadi (51), seorang satpam perumahan Cemara Diamond Townhouse Malang diduga berjumlah dua orang. Hal itu terungkap setelah korban bercerita langsung sesaat sebelum kritis dan dinyatakan meninggal dunia. 

Dari informasi yang didapat Ketik.com, kejadian yang dialami korban itu terjadi pada Sabtu, 9 Mei 2026 sekitar pukul 19.00 WIB di dekat Jembatan Amprong Jalan Raya Cemorokandang Kecamatan Kedungkandang. Saat itu, korban terlibat perkelahian dengan pelaku setelah berupaya menggagalkan aksi pencurian. 

Salah seorang saksi mata, Ima (47) menuturkan, korban yang merupakan warga Jalan Slamet RT 6 RW 3 Kecamatan Kedungkandang dan akrab dipanggil Pak Min ini berprofesi sebagai satpam dan mengetahui lingkungan perumahan yang dijaganya telah disatroni maling. 

"Jadi, Pak Min ini berprofesi sebagai satpam di perumahaan yang baru dibangun. Informasinya, pelaku ini mencuri material besi, galvalum, dan kabel di perumahan yang dijaga korban," ujarnya saat ditemui oleh Ketik.com, Minggu, 10 Mei 2026. 

Mengetahui hal itu, korban sendirian berupaya mengejar pelaku dengan menaiki Honda Astrea Grand. Namun sesampainya di dekat Jembatan Amprong Jalan Raya Cemorokandang, ternyata pelaku melawan dan menusuk korban. 

"Katanya, pelaku ini berjumlah dua orang naik motor lalu dikejar oleh korban naik motor Astrea Grand. Sampai di dekat jembatan, ternyata pelaku melawan lalu mengeroyok dan menusuk korban," ungkapnya. 

Setelah itu, korban berupaya meminta pertolongan dengan mendatangi rumah keponakannya di Jalan Santoso yang tak jauh dari lokasi kejadian. Ketika datang, Pak Min sudah dalam kondisi bersimbah darah di bagian kepala dan luka tusuk di bagian perut. 

"Untuk luka di kepala, katanya dipukul oleh pelaku pakai galvalum. Ada kurang lebih setengah jam disini, sebelum akhirnya kritis dan setelah tim medis tiba langsung dibawa ke RSSA. Sempat menjalani operasi, namun saya dapat kabar pada pagi hari ini Pak Min dinyatakan meninggal dunia," pungkasnya.

 

Diberitakan Ketik.com sebelumnya, Seorang petugas keamanan (satpam) perumahan Cemara Diamond Townhouse Malang bernama Mat Suhadi (51) dinyatakan meninggal di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) pada Minggu, 10 Mei 2026 pagi.

Sebelum meninggal, korban menjalani perawatan intensif akibat ditusuk maling setelah berupaya menggagalkan aksi pencurian. 

Dari informasi yang didapat Ketik.com, kejadian yang dialami korban itu terjadi pada Sabtu, 9 Mei 2026 malam di dekat Jembatan Amprong, Jalan Raya Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. (*)

Tombol Google News

Tags:

Satpam Tewas Ditusuk Berupaya Gagalkan Pencurian Jalan Raya Cemorokandang Kecamatan Kedungkandang Kota Malang Pelaku Dua Orang