KETIK, MALANG – Sebanyak dua titik pembangunan drainase di Kota Malang akan mengandalkan bantuan pendanaan dari Pemerintah Pusat. Diperkirakan, proyek drainase yang berada di Jalan Bondowoso dan Jalan Jaksa Agung Suprapto menelan anggaran hingga Rp 110 miliar.
Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan menjelaskan untuk pembangunan di Jalan Bondowoso memerlukan sekitar Rp 60 miliar, sedangkan di Jalan Jaksa Agung Suprapto Rp 50 miliar.
"Ternyata itu juga perlu menjadi perhatian dan prioritas untuk menuntaskan banjir. Kita mungkin fokusnya tidak ke provinsi, tapi ke kementerian untuk mendukung ini. Kita akan siapkan usulannya," ujar Iwan, Sabtu 21 Desember 2024.
Pihaknya telah meminta dinas terkait untuk segera menyusun Detail Engineering Design (DED). Pada pertengahan Januari 2025 nanti, pejabat-pejabat dari kementerian akan diundang ke Balai Kota Malang untuk pemaparan usulan.
"Surat mungkin segera kita usulkan, dan beberapa persyaratan harus kita penuhi, DED belum ada dan akan disiapkan karena itu menjadi persyaratan kita," lanjutnya.
Sebelumnya, pada sekitar tahun 2013 Pemkot Malang telah membangun jacking di Jalan Bondowoso namun proyek tersebut terhenti. Dalam rencana pembangunan nanti, Iwan meminta agar bagian eksisting tetap dianggarkan untuk diperbaiki.
"Eksisting yang kita manfaatkan disambungkan ke yang akan kita usulkan. Tapi eksisting ini jangan sampai kita tidak lagi bicara sudetan-sudetan, tapi satu kesatuan. Kebetulan master plan-nya sudah ada, ini hal yang mudah untuk ditindaklanjuti," terangnya.
Sementara itu, Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto menjelaskan pembangunan dua titik drainase tersebut untuk mengurangi beban kinerja saluran yang ada di Tulusrejo maupun Letjen S Parman.
"Nah itu kita kurangi, melakukan sudetan mulai dari Sarangan sampai ke Brantas. Ditarik ke selatan, disalurkan ke Brantas," kata Dandung.
Direncanakan panjang saluran di Jalan Jaksa Agung Suprapto mencapai 1,3 km, sedangkan untuk rehab di Jalan Bondowoso memiliki totla 1,6-1,7 km. Namun yang telah direncanakan untuk diusulkan ke pusat hanya 500-700 meter.
"Tapi gak tahu, itu nanti tergantung DED yang kami buat, kajiannya seperti apa. Untuk uji forensiknya sudah rampung. Makanya kita floor-kan bersama Pak Pj Wali Kota Malang karena kajian forensiknya sudah muncul," tutupnya.
Proyek Drainase Jalan Bondowoso dan JA Suprapto Kota Malang Telan Anggaran Rp 110 Miliar
21 Desember 2024 13:40 21 Des 2024 13:40
Lutfia Indah, Aziz Mahrizal
Redaksi Ketik.com
Pj Wali Kota Malang Iwan Kurniawan saat meninjau lokasi proyek drainase yang akan diusulkan ke Pemerintah Pusat. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
Drainase Kota Malang Kota Malang Pembangunan drainase jalan bondowoso Jalan Jaksa Agung SupraptoBaca Juga:
Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di BlitarBaca Juga:
DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali KotaBaca Juga:
Mengenal Sosok Yai Mim yang Viral Karena Bertikai dengan Sahara Tetangganya di MalangBaca Juga:
Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan SementaraBaca Juga:
Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari AktivitasBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
13 April 2026 19:05
DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota
13 April 2026 17:45
Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara
13 April 2026 17:43
Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci
13 April 2026 17:14
Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas
12 April 2026 19:13
Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang
12 April 2026 18:25
Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang
Trending
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari
Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar
Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?
Tekanan Fiskal Menguat, TPP Bondowoso Diminta Jadi Motor Inovasi Desa
