MIN 2 Kota Malang Jadi Percontohan MBG Prasmanan, Sekolah Atur Ulang Jam Istirahat

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Aziz Mahrizal

2 Apr 2026 13:36

Thumbnail MIN 2 Kota Malang Jadi Percontohan MBG Prasmanan, Sekolah Atur Ulang Jam Istirahat
Siswa MIN 2 Kota Malang saat mengantre program MBG prasmanan, Kamis, 2 April 2026. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – MIN 2 Kota Malang kini resmi menjadi percontohan penerapan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan skema prasmanan. Untuk mendukung kelancaran distribusi makanan kepada siswa, pihak sekolah telah menyiapkan strategi khusus, termasuk mengatur ulang jam istirahat.

Kepala MIN 2 Kota Malang, Sukmawan, menjelaskan bahwa sekolahnya memiliki dua sesi jam istirahat. Semula, istirahat pertama berdurasi 15 menit dan istirahat kedua 20 menit. Saat MBG dilakukan dengan distribusi langsung, istirahat kedua sempat ditambah menjadi 25 menit. Namun, dengan model prasmanan ini, durasi istirahat akan menjadi 30 menit.

"Nah, dengan adanya program lagi prasmanan, otomatis kami akan menata ulang. Jadi istirahat kedua, dalam program prasmanan ini dengan waktu 30 menit, anak-anak antre mengambil di selasar masjid, makan bersama di kelas. Insyaallah enggak ada mengganggu jam pelajaran," jelasnya, Kamis, 2 April 2026.

Ia menjelaskan MBG di MIN 2 Kota Malang telah dimulai sejak Ramadan 2025 lalu. Makanan kering telah didistribusikan kepada para siswa. 

Baca Juga:
[FOTO] Sensasi Kuliner Italia di Malang, Cicipi “Torre Del Gusto” Italian All You Can Eat Dinner di Hotel Santika Premiere

"Setelah libur Lebaran, kita diamanahi untuk uji coba dengan model prasmanan. Dengan pertimbangan teman-teman dari Dapur Gadang 2 melihat ada lokasi yang pas untuk area luas, prasmanan," ujarnya. 

Kabar tersebut pun disambut baik oleh orang tua siswa. Salah satu pertimbangannya ialah lauk-pauk yang disajikan lebih segar dan jauh dari potensi basi ketika didistribusikan. Siswa pun dapat menentukan porsi mereka masing-masing. 

"Lauk yang disajikan juga lebih fresh karena langsung disajikan. Insyaallah ini MIN 2 Kota Malang sangat support," lanjutnya. 

Ia menjelaskan, para siswa telah dibekali dengan program pendidikan karakter. Mereka telah dibiasakan untuk mengantre dengan tertib dan tidak berlebihan ketika mengambil makanan. 

Baca Juga:
Kejari Kota Malang Lelang 12 Aset Koruptor Puskopsyah Al Kamil

"Untuk antrean sudah bisa terkondisi, tinggal kami mengondisikan anak-anak, kadang melihat lauk yang disukai otomatis akan mengambil banyak. Tetapi alhamdulillah kemarin kita sudah menyampaikan, ini adalah program bersama, kita ambil maka di situ ada rezeki temannya yang harus juga diberikan haknya, jangan diambil semuanya," tuturnya. 

Pelaksanaan MBG prasmanan tersebut juga mendapatkan apresiasi dari Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. Menurutnya menu-menu yang disajikan telah sesuai dengan kebutuhan gizi anak-anak. 

"Kalau secara keseluruhan, dari penyajian, rasa, menu, kemudian variasi dari protein, karbohidrat, ini sudah sangat lengkap sekali. Ada buah-buahan, kemudian juga ada minuman bergizi ya," katanya. 

Wahyu sering mendapat keluhan porsi makanan yang didistribusikan terlalu sedikit. Melalui MBG prasmanan ini, anak-anak dapat menentukan porsi makan sesuai dengan kapasitasnya. 

"Namun yang harus diatur adalah jam pelajarannya karena dengan prasmanan kan antre, butuh waktu makan. Beda kalau ompreng langsung dibagi rata, makan sama-sama. Tapi di sini antrenya saja kan butuh waktu," tutur Wahyu. 

Pemkot Malang sendiri masih akan berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk evaluasi MBG prasmanan. Sekolah lain pun juga diperkenankan untuk ikut menerapkan MBG prasmanan. 

"Bisa dilaksanakan, karena ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan juga. Memang ada kelebihan dan kekurangannya. Nah, itu yang nanti kita akan sampaikan kepada BGN," sebutnya. (*)

Baca Sebelumnya

SPPG Gelar Uji Coba 1.300 Porsi MBG Prasmanan di MIN 2 Malang, Ini Kelebihannya

Baca Selanjutnya

Sentilan Seniman di Hari Jadi Kota, Malang yang Tak Lagi 'Adem' dan Tenang

Tags:

MIN 2 Kota Malang Kota Malang MBG MBG Prasmanan Jam Istirahat Jam Pelajaran Makan bergizi gratis

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Selaraskan Adab Anak dan Orang Tua, Jamiyyah SD Islam Al Azhar 56 Malang Kajian Bareng Ustaz Abdul Somad

19 April 2026 11:12

Selaraskan Adab Anak dan Orang Tua, Jamiyyah SD Islam Al Azhar 56 Malang Kajian Bareng Ustaz Abdul Somad

Hemat Energi, Pemkot Malang Kombinasikan Bersepeda dan WFH 30 Persen

18 April 2026 18:16

Hemat Energi, Pemkot Malang Kombinasikan Bersepeda dan WFH 30 Persen

Tak Hanya Berprestasi, Wisuda Ke-51 Unitri Cetak Lulusan Penuh Inspirasi

18 April 2026 17:12

Tak Hanya Berprestasi, Wisuda Ke-51 Unitri Cetak Lulusan Penuh Inspirasi

Stok Sapi Menipis, DPRD Kota Malang Desak Pemkot Stabilkan Harga Daging

18 April 2026 15:52

Stok Sapi Menipis, DPRD Kota Malang Desak Pemkot Stabilkan Harga Daging

Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Terima Hadiah di Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

17 April 2026 20:48

Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Terima Hadiah di Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

Inovasi Humanis! Lapas Perempuan Malang Sajikan Sensasi Makan Ala Pujasera untuk Warga Binaan

17 April 2026 19:10

Inovasi Humanis! Lapas Perempuan Malang Sajikan Sensasi Makan Ala Pujasera untuk Warga Binaan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend